
Apa saja improvement yang ada pada Soil Compactor SD110B dibandingkan model terdahulu? Menurut Edy Santara selaku Construction Equipment Manager PT Volvo Indonesia, Soil Compactor SD110B memiliki banyak fitur premium.
Dari segi desain, kata dia, produk ini lebih ergonomik. Model sebelumnya sedikit lebih panjang. Sementara buntut SD110B lebih ramping. Selain itu, pengoperasiannya menggunakan joystick sehingga sangat memanjakan operator dalam melakukan berbagai maneuver.
Dari segi gradeability, ia melanjutkan, SD110B lebih bagus dari model terdahulu. “Gradeability-nya hingga 65 persen atau sektiar 30 derajat. Kalau ukurannya diperpendek, hal itu membuat bobotnya bergeser,” ujarnya mengingatkan.
Menggunakan Volvo Engine, D5, dengan ciri-ciri high torque low rpm, yang berarti engine ini mengeluarkan tenaga tertinggi pada saat rpm masih rendah sehingga operasinya lebih hemat bahan bakar. Untuk mengurangi pemakaian bahan bakar, Soil Compactor SD110B memiliki fitur Eco-Mode.
“Penghematannya bisa sampai 20 persen begitu fitur Eco-Mode diaktifkan,” tukas Edy. Fitur ini lazim pada excavator, tetapi kali ini Volvo benamkan pada mesin soil compactor.
Dari segi vibrasi, Edy menambahkan, Soil Compactor SD110B dikenal sebagai alat yang paling tinggi tekanannya, sehingga menghasilkan pemadatan tanah terbaik di kelasnya. Namun, operator kurang merasakan getaran itu karena di drum terpasang alat yang dinamakan shock mount, yang berfungsi untuk meredam getaran dari drum ke operator. Kelengkapan ini merupakan improvement dari model terdahulu sehingga dijamin lebih efektif hasilnya dan lebih tahan lama.
Keunikan lainnya terletak pada portable canopy, dimana kanopinya bisa dilipat kalau tidak diperlukan lagi atau pada saat diangkut. Tetapi ada juga opsi yang menggunakan kabin dan ber-AC (opsional).
Untuk urusan perawatan, alat ini tidak merepotkan, karena komponen-komponen kunci untuk servis rutin ditempatkan pada satu sisi dan bisa dijangkau dengan mudah tanpa harus menggunakan tangga atau alat bantu lainnya untuk menjangkau kompomen-komponen itu. Akses ke kompartemen engine juga mudah karena posisinya hanya setinggi badan orang dewasa.
Edy menandaskan, fokus Volvo dalam mengembangkan mesin ini adalah kualitas jalan yang dibangun dengan menggunakan jajaran produk-produk Volvo CE dan biaya yang dikeluarkan untuk mengerjakan proyek-proyek itu.
“Sekitar 40 persen dari elemen biaya adalah bahan bakar. Sebab itu, penting sekali bagi para kontraktor untuk memilih produk-produk yang dapat membangun jalan dengan mutu tinggi, tetapi di sisi lain, dapat menghemat biaya operasional mereka secara signifikan,” pungkasnya.



















