31.1 C
Jakarta
29 Nov, 2021.

Armada Alat Berat Tanpa Awak XCMG Tuntaskan Proyek Perawatan Jalan Tol Paling Sibuk di Tiongkok

Armada alat konstruksi jalan tanpa awak XCMG, skala terbesar secara global, menyelesaikan proyek pemeliharaan jalan tol Nanjing-Shanghai, ruas jalan raya paling sibuk di Tiongkok. Foto: XCMG

Mengoperasikan alat konstruksi jalan tanpa awak bukan sebuah impian lagi bagi XCMG tetapi sudah menjadi kenyataan. Pabrikan asal Suzhou, China ini sudah beberapa kali mendemontrasikan kecanggihan alat-alat buatannya melakukan pekerjaan pemadatan dan pengasaplan jalan. Yang teranyar, perusahaan yang termasuk salah satu produsen alat berat terkemuka di dunia ini mengerahkan armada konstruksi jalan tanpa operatornya untuk pemeliharaan  Jalan Tol Nanjing-Shanghai, ruas jalan raya paling sibuk di Tiongkok.

Sebagai armada konstruksi jalan tak berawak skala terbesar di dunia, aplikasinya yang sukses sebagai solusi terpadu merupakan peristiwa menarik yang menjadi tonggak penting dalam pemeliharaan dan konstruksi jalan raya dengan cara yang cerdas secara global.

Jalan Tol Nanjing-Shanghai adalah salah satu jalan raya kelas tertinggi di Cina dan jalur emas di Delta Sungai Yangtze. Armada tanpa awak XCMG terdiri dari 10 unit mesin tandem road roller dan dua unit mesin paver lebar yang besar, semuanya berada di bawah komando yang terpadu dari stasiun penentuan posisi satelit BeiDou. Didukung oleh teknologi-teknologi yang terdiri dari penentuan posisi yang sangat presisi BeiDou, navigasi inersia dan pengenalan rintangan, armada ini menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan terjadwal yang meliputi mengendarai, mengemudi, dan pemadatan.

“Proyek pemeliharaan dan konstruksi jalan tak berawak ini memungkinkan kami mencapai tahap ‘pemeliharaan cerdas’. Tingkat kelulusan inspeksi jauh lebih tinggi daripada konstruksi manual tradisional, dan teknologi tak berawak XCMG unggul dalam efisiensi konstruksi dan akurasi kontrol,” kata Li Xin, Asisten GM Jiangsu Xiandai Road & Bridge Co. Ltd., dilansir dari rilis XCMG, Minggu (26/9).

XCMG telah menerapkan teknologi radar pengukuran ketebalan aspal terus-menerus yang unik dan eksklusif untuk proyek pemeliharaan jalan tak berawak ini, yang jauh di depan pengukuran inti tradisional yang secara terus menerus dan akurat mengukur ketebalan aspal tanpa kerusakan, mencapai kedalaman maksimum 120mm dan menjamin error (kesalahan) pengukuran ± 1mm. Teknologi ini memberikan dasar yang akurat untuk kontrol secara real-time dari ketebalan paving dan meningkatkan akurasi paving serta kualitas konstruksi.

Armada tak berawak telah memenuhi semua persyaratan konstruksi dan pemeliharaan melalui tes format kisi-kisi ketebalan, pemadatan dan koefisien gesekan.

XCMG selalu menempatkan teknologi cerdas tak berawak sebagai fokus penelitian dan aplikasinya sukses dalam pembangunan dan pemeliharaan ruas Jalan Tol Panzhihua-Dali, Jalan Tol Liuzhou-Nanning, Jalan Tol Beijing-Xiong’an dan Jalan Tol Beijing-Dezhou.

“Pada masa mendatang, XCMG akan terus berkomitmen pada R&D produk-produk pintar dan tak berawak, benar-benar mencapai standarisasi konstruksi teknik tak berawak dan membentuk kembali konstruksi yang sangat kompleks dan sulit. Dengan penginderaan dan kontrol cerdas, konstruksi digital, dan teknologi tak berawak sebagai intinya, XCMG menyediakan solusi-solusi cerdas yang dapat disesuaikan dan berkualitas tinggi bagi para pelanggan,” kata Lige Xue, Insinyur R&D XCMG. (Sumber: XCMG)

Related posts