Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
EquipmentFeatureTruck

Bagaimana Mengelola Biaya Perawatan Ban?

274
×

Bagaimana Mengelola Biaya Perawatan Ban?

Share this article
Example 468x60

 Memadukan manajemen ban dengan program Preventive Maintenance (PM) supaya menjadi solusi yang sama-sama menguntungkan.

ALTRAK
ban 1
Proses penggantian dengan menggunakan alat bantu (ist)

Minimnya perawatan terhadap ban-ban on-road & off-road, dan perawatan yang dilakukan secara sporadis dapat mempengaruhi ketersediaan alat dan besarnya  biaya operasional. Namun, dengan memasukkan manajemen ban ke dalam program preventive maintenance (PM) dan menjalin kerja sama yang erat antara para pengemudi dan departemen operasi, biaya pemakaian ban-ban Anda bisa lebih terkontrol.

Kondisi ban-ban bisa dengan mudah terabaikan, terutama jika pemompaannya kelihatan sudah bagus, tetapi tidak ada yang bisa menggantikan pentingnya pengecekan rutin. Salah satu cara untuk memastikan kondisi ban-ban benar-benar terkontrol adalah membuat daftar perawatan rutin guna mengetahui apa saja yang sudah dilakukan dan bagaimana kondisi terakhir komponen-komponen tersebut.

“Program perawatan ban yang kami lakukan seratus persen terinkorporasi dalam program kami,” kata Michael Brennan dari Manatee County, Fla. “Semua lembaran PM kami memiliki bagian khusus yang menjelaskan mengenai kedalaman tapak ban dan tekanan angin. Kami akan mencatat bagaimana tekanan angin saat dipompa, dan jika tekanannya rendah atau tidak sesuai parameter, kami akan memastikan bahwa semua ban dipompa dengan tepat.”

Termasuk dalam jasa PM itu, dia melanjutkan, kami memeriksa kerusakan-kerusakaan pada ban dan kami mengetahui akan terjadi keausan dari waktu sekarang ini hingga PM berikutnya. “Jika ban-ban ini tidak aman hingga PM berikutnya, maka ban-ban tersebut perlu diganti sebelum kendaraan berangkat. Lebih hemat biaya jika ban-ban itu diganti  sekarang daripada menunggu sampai ban-ban itu benar-benar rusak baru diganti – yang membuat banyak waktu yang terbuang karena downtime yang lebih lama,” kata Brennen mengingatkan.

Jangka waktu untuk perawatan pencegahan tentu saja bervariasi, bergantung pada jenis kendaraan atau peralatan, tetapi – menurut pabrikan Bridgestone – ada periode yang ideal untuk melakukan servis.  “Program yang ideal adalah sekali seminggu,” ujar Greg McDonald dari Bridgestone, “dan pemeriksaan ban-ban itu di luar yang dilakukan oleh pengemudi setiap hari sebelum mulai bekerja. Mereka perlu memeriksa tekanan angina, pola keausan yang tidak teratur dan kerusakan lainnya.”

Baca Juga :  Hexindo Mulai Melakukan Diversifikasi Produk

Greg menekankan bahwa tekanan angin harus diperiksa ketika ban dalam kondisi dingin, mengingat kendaraan yang baru saja selesai beroperasi tekanan bannya cenderung makin besar. “Kendaraan mestinya diam setidaknya tiga jam supaya mendapatkan tekanan pemompaan yang benar,” ia mengingatkan.

Greg mengatakan, kalau kendaraan tidak bisa berhenti selama tiga jam, Anda sulit mengetahui apakah terdapat indikasi persoalan pada tekanan ban-ban sebuah truk. Namun, tekanan pemompaan pada ban-ban dalam kondisi sudah dingin dapat disetel dengan tepat sesuai ukuran ban dan beban yang diangkut. Hal ini penting untuk menjaga performa dan masa pakai ban.

Dia mengutip sebuah prinsip umum untuk pemompaan, yakni bahwa kalau pemompaan ban berkurang 10 persen di bawah kebutuhan yang direkomendasikan, maka usia pakai ban Anda akan berkurang sekitar 10 persen.

Tidak semua armada mengecek truk-truknya sekali seminggu untuk memeriksa tekanan angin, dan tidak semua operator memeriksa ban-ban sebagai bagian dari inspeksi harian. Sebab itu, semakin penting untuk mencermati kerusakan-kerusakaan ban selama sesi preventive maintenance.

“Kami sungguh-sungguh mencaritahu kondisi ban-ban saat melakukan PM, sehingga kami memastikan semua benda-benda keras yang menusuk ban-ban itu dicabut,” ujar Brennan. Jika ban kempes, kata dia, sering yang menjadi penyebabnya adalah paku atau skrup atau sesuatu yang biasanya menusuk ban itu sehingga menimbulkan kebocoran. Sebab itu Anda harus menarik keluar benda-benda asing yang menusuk ban sebelum kehadiran mereka menimbulkan kebocoran.

Ada konsekuensi biaya kalau Anda tidak melakukan pengecekan. “Anda akan berpeluang besar mengalami downtime di jalan, dan itu adalah biaya besar,” Greg mengingatkan. “Menggunakan jasa perbaikan di jalan (on-road service call) membutuhkan biaya besar. Dan, Anda akan mengalami kerugian yang makin besar untuk ban-ban yang dikeluarkan secara prematur karena kerusakan-kerusakan yang dapat diperbaiki dengan mudah jika terdeteksi sejak dini, tetapi kalau dibiarkan, akibatnya ban rusak.” @

Iklan Berca