Doosan Bobcat Inc., dari Korea Selatan, perusahaan yang menguasai pembuat mesin konstruksi asal Amerika Serikat, Bobcat, sudah melakukan persiapan untuk penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) yang direncanakan dilakukan tahun ini, seperti dilaporkan Korea Exchange, Senin (4/7).
Para analis mengatakan bahwa Doosan Bobcat bisa memiliki valuasi pasar sekitar $2.29 miliar sebagaimana ditaksir tahun lalu menurut persyaratan penerbitan saham-saham perorangan.
Doosan Infracore Co. dan Doosan Engine secara kolektif menguasai mayoritas saham (78,4 persen) di Doosan Bobcat, yang mengoperasikan 31 kantor cabang di 20 negara. Doosan Bobcat merupakan salah satu pemain terkemuka di sektor mesin kecil (compact construction machinery) di pasar Amerika Serikat dan Eropa).
Doosan Infracore mengatakan bahwa Doosan Bobcat memilih lantai bursa Korea Selatan sebagai tempat pendaftaran karena biayanya lebih murah, kemudahan menarik dana investasi dan karena Doosan Bobcat berkedudukan di Korea.
Doosan Infracore tidak memberikan detail mengenai rencana penggalangan dana melalui IPO itu dan pangsa pasar persis di dua pasar besar tersebut.
Rencana melakukan penawaran saham perdana di lantai bursa Korea (Korea Exchange) adalah bagian dari upaya Doosan Group untuk memperbaiki status utangnya. Tahun lalu, Doosan Bobcat meraih keuntungan bersih $129 juta.
Pada tahun 2007, Doosan Infracore mengakuisisi Bobcat dan unit-unit peralatan konstruksi lain dari Ingersol Rand PLC yang berkedudukan di Carolina Utara, AS senilai $4.9 miliar. JP Morgan dan Korea Investment & Securities Co. ditunjuk untuk mengatur rencana IPO tersebut. (Sumber: Reuters, Bloomberg)



















