
Pasar mesin-mesin pertanian di Indonesia saat ini tidak hanya menjadi incaran produk-produk buatan Jepang, Eropa, dan Cina, tetapi juga mesin-mesin asal Eropa Timur. Salah satu contohnya adalah traktor merek Belarus asal Republik Belarusia. Mesin buatan Minsk Tractor Works ini diageni oleh PT. Belarus Traktor Indonesia, salah satu anak usaha dari PT Kobexindo Tractors Tbk.
Adrian Pertama, Deputy Director Sales Marketing & Product Suppport PT. Belarus Traktor Indonesia, mengatakan keagenan traktor Belarus dimaksudkan untuk memperkuat portofolio segmen pertanian, perkebunan dan kehutanan Kobexindo Group, dengan menawarkan mesin-mesin berkualitas tinggi yang sudah teruji, efisien, suku cadang terjamin serta harga yang bersaing.
Minsk Tractors Works, lanjut Adrian, adalah salah satu manufaktur mesin-mesin terbesar di dunia untuk alat-alat di industri agribisnis. Pabrikan ini telah mengirimkan tiga juta traktor ke 100 negara di seluruh dunia.
Pendekatan PT. Belarus Traktor Indonesia terhadap traktor Belarus sejak 2012, namun setahun kemudian (2013) baru mendapat titik terang, dan penjualan baru mulai dilakukan pada tahun 2014.
Adrian, didampingi Aat Supangkat (Manager Sales & Marketing PT. Belarus Traktor Indonesia), mengungkapkan bahwa Belarus beroperasi lebih dari 60 tahun dan produk-produknya sudah mendunia. Dalam setahun pabrikan ini dapat memproduksu 60 ribu unit yang dikirim ke berbagai negara. Pada tahun 1993 Bellarus sudah memproduksi 3 juta unit. Dari segi kualitas dan product support, Belarus tidak kalah dengan mesin-mesin Eropa lainnya.
“Belarus sebetulnya sama dengan mesin-mesin traktor Eropa yang lain. Cuma karena Belarus merek dari blok Timor, makanya kurang mendapat perhatian,” ia menjelaskan alasan mengapa produknya kalah tenar dari brand-brand Eropa. Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa Kobexindo Group tertarik untuk memasarkannya di Indonesia.
Minsk Tractors Works fokus menggarap mesin-mesin pertanian dan perkebunan. Barisan produk yang dibuatnya sangat komplit, dari yang paling kecil hingga yang paling besar (9 HP hingga 355 HP); dari usaha pertanian, perkebunan hingga forestry. Tetapi untuk saat ini PT. Belarus Traktor Indonesia hanya fokus memasarkan traktor pertanian, khususnya empat tipe: 50 HP, 90HP, 110 HP dan 150 HP. Menurut Adrian, tipe-tipe tersebut sudah umum di pasar Tanah Air.
Fokus ke sektor perkebunan
Ketika ditanya mengenai segmen pasar yang menjadi bidikan utama Belarus di Indonesia, Adrian menegaskan bahwa yang paling utama adalah agrikultur. Namun, karena unit-unit Belarus ini dikenal tangguh dan handal di semua medan, PT. Belarus Traktor Indonesia mengarahkan mesin-mesin ini untuk menggarap perkebunan sawit, tebu, singkong, nanas, jagung dan multi agro.
Namun, sesungguhnya aplikasi mesin-mesin ini cukup leluasa. Artinya, mereka tidak terbatas hanya untuk menggarap lahan pertanian dan perkebunan. “Alat-alat ini dapat juga dipakai di proyek-proyek tambang dan konstruksi sebagai supporting equipment, misalnya untuk mengangkut ban, bahan bakar dan pelumas ke lokasi kerja,” ujar Adrian sembari mencontohkan penggunaan traktor Belarus oleh beberapa perusahan tambang di Kalimantan Timur karena operasinya simple, ban kuat, dan lebih irit.
Salah satu keunggulan Belarus, ia melanjutkan, sebagian besar komponennya adalah in-house production. Dia mencontohkan engine dan transmisi. “Material pembuatan berbagai komponen mesin di Eropa, termasuk Eropa Timur, dikenal bagus. Itu sebabnya kami meyakini bahwa traktor Belarus pasti kuat,” imbuhnya.
Mesin-mesin pertanian buatan Minsk Tractors Works ini ditawarkan dalam beberapa opsi, dari mesin-mesin mekanikal sampai dengan yang high spec, yang yang electrical dan computerised. Tetapi yang dipasarkan PT. Belarus Traktor Indonesia Sudah di tanah air masih mekanikal. “Customer-customer di sini sukanya masih yang mekanikal,” imbuhnya. Mesin jenis ini simple cara operasi dan perawatannya. Beroperasi di daerah-daerah udik pun tidak jadi masalah karena suku cadangnya mudah disuplai.
Kelebihan lainnya, ungkap Adrian, adalah efisiensi pemakaian bahan bakar. “Para petani di Lampung dan Jawa Timur mengatakan bahwa traktor-traktor Belarus ini menghabiskan bahan bakar 6 liter/jam. Kami cukup surprise, karena cukup irit sehingga sangat membantu para petani,” imbuhnya.
Untuk pasokan suku cadang, PT. Belarus Traktor Indonesia sudah memiliki warehouse. Namun, untuk memudahkan para pelanggan, spare parts plus mekanik disebar masing-masing area yang ada populasinya. “Kami support langsung para pelanggan,” ujarnya.
Sedangkan untuk pengadaan implement (peralatan kerja), Belarus menyediakan banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan aplikasi customer. Pelanggan bisa juga mengorder implement tambahan sesuai kebutuhan. Atau kalau tidak, mereka bisa juga memesan implement kepada vendor-vendor lain.
Adrian bilan, meski traktor-traktor Belarus diproduksi di negeri yang nun jauh di sana dan dibuat dengan standard mesin-mesin Eropa, tetapi harga jualnya sangat kompetitif. Dia menjamin PT Belarus Traktor Indonesia selaku distributor tunggal menyediakan servis yang bagus sehingga customer benar-benar diuntungkan.



















