Kalau Anda merasa gelisah dengan kerusakan hutan yang disebabkan oleh berbagai aktivitas yang tidak ramah lingkungan, terobosan yang dilakukan Finning UK & Ireland – distributor eksklusif Caterpillar – bersama Cat Financial berikut ini patut ditiru. Mereka sudah menanam 5.000 pohon sebagai bagian dari inisiatif dalam kemitraan dengan One Tree Planted, sebuah badan amal yang didedikasikan untuk upaya-upaya reforestasi global.
Menurut hitung-hitungan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (United States Environmental Protection Agency), melansir khl.com (26/10), selama masa hidupnya, pohon-pohon ini akan menyerap cukup banyak karbon untuk menangkal pengecasan (charging) 318 juta ponsel atau konsumsi 245.580 galon solar.
Apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan tersebut? Mereka mengundang 343.000 perusahaan konstruksi Inggris lainnya untuk bergabung dalam melakukan hal yang sama pada tahun 2021. Ini suatu tantangan yang, jika terpenuhi, dapat menyaksikan cukup banyak pohon ditanam untuk menutupi area setidaknya dua kali luas London Raya.
Sebagai bagian dari proyek yang sedang berjalan, 5.000 pohon Finning UK & Ireland ditanam di New Forest, UK, dan hutan hujan Amazon dalam upaya mengurangi emisi karbon yang disemburkan oleh operasi mesin-mesin Caterpillar. Jumlah tersebut mewakili satu pohon per alat berat yang dijual oleh Caterpillar pada tahun 2019, dan warisan ini berlanjut pada tahun 2020 dan seterusnya.
“Industri kami memasok para pelanggannya dengan peralatan yang menghabiskan sumber daya dan berdampak pada lingkungan,” jelas Peter Seaman dari Finning UK & Irlandia.
“Faktanya, 10% emisi karbon dunia secara langsung terkait dengan industri konstruksi, menurut Dewan Bangunan Hijau Inggris (UK Green Building Council).
“Tapi industri bangunan adalah suatu kekuatan untuk kebaikan, itu penting dalam segala hal,” lanjut Seaman.
“Setiap rumah sakit, setiap turbin angin, setiap fasilitas daur ulang dibangun oleh serangkaian articulated truck, asphalt paver dan backhoe loader, untuk menyebut tiga saja dari begitu banyak alat berat yang sangat diperlukan dalam mengerjakan berbagai proyek. Jadi, sampai kami dapat membuat mesin-mesin yang lebih ramah lingkungan, dan lebih dari itu, kami akan menanam pohon-pohon untuk membantu melawan emisi yang disebabkan oleh industri kami.”
Selain kapasitasnya untuk menyerap CO2, pohon-pohon itu menangkap air hujan dan mengurangi risiko banjir dan tanah longsor. Faktanya, menurut Asosiasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), satu pohon dapat menangkap lebih dari 15.000 liter air setiap tahun. (Sumber: khl.com)



















