Alat Berat
Engine Construction EQ Press Release Top News

Debut Excavator Liebherr Bertenaga Hidrogen, R 9XX H2, di Bauma 2022

Para pengunjung pameran Bauma 2022 di Munich, Jerman baru-baru ini menyaksikan pertama kali aksi excavator Liebherr R9XX H2 yang bertenaga hidrogen. Sumber: Liebherr

Saat produsen-produsen alat berat berlomba-lomba mengembangkan solusi-solusi peralatan yang rendah emisi, Liebherr telah mengumumkan kehadiran crawler excavator  pertamanya yang ditenagai oleh mesin pembakaran hidrogen, R 9XX H2. Dikembangkan berdasarkan crawler excavator Liebherr generasi 8, prototipe R 9XX H2 seberat 50 ton memulai debutnya pada pameran Bauma 2022 di Munich, Jerman Oktober silam.

Dapur pacu excavator itu dihuni oleh engine bertenaga hidrogen pertama Liebherr, H966. Engine itu didasarkan pada teknologi intake manifold injection, yang juga dikenal sebagai PFI.

Liebherr mengatakan, setelah melakukan pengujian secara ekstensif, hasilnya menunjukkan potensi yang kuat untuk propulsi hidrogen dan penggunaan penggerak semacam itu dalam aplikasi-aplikasi off-road. Mesin prototipe itu memiliki performa keseluruhan yang sama dengan mesin diesel, baik dalam hal power output, dinamika mesin maupun respon.

Satu-satunya perbedaan antara mesin prototipe itu dengan mesin-mesin excavator Liebherr yang bertenaga konvensional, menurut pabrikan asal Jerman itu, adalah dalam hal pengisian bahan bakar. Excavator prototipe ini dan stasiun pengisian bahan bakar berkomunikasi melalui sensor inframerah untuk pengisian bahan bakar yang cepat dan aman menggunakan protokol kecepatan tinggi yang terstandarisasi.

“Berbagai pengujian yang dilakukan di Colmar sangat meyakinkan,” kata Henrik Weitze, manajer proyek di Liebherr-France SAS, dalam rilis resmi Liebherr (28/10). “Teknologi ini menjanjikan banyak keuntungan bagi kami pada masa yang akan datang, terutama pada aplikasi-aplikasi yang paling menantang.”

Penggerak (drive) H2 pada excavator R 9XX H2 tidak memerlukan pasokan energi permanen dan tidak banyak mengeluarkan nitrogen-oksida dan karbon-dioksida.

“Bergantung pada metode penilaian yang digunakan dalam setiap kasus, dan apakah seluruh siklus hidup mesin diperhitungkan, mesin pembakaran hidrogen ini dapat mengurangi emisi CO2 hampir 100,” kata Liebherr.

Divisi komponen Liebherr sedang menggarap teknologi-teknologi penggerak berbasis hidrogen tambahan, seperti injeksi langsung H2, yang memungkinkan kepadatan daya yang lebih tinggi daripada intake manifold injection H2 konvensional dan, oleh karena itu, sangat cocok untuk lingkungan-lingkungan kerja yang menantang, seperti operasi-operasi pemindahan tanah dan quarry. Sumber: Liebherr

Berita Terkait