Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
EquipmentTop News

Era Baru JCB di Pasar Indonesia

484
×

Era Baru JCB di Pasar Indonesia

Share this article
Example 468x60
JCB 1
JCB Dancing Diggers Show
JCB 3
Ki-Ka: Vendry Liarto (Operation Director Persada JCB), Davin Frankel (Regional Business Manager JCB Indonesia) dan Adi Irawan (Business Director Mitra JCB)

Saat sebagian besar distributor dan/atau dealer alat berat ramai-ramai memboyong mesin-mesin besar pada ajang pameran Mining & Construction Indonesia di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, 9-12 September 2015, JCB South-East Asia (JCB) justru sebaliknya, menghadirkan alat-alat yang posturnya tergolong compact. Tampil di area luar ruang yang terbilang luas, produk-produk dari pabrikan asal UK ini memperlihatkan barisan produk yang komplit untuk segmen pasar yang sedang dibidiknya di Indonesia.

Penampilan JCB dalam ekspo berskala internasional yang melibatkan sekitar 700 eksibitor kali ini memberikan kesan unik. Bukan hanya dari sisi model-model mesin yang diperlihatkan, melainkan juga kemasan acaranya. Selain memamerkan mesin-mesin baru yang didesain secara khusus untuk pasar konstruksi (infrastruktur), perkebunan, industrial hingga pertambangan, JCB menampilkan perangkat pelacak/pemantau mesin telematika baru yang inovatif, JCB LiveLink.

ALTRAK

Yang paling memukau adalah pementasan “JCB Dancing Diggers Show” yang terkenal di seluruh dunia dan dipertunjukkan pertama kali di Asia dalam pameran ini, yang sudah disaksikan oleh jutaan orang secara global. Untuk kepentingan show ini , JCB harus mendatangkan operator jagoannya dari UK. Mereka dengan cara yang sangat inovatif menggerakkan model JCB pada sudut melawan gravitasi tepat pada waktunya mengikuti hentakan soundtrack.

“Ini era baru bagi JCB untuk menggarap industri-industri di Indonesia dengan lebih fokus. Indonesia adalah negara yang kaya dengan proyek-proyek infrastruktur dan perkebunan yang terus dikembangkan,” kata Davin Frankel, Regional Business Manager JCB Indonesia, saat menggelar jumpa pers, Rabu (9/9).

Tom Cornell, Direktur Utama JCB South-East Asia, menegaskan, “Indonesia adalah prioritas strategis bagi JCB dan kami memahami tantangan spesifik yang dihadapi oleh konsumen di Indonesia. Dengan pemikiran itu, kami secara kontinu memperluas jaringan dealer di sini untuk menyediakan cakupan layanan dan jaringan distribusi suku cadang yang unggul.”

Baca Juga :  Dorong operasi yang berkelanjutan, SDLG perkenalkan loader listrik L936HEV & L956HEV

Saat ini JCB Indonesia telah menunjuk dua dealer, yaitu Mitra JCB untuk area Kalimantan dan Persada JCB untuk wilayah Sumatra. “Kami terus aktif berupaya menambah lebih banyak dealer lagi untuk memperkuat cakupan kami di seluruh Indonesia yang sedang berkembang ini,” Tom menambahkan.

Dia mengungkapkan, JCB menempuh kebijakan dengan memperbanyak jumlah dealer guna menggarap pasar Indonesia yang sangat luas. “Dengan kebijakan multiple dealer, kami lebih fokus dan intens menggarap pasar serta melayani para pelanggan dengan lebih baik. Jadi, penggarapannya adalah fokus per wilayah,” ujarnya.

Vendry Liarto, Operation Director Persada JCB (PT Persada Palembang Raya), mengatakan, “Dengan memisahkan area pemasaran, kami bisa lebih fokus menggarap pasar, apalagi JCB memiliki brand yang bagus.” Persada Group eksis sejak tahun 70-an. Dealer ini berencana untuk membuka tiga cabang lagi di area Sumatera pada tahun ini dan menargetkan memiliki 10 cabang di wilayah Sumatera dalam lima tahun ke depan.

Senada dengan Vendry Liarto, Adi Irawan, Business Director Mitra JCB (PT Indonesia Prima Equipment) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan layanan purna jual, di samping memperluas jaringan pemasaran dengan membuka cabang-cabang baru di wilayah Kalimantan. Ia menambahkan, fokus pemasarannya untuk wilayah Kalimantan adalah sektor konstruksi dan perkebunan.

JCB LiveLink

Salah satu inovasi penting yang menarik perhatian pengunjung di stan JCB adalah pengenalan teknologi pemantau JCB LiveLink. Perangkat canggih ini memperkenalkan cara baru dan cerdas pengendalian armada di site. Dengan memasang JCB LiveLink pada unit-unit JCB milik customer, pergerakan dan performa alat-alat akan selalu termonitor.

Manfaat terpenting dari instalasi sistem telematika ini, antara lain, laporan pemeliharaan yang semakin canggih, sinyal kondisi mesin, data lokasi secara real time, plus sinyal peringatan geofencing, dan keamanan yang kian canggih pula.

Baca Juga :  Laba Bersih United Tractors Tbk Naik Jadi Rp 15,6 Triliun

JCB Indonesia juga memanfaatkan pameran ini untuk meluncurkan berbagai macam produk yang disesuaikan secara khusus untuk sektor konstruksi, perkebunan dan juga pertambangan di Indonesia. Salah satu nilai lebih yang ditawarkan mesin-mesin ini adalah efisiensi pemakaian bahan bakar dan tingkat produtivitas yang diklaim terdepan di kelasnya.

Sebut saja, contohnya, track excavator JS205 yang sangat hemat bahan bakar dengan mesin mekanik. Keunggulan serupa ditawarkan alat jenis pemadat (soil compactor) VM115 dengan sebuah poros eksentrik yang didesain untuk menghasilkan pemadatan tanah yang optimal. Dan untuk pertama kalinya di pasar Indonesia, JCB meluncurkan shovel wheel loader 455ZX dengan muatan maksimum 5,5 ton dan dibekali dengan komponen-komponen yang andal.

Produk jagoan JCB lainnya yang ikut dipamerkan dan diadaptasi khusus untuk lingkungan Indonesia adalah beberapa model backhoe yang laku keras di dunia, khususnya 3DX dan 3CX ECO premium.

Mesin andalam JCB lainnya yang ditampilkan telescopic handler 531-70 yang menawarkan fitur keamanan yang unggul dan didesain untuk produktivitas maksimum di sektor konstruksi, perkebunan dan pertambangan. Para pengunjung juga dibuat terkagum-kagum dengan kehadiran mesin-mesin compact JCB, seperti skid steer loader teraman di dunia – Skid Steer Loader 135 HD & 155 HD JCB – dan compact excavator 8050 dengan putaran ekor bundar – keduanya ditampilkan di Indonesia untuk pertama kalinya.

Iklan Berca