Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
EquipmentTop News

Forklift Hangcha

532
×

Forklift Hangcha

Share this article
Forklift Hangcha, pendatang baru dari Tiongkok
Example 468x60

 

Forklift Hangcha, pendatang baru dari Tiongkok
Forklift Hangcha, pendatang baru dari Tiongkok

Menggeluti pemasaran produk forklift merk Hangcha sejak empat tahun lalu, PT Indolift Sukses Abadi terus menggenjot penjualan. Namun, Ediyanto Lim selaku Sales Manager perushaaan ini mengakui kalau kondisi bisnis forklift saat ini masih lesu. Sebab itu, pihaknya makin gencar melakukan sosialisasi agar makin dikenal pasar.

ALTRAK

PT. Indolift berdiri pada Produk-produknya didatangkan langsung dari Hangzhou, China. Hingga kini, menurut Ediyanto Lim, terdapat sekitar 500 unit forklift yang tersebar di berbagai industri di seluruh Indonesia.

Pasar mana yang hendak menjadi sasaran produk-produk ini? Ediyanto Lim mengandalkan penggarapan perusahaan-perusahaan rental. “Kami memprioritaskan perusahaan-perusahaan rental forklift karena mereka yang lebih mengetahui kebutuhan pasar,” katanya kepada Majalah Equipment saat ditemui di ajang pameran INAPA yang berlangsung di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, 18-21 Maret 2015.

Soal harga, ia memastikan sangat bersaing, terutama pada kategori unggulan Hangcha di kelas 2,5-3 ton. Harga per unitnya dibanderol di kisaran USD 13-14 ribu. “Harga seperti ini cukup mampu bersaing di pasar domestik di sini. Bahkan kalau harga pameran, bisa turun sampai USD 10 ribu. Kalau bukan pameran, sekitar USD 11 ribu,” tambahnya.

Perlu diketahui, kalau unit-unit Hangcha menggunakan engine Isuzu sehingga tidak perlu diragukan ketangguhannya selama beroperasi.

Di pasar Tiongkok sendiri, Ediyanto Lim mengklaim, produk-produk  Hangcha merupakan pilihan nomor 1. “Selama ini, kualitasnya sudah terbukti bagus, dan banyak produknya dijual ke pasar Eropa. Di negeri tirai bamboo, terdapat sekitar 60-70 ribu unit forklift yang lalu lalang setiap harinya,” ujarnya berpromosi.

Ediyanto Lim mengatakan, sebagaimana peralatan lainnya, salah satu kunci penguasaan pasar tidak hanya ditentukan oleh harga yang bersaing, tetapi terutama layanan purna jualnya. Pelanggan terutama mencari produk-produk yang servis purna jualnya bagus. Sebab itu, perusahaannya selaku distributor Hangcha memastikan ketersediaan suku cadang sehingga para customer tidak perlu menunggu terlalu lama ketika unit-unit mereka bermasalah. “Spare parts kami dijamin selalu tersedia,” ujarnya.

Baca Juga :  Pan-United & Cleantech Solar kembangkan sistem PV surya di Singapura & Malaysia

Menyinggung masalah perawatan forklift, ia menjelaskan, secara teknis operasional, menjalankan forklift seperti mengoperasikan mobil biasa. Ada persnelling-nya – manual maupun otomatis. Mekanisme perawatannya pun hampir sama. “Masa garansinya 1000 jam, untuk mendapatkan penggantian filter gratis, kecuali oli,” tukasnya. Namun, idealnya servis dilakukan setiap 250 jam, terutama untuk penggantian oli dan filter. Ini sesuai dengan petunjuk manualnya.

Ediyanto Lim mengingatkan bahwa frekuensi perawatan juga ditentukan oleh aplikasi atau di mana unit-unit beroperasi. Dia mencontohkan kondisi pabrik kimia atau pabrik semen yang kotor ikut berpengaruh terhadap ketahanan alat dan frekuensi perawatan.

“Ada bagian-bagian tertentu yang jangan pernah lupa diberi pelumas. Operator juga sebaiknya jangan sampai gonta-ganti. Unit akan semakin mudah rusak kalau terlalu sering terjadi pergantian operatornya,” katanya mengakhiri perbincangan

Iklan Berca