Berinvestasi lebih dari setengah miliar dollar AS untuk tumbuh menjadi salah satu dari lima pabrikan alat papan atas dunia.

Hyundai Construction Equipment akan memproduksi 2.200 mini-excavator untuk CNH dalam sebuah transaksi senilai $449 juta. Perjanjian kerja sama itu akan berakhir pada tahun 2021, seperti disampaikan Presiden Hyundai Construction Kong Ki-young baru-baru ini.
Setelah terpisah dari Hyundai Heavy Industries pada April lalu, langkah ini dilihat sebagai bagian dari upaya perusahaan itu memperluas jangkauan globalnya. Hyundai Construction menyatakan sedang berusaha untuk meningkatkan volume penjualan hingga 40 persen di Amerika Utara dan hingga 45 persen di kawasan Oseania.
“Dalam upaya untuk mendorong perkembangan teknologi kami, juga semakin mengembangkan lineup penjualan excavator kami serta memperkuat reliability dari pusat-pusat evaluasi, kami berencana untuk menginvestasikan 660 miliar won ($587 juta ) hingga tahun 2021 untuk memastikan performa, kualitas dan servis perusahaan kami diakui sebagai perusahaan yang memiliki mutu tertinggi, tidak hanya di pasar-pasar yang sedang berkembang tetapi juga pasar-pasar negara maju,” kata Kong Ki-young.
“Melalui kerja sama ini, kami akan membuat suatu usaha untuk menjadi salah satu dari lima perusahaan alat konstruks terbaik di dunia dengan membuat penjualan kami mencapai 7 triliun won pada 2023,” ia menambahkan.
Dalam pernyataan yang sama, Hyundai Construction juga menyebutkan bahwa pihaknya akan menyuplai 285 forklift untuk Oldcastle Inc.



















