
Hyundai Motor Company (HMC) kembali memperkenalkan kendaraan-kendaraan niaga di pasar Indonesia dengan menggandeng mitra baru sebagai distributornya, PT. Hyundai Oto Komersial Indonesia (HOKI). Kerja sama antara kedua perusahaan itu diresmikan pada saat penyeleggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD City (Tangerang) beberapa waktu lalu. Hyundai menjadi salah satu dari delapan merek kendaraan niaga yang tampil eksklusif pada eksibisi tersebut dengan menampilkan beberapa produk andalannya.
Setelah cukup lama menghilang dari pasar, Hyundai memperkenalkan truk-truk yang membidik pasar yang ramai diperebutkan oleh pabrikan-pabrikan Jepang dan juga Eropa, yakni truk-truk kategori 2 (light duty truck) dan kategori 5 (heavy duty truck). Total terdapat empat produk truk Hyundai yang dipamerkan pada GIIAS 2017: satu unit dump truck Hyundai X-Cient, satu unit truk Hyundai Mighty empat ban untuk aplikasi boks (All-New Mighty EX-5 Box), dan dua unit truk Hyundai Mighty dalam bentuk truk chassis (All-New-Mighty EX-8 Chassis) dan truk yang sudah dilengkapi dengan bak terbuka (All-New Mighty EX-8 Cargo).

Hyundai Xcient merupakan heavy duty truck. Yang dipajang dalam pameran kali ini adalah Xcient H380 untuk aplikasi dump truck. Namun, menurut Ari Tristianto Wibowo selaku Marketing Manager PT HOKI, sejatinya Hyundai menyediakan dua varian untuk dipasarkan di Tanah Air, yakni dump truck 6×4 dan tractor head. Sesuai dengan fitur-fiturnya, Hyundai Xcient dirancang untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan berat (heavy duty) di sektor pertambangan, migas, konstruksi hingga aplikasi jalan raya. Truk Hyundai Xcient juga dipasarkan ke lembaga-lembaga pemerintah.
Bertarung di barisan truk-truk Jepang dan juga Eropa membuat disain kabin truk Hyundai ini mengedepankan keamanan dan kenyamanan. Rancangannya modern dan futuristik. Dijelaskan oleh pria yang disapa Ari ini, kabinnya cukup luas dan sangat ergonomis, sehingga benar-benar menjamin kenyamanan operator. Menggunakan fitur tilt dan telescopic steering wheel untuk menyesuaikan dengan ukuran tubuh dan posisi pengemudi, membuat pengemudian truk-truk heavy duty ini senyaman mobil penumpang. Didukung lagi oleh tata letak panel-panel kontrol dengan beragam fungsi yang mudah dilihat dan dijangkau.
Faktor lain yang menjadi perhatian Hyundai dalam merancang truk Xcient, kata Ari, adalah ketangguhan dan kekuatan. Hal itu tercermin pada disain kerangka depan dan chassis yang menggunakan frame tipe H yang diperkeras (high tensile) yang disatukan dengan cross member 16 baut pada masing-masing sisi. Dengan ketebalan mencapai 8 mm, sasis ini didesain memiliki kekuatan cukup besar untuk menahan beban berat sehingga menjamin truk ini memiliki durability tinggi.
Ruang mesin Xcient dihuni oleh engine Hyundai tipe D6, yang merupakan engine 6 silinder segaris common rail berpendingin udara. Namun spesifikasi engine tidak persis sama untuk masing-masing model. Untuk Xcient dump truck, motor penggeraknya adalah D6HB3H common rail yang memiliki volume 10 L dengan standar emisi Euro 3. Sementara untuk Xcient tractor head digunakan engine D6CA41 yang memiliki volume 13 L dengan standar emisi Euro 2.
Engine-engine tersebut diklaim memiliki tenaga terbesar di kelasnya. Engine D6HB3H untuk dump truck mampu menghasilkan output 380 PS pada 2000 rpm dan torsi maksimum 173 kg.m pada 1200 rpm. Sedangkan engine D6CA41 untuk tractor head dapat menghasilkan output maksimum 410 PS pada 1900 rpm dan torsi maksimum 188 kg.m pada 1500 rpm.
Kendaraan-kendaraan ini menggunakan transmisi otomatis ZF, 16 percepatan maju dan 2 percepatan mundur. Ari memastikan bahwa transmisi ZF sangat popular di Indonesia sehingga para customer tidak akan kesulitan untuk mendapatkan servis bila terjadi masalah dengan truk-truk mereka. Tidak hanya itu, kendaraan besar ini juga dilengkapi dengan cruise control untuk memanjakan operator saat menempuh perjalanan jauh, terutama ketika melintasi jalur tol yang panjang, sehingga tidak mudah letih. “Fitur Cruise Control sudah sangat dibutuhkan untuk mengurangi kelelahan pengemudi. Kita sudah punya jalan tol yang sangat panjang,” ujarnya.

















