Hyundai Motor Company (HMC) kembali memperkenalkan kendaraan-kendaraan niaga di pasar Indonesia dengan menggandeng mitra baru sebagai distributornya, PT. Hyundai Oto Komersial Indonesia (HOKI). Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 yang digelar pertengahan Agustus lalu, pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini memboyong empat tipe kendaraan niaga. Selain, dump truck X-Cient untuk aplikasi heavy duty, perusahaan ini menghadirkan truk Mighty empat ban untuk aplikasi boks (All-New Mighty EX-5 Box), dan dua unit truk Hyundai Mighty dalam bentuk truk chassis (All-New-Mighty EX-8 Chassis) dan truk yang sudah dilengkapi dengan bak terbuka (All-New Mighty EX-8 Cargo).
Truk-truk All-New Mighty, baik chassis maupun boks, merupakan tipe-tipe truk ringan yang akan siap bersaing di kelas Colt Diesel. Truk ini memiliki ciri khas chassis panjang untuk memaksimalkan kemampuannya membawa muatan dan mesin dieselnya irit konsumsi bahan bakar. Truk-truk ringan ini menyasar perusahaan-perusahaan ekspedisi, juga untuk mengangkut hasil bumi, tambang pasir, instansi pemerintah dan UKM lainnya.
All-New Mighty dibuat khusus agar memiliki durability yang tinggi dengan penguatan khusus pada sasis dan powertrain. Truk-truk ringan ini menggunakan engine diesel Euro2 sehingga sesuai dengan kondisi solar yang ada di Indonesia. Selain itu, ukurannya lebih lebar di kelasnya (2.028 mm).
Ari Tristianto Wibowo selaku Marketing Manager PT. Hyundai Oto Komersial Indonesia memastikan truk-truk Hyundai ini siap bertarung di pasar kendaraan niaga Indonesia. Tantangannya tidak mudah karena kuatnya dominasi truk-truk Jepang dan juga Eropa. Namun, Ari mengatakan HOKI dan HMC akan fokus menyediakan suku cadang asli, baik untuk produk-produk yang dipasarkan oleh HOKI maupun truk-truk Hyundai yang dijual oleh distributor terdahulu.
Untuk itu, HOKI secara bertahap akan melakukan pendataan terhadap truk-truk Hyundai yang sudah ada. “Kami sangat memikirkan layanan purna jual. Saat ini kami sedang fokus pada aftersales services (ASS) terlebih dahulu, baru kemudian disusul dengan sales,” ungkap Ari seraya menamahkan bahwa pembentukan jaringan purna jual yang luas yang ditopang oleh ketersediaan suku cadang yang asli akan memuluskan jalan untuk penjualan unit.
Untuk layanan purna jual, HOKI akan menyediakan beberapa layanan yang menguntungkan pelanggan-pelanggannya, seperti 2X servis gratis jasa dan suku cadang, garansi 3 tahun atau 60.000 km, layanan servis kunjungan, kontrak servis, bantuan teknisi dan konsultasi, training pengemudi dan teknisi, gudang lokal di 5 kota besar, official part shop, dan rekondisi untuk pelanggan-pelanggan lama Hyundai.
Yang cukup unik, menurut Ari, adalah Link Parts, yaitu parts yang siap sedia sebagai pengganti selama parts yang rusak diperbaiki. “Kalau transmisi mengalami kerusakan, maka kami akan siapkan transmisi yang normal untuk ditukar, sementara transmisi yang bermasalah kami perbaiki, sehingga truk segera bisa beroperasi kembali,” Ari menjelaskan. HOKI juga berencana untuk segera membuka 10 dealer 3S di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi untuk mendukung operasi truk-truk Hyundai ke depan.


















