25.4 C
Jakarta
Jul 12, 2020.
Equipment Construction Construction EQ Press Release Top News

JCB Memulai Kembali Produksi di Inggris

Para pekerja di fasilitas-fasilitas produksi JCB mengenakan alat pelindung diri tambahan untuk menghindari risiko terkena virus corona (Foto: JCB)

JCB telah memulai kembali sebagian produksi di empat pabriknya di Inggris pada pertengahan Mei lalu. Kebijakan itu ditempuh seiring dengan paket langkah-langkah keselamatan komprehensif yang telah diluncurkan pabrikan itu untuk melindungi para pekerja di fasilitas-fasilitas JCB di tengah gempuran wabah virus Corona.

Divisi Loadall di World HQ, JCB Earthmovers, dan JCB Landpower telah memulai kembali  produksi bersama dengan Transmisi JCB dan JCB Cab Systems. Dengan kebijakan tersebut berarti lebih dari 400 karyawan pabrikan itu kembali bekerja.

“Produksi telah kembali pada tingkat yang sangat rendah, terutama untuk memenuhi permintaan mesin-mesin pertanian,” kata CEO JCB, Graeme Macdonald, dilansir dari khl.com (12/5). “Sebelum memulai kembali operasi, kami melakukan tinjauan mendalam yang memungkinkan kami untuk memperkenalkan berbagai langkah untuk melindungi karyawan-karyawan kami dengan baik.”

Sebelumnya lini-lini produksi JCB di Inggris dihentikan untuk sementara pada tanggal 18 Maret silam dan sebagian besar dari 6.500 karyawannya di Inggris telah dirumahkan sejak April.

Saat produksi dimulai kembali, meski dengan tingkat yang rendah, pabrikan ini mengambil langkah-langkah keselamatan yang ketat yang mencakup pemeriksaan suhu, yang diawasi oleh staf medis, terhadap  setiap karyawan yang tiba untuk bekerja, di samping menyediakan pembersih tangan di banyak tempat dan keharusan mengenakan  masker untuk karyawan-karyawan kantor dan bengkel. Pelindung wajah juga akan disediakan bagi mereka yang bekerja di area bengkel.

JCB juga berencana untuk memperkenalkan kamera-kamera yang dapat menangkap suhu badan di pabrik-pabriknya pada akhir Mei. Selain itu, para karyawan diminta untuk memeriksa sendiri gejala-gejala COVID-19 sebelum meninggalkan rumah mereka. Bekerja dari rumah juga dianjurkan jika memungkinkan.

Untuk memaksimalkan jarak sosial, JCB telah memberikan tanda-tanda yang jelas di setiap jalur para pejalan kaki dan mengurangi jumlah meja di kantor. Kantin-kantin dan mesin-mesin penjual otomatis di pabrik-pabrik terebut juga ditutup untuk sementara. Para pekerja juga dilarang untuk berbagi kendaraan.

Mesin-mesin pengering tangan di kamar mandi juga dinonaktifkan. “Tindakan-tindakan itu diambil untuk memastikan jarak yang aman antara karyawan di tempat kerja sepanjang waktu,” kata Macdonald.

“Dalam situasi-situasi di mana risiko-risiko lebih besar, disediakan alat-alat pelindung diri tambahan. Kesehatan dan keselamatan karyawan-karyawan kami sangat penting karena kita semua menyesuaikan diri  dan langkah-langkah yang telah kami lakukan akan memastikan kami semua tetap sehat dan menghindari risiko-risiko.” (Sumber: JCB)

209 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Related posts