24.9 C
Jakarta
Jul 15, 2020.
Aftermarket Construction EQ Equipment Top News

Kobelco Perkuat Pasar Dengan Perluas Jaringan Servis & Luncurkan Mesin Inovatif

PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (DKCMI) akan terus memperluas jaringan purna jual di berbagai daerah dan memperkenalkan produk-produk inovatif.

PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (PT DKCMI) optimistis periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo tetap menjanjikan untuk industri alat berat, sebagaimana terungkap dalam pidato pelantikannya setelah kembali terpilih sebagai Presiden pada 20 Oktober silam.

“Presiden Joko Widodo masih berkomitmen untuk mengembangkan infrastruktur, khususnya di daerah-daerah yang remote area,” kata Budiono Wibowo, East Territory Director PT DKCMI, dalam sebuah konferensi pers  di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Dari sisi nilai belanja infrastruktur, lanjut Budiono, dalam lima tahun ke depan, baik yang dialokasikan oleh APBN maupun oleh BUMN dan swasta, masih sangat besar dan hampir sama dengan lima tahun pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ia perkirakan total belanja infrastruktur dalam lima tahun ke depan Rp 4.000 triliun lebih. Jumlah tersebut tidak jauh beda dengan belanja infrastruktur lima tahun sebelumnya (2015-2019), yaitu Rp 4.700 triliun.

“Jadi, tidak ada pengurangan. Hanya skala prioritas. Kalau lima tahun pertama yang digenjot adalah untuk toll road atau main street, pada periode yang kedua ini yang kami tahu dari industri adalah konektivitas antar daerah,” ujarnya.

Pemerintah, menurutnya, akan lebih genjot membangun infrastruktur di daerah-daerah terpencil untuk mewujudkan pemerataan pembangunan. “Jadi, untuk prospek ke depannya tidak hanya dalam pembangunan jalan tol di Jawa tetapi pada akhirnya nanti akan akan tumbuh di wilayah-wilayah Sumatera, Kalimatan bahkan di Papua dan Sulawesi,” ungkapnya. 

Lantas apa strategi DKCMI melihat peluang pembangunan infrastruktur yang masih tinggi, terutama di berbagai daerah tanah air? “Kobelco tentunya akan menggenjot layanan purna jual di beberapa daerah yang remote area. Kita sedang siapkan pendirian cabang-cabang baru, service station baru di beberapa area yang strategis, khususnya yang di sekitar area-area proyek yang ada,” ujarnya.

Saat ini, DKCMI sudah memiliki 29 cabang di berbagai provinsi di Indonesia dan juga service station di beberapa area. Ke depan, perusahaan ini akan memperkuat lagi layanan purna jual di berbagai daerah, seperti di daerah Sumatera. “Kami akan mengembangkan layanan purna jual di Aceh, Belitung, Bali dan Kendari. Kami akan memperkuat,” ujarnya.

Sedangkan untuk wilayah Papua, Budiono mengatakan tetap fokus di dua cabang yang sudah ada, yaitu Sorong dan Merauke. “Sementara kita fokus dulu di situ karena di sana memang target pemerintah saat ini Merauke sama Sorong. Papua Barat yang akan diperkuat dulu,” tandasnya.

Selain memperkuat jaringan servis, DKCMI terus memperkenalkan produk-produk inovatif. Yang  terbaru perusahaan ini memperkenalkan excavator generasi 10 yang sudah dilengkapi dengan teknologi paling mutakhir dan baru pertama kali diterapkan pada excavator. “Kami menyebutnya recycling energy. “Cara kerjanya bisa lebih irit bahan bakar lagi sekitar 16% dibandingkan produk yang sebelumnya. Hydraulic oil tidak langsung kembali ke pompa tetapi diputar kembali untuk menggerakkan arm-nya, sehingga lengannya itu bisa bergerak kembali. Hal ini bisa mengefisienkan pemakaian solar kurang lebih 16%, tanpa mengurangi power,” ia menjelaskan.  Mesin anyar ini menyasar pasar pertambangan dan tambang batu. @

169 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Related posts