
Sebagai armada penunjang kegiatan bisnis, kendaraan niaga harus selalu dalam kondisi siaga untuk digunakan sehingga bisnis terus berjalan dan mendatangkan keuntungan maksimal. Untuk menyediakan armada yang prima, perawatan rutin mutlak diperlukan. Salah satu kendala yang umumnya dihadapi konsumen adalah keterbatasan waktu untuk memeriksakan kendaraan mereka ke bengkel terdekat.
Untuk lebih menghemat waktu dan tidak menggangu jam operasional, biasanya perusahaan-perusahaan pengelola kendaraan niaga mempekerjakan tim mekanik tersendiri yang untuk menangani berbagai macam perawatan dan perbaikan.
Namun, persoalan yang kerap dihadapi adalah ketidak-pahaman mekanik mengenai unit yang mereka tangani. Adalah sangat beresiko jika mekanik melakukan perawatan dan/atau perbaikan dengan cara yang tidak tepat. Kalau penanganannya salah, maka hal itu justru akan memperburuk kondisi kendaraan.
Untuk meminimalisir resiko tersebut, sejak tahun 2005 KTB rutin membuka kelas pelatihan bagi para mekanik konsumen dan pengemudi (fleet training) yang berasal dari berbagai latar belakang usaha. Fleet training merupakan forum bertukar informasi mengenai bagaimana cara berkendara yang baik, serta perawatan kendaraan Mitsubishi Fuso sehingga peserta dapat mengetahui apa yang boleh/tidak boleh dilakukan agar kendaraan selalu dalam kondisi optimal setiap harinya.
Kondisi pasar kendaraan niaga sedang melemah saat ini tidak serta merta melemahkan komitmen KTB dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Kondisi ini justru semakin mendorong KTB untuk lebih maksimal dalam memberikan layanan purna jual, salah satunya melalui program fleet training ini.
Program yang rutin dilakukan KTB ini mendapat feedback positif dari konsumen, bahkan permintaan kelas pelatihan terus meningkat setiap tahunnya. Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2015, total jumlah mekanik konsumen dan pengemudi yang mengikuti training sebanyak 10.015 peserta. Pada 2014 saja, telah dilaksanakan 118 kelas pelatihan dengan 1.746 peserta yang berasal 657 perusahaan dari berbagai bidang usaha. Sedangkan pada tahun 2015, dari Januari hingga April 2015, telah dilaksanakan 44 kelas pelatihan. Hingga akhir tahun 2015 ini KTB menargetkan untuk memberikan 97 kelas pelatihan kepada 2.480 peserta mekanik konsumen.
Materi pelatihan yang diberikan selalu berkembang dari waktu ke waktu, dan hal ini semakin meningkatkan antusias peserta training. Materi varian terbaru juga kerap diberikan, karena biasanya varian yang satu dengan yang lain memiliki kondisi penanganan yang berbeda.
“Dengan semakin bertambahnya varian baru Mitsubishi Fuso, kami wajib memberikan edukasi kepada para konsumen, khususnya para mekanik dan pengemudi, agar ilmunya dapat langsung diterapkan pada kendaraan Mitsubishi Fuso yang mereka miliki”, ujar Rizwan Alamsjah, Executive Marketing Director – MFTBC Marketing Division KTB.
KTB melaksanakan program fleet training dengan dibantu oleh jaringan dealer yang telah tersebar di seluruh Indonesia, sehingga lebih mudah menjangkau peserta pelatihan. Instruktur pelatihan merupakan instruktur terlatih yang berasal dari dealer resmi Mitsubishi Fuso, yang tentunya telah mendapat sertifikasi dari KTB.
KTB berharap dengan program fleet training dapat memberikan ilmu terapan kepada para mekanik dan pengemudi sehingga dapat melakukan perawatan kendaraan dengan penanganan yang tepat, sehingga kendaraan Truk Mitsubishi Fuso selalu siaga melaju mendukung bisnis angkutan.



















