Perkuat kapasitasnya dalam memberikan layanan terbaik kepada para pelanggan, LiuGong – INTA meresmikan fasilitas Component Rebuild Center di Balikpapan.

LiuGong, salah satu produsen alat berat terkemuka asal Tiongkok, berkolaborasi dengan PT Intraco Penta Tbk, salah satu dealernya di Indonesia, meresmikan Component Rebuild Center (CRC) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (22/2/2023). Peresmian fasilitas tersebut dilakukan oleh Vice President Guangxi Liugong Machinery Ltd, Luo Guobing, didamping Levi Lin – Presiden Direktur PT Liugong Machinery Indonesia dan Petrus Halim – Chief Executive Officer INTA, serta dihadiri oleh beberapa pelanggan LiuGong.
Petrus, saat membuka acara ini, menyatakan sangat bangga karena berhasil berkolaborasi dengan LiuGong untuk membangun Pusat Rekondisi Komponen LiuGong tersebut. “Ini menunjukkan komitmen LiuGong untuk memberikan servis terbaik kepada pelanggan-pelanggannya di Indonesia. Ada banyak pabrikan China di Indonesia, tetapi tidak banyak yang mengerti servis. Dan, lebih sedikit lagi pabrikan-pabrikan China yang ketemu dealer yang mengerti servis,” ungkapnya sembari menambahkan, di kalangan pabrikan-pabrikan China, baru LiuGong yang memiliki fasilitas CRC di Tanah Air.

Fasilitas CRC ini merupakan solusi untuk penggantian komponen-komponen (Component Exchange) alat berat dengan cepat. Luo Guobing mengatakan, fasilitas CRC ini akan meningkatkan layanan purna jual bagi para pelanggan LiuGong. Alat berat yang mengalami turun mesin bisa langsung ditangani dengan penggantian komponen-komponen secara cepat dengan harga yang lebih ekonomis.
“Liugong Indonesia selalu berupaya membangun kolaborasi di Indonesia, mulai dari dealer-dealer lokal hingga fasilitas perbankan lokal. Adanya layanan CRC yang bekerja sama dengan INTA ini tentu akan meningkatkan keberlanjutan purna jual kami,” kata Guobing.
Levi Lin selaku Presiden Direktur PT LiuGong Machinery Indonesia menyampaikan, penjualan produk-produk LiuGong di Indonesia semakin meningkat, dan kehadiran fasilitas CRC ini membuat para customer semakin menaruh kepercayaan yang tinggi pada mesin-mesin LiuGong. Lewat fasilitas ini, LiuGong akan menyediakan komponen-komponen standar hasil rekondisi yang sudah diremanufaktur layaknya komponen-komponen baru.
Komponen-komponen hasil rekondisi, Levi melanjutkan, dapat digunakan secara langsung jika ada permintaan penggantian pada komponen-komponen alat berat para customer. Sementara komponen-komponen yang rusak dari para pelanggan nantinya dibangun ulang di fasilitas ini. Dengan strategi ini, para pelanggan tidak perlu menunggu komponen-komponen baru dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Petrus menggambarkan cara kerja fasilitas CRC ini sebagai suatu kolaborasi dan saling membantu antara produsen, dealer dan pelanggan. “Program component exchange menunjukkan bahwa LiuGong – Intraco Penta berhasil membangun kolaborasi. Komponen-komponen yang bermasalah pada mesin-mesin pelanggan kami copot untuk diganti dengan komponen-komponen rekondisi. Lalu komponen-komponen mesin itu kami bangun ulang lagi untuk dipasang pada alat-alat milik pelanggan lainnya. Kita tukar-tukaran, kolaborasi saling bantu,” kata Petrus.
Ia menambahkan, metode kerja CRC sedikit berbeda dengan overhaul (turun mesin). Kalau menggunakan metode overhaul yang biasa, prosesnya akan membutuhkan waktu lama. Breakdown unit bisa berlangsung selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Belum lagi kalau ketersediaan suku cadang terbatas. Ini bisa membuat downtime mesin lebih lama lagi. Dalam metode CRC, komponen-komponen yang rusak ditukar dengan komponen-komponen yang sudah dibangun ulang milik fasilitas CRC ini. Cara kerja seperti ini akan meminimalkan waktu yang terbuang dan meningkatkan produktivitas mesin customer karena unit bisa kembali beroperasi dengan cepat.
Di fasilitas CRC LiuGong ini para pelanggan dapat memilih untuk memperbaiki komponen-komponen mereka yang rusak atau menukar komponen-komponen mereka dengan komponen yang sudah diperbaiki ulang guna mengurangi waktu henti (downtime) dan meningkatkan waktu produksi. “Kalau overhaul butuh waktu selama sekitar tiga bulan, CRC hanya tiga hari. Jadi, cepat sekali prosesnya,” tandasnya.
Menariknya lagi, fasilitas CRC ini disertifikasi oleh LiuGong dan komponen-komponen yang sudah dibangun ulang mendapat garansi pabrik. Hal ini memberikann jaminan kepada para pelanggan bahwa komponen-komponen yang diproses di tempat ini berkualitas tinggi.
Pusat Perbaikan Komponen CRC LiuGong – INTA ini memiliki kapasitas 730 komponen atau sekitar 60 komponen per bulan. Fasilitas ini memiliki tim profesional di masing-masing komponen yang ditangani. Sebelum diserahkan kepada pelanggan, setiap komponen yang sudah dibangun ulang akan diuji dengan menggunakan alat pengujian Dyno Test dengan beban tertentu semaksimal mungkin. Ini untuk memastikan komponen dan/atau mesin yang sudah di-rebuild siap untuk kembali berproduksi. LiuGong berharap, kehadiran fasilitas CRC ini meyakinkan para pelanggan akan kemampuannya dan dealer-dealernya untuk memberikan layanan terbaik. EI



















