30.4 C
Jakarta
Oct 18, 2019.
Image default

MAGNI Meramaikan Pasar Telehandler di Indonesia

PT. Universal Traktor Indonesia memasarkan telescopic handler merek MAGNI  untuk mendukung pertumbuhan berbagai industri di Indonesia, terutama di sektor pertambangan dan konstruksi. MAGNI dikenal sebagai produsen telehandler dengan kapasitas paling besar dan jangkauan paling tinggi/jauh.

Seiring dengan pertumbuhan industri pertambangan batubara yang masih menjanjikan dan semakin giatnya pembangunan infrastruktur di Indonesia,  sejak tahun 2018 PT. Universal Traktor Indonesia atau dikenal dengan ULTI mulai aktif  mengenalkan dan memasarkan telescopic handler MAGNI.

MAGNI merupakan produk telescopic handler (telehandler) buatan Italia yang diproduksi sejak tahun 1980 dengan merek FARGH. Secara merek, MAGNI baru mulai memasuki pasar pada tahun 2012.

COO ULTI, Inang D Sukriman, mengatakan MAGNI saat ini merupakan produk telehandler yang mempunyai kapasitas paling besar (hingga 50T) dan jangkauan paling tinggi/jauh (46 meter). Yang menjadi sasaran utama penjualan produk-produk MAGNI adalah sektor pertambangan. Tipe yang telah dipasarkan dan paling banyak populasinya di Indonesia adalah TH 6.20 yang merupakan telehandler MAGNI dengan kapasitas 6 ton dengan jangkauan hingga 20 meter. Sebagian besar TH 6.20 telah beroperasi di wilayah Papua,  beberapa lokasi tambang di Kalimantan dan pada proyek konstruksi jalan toll.

MAGNI merupakan material handler yang bisa digunakan untuk berbagai  keperluan operasi, seperti alat angkat, loader, winch, dan man platform yang sangat bermanfaat untuk mengangkat orang-orang bisa bekerja pada ketinggian.

Inang menjelaskan salah satu keunggulan MAGNI, yakni menjadikan remote control sebagai fitur standar dalam beroperasi. “Dengan menggunakan remote control, mesin-mesin MAGNI bisa dioperasikan hanya dengan satu orang operator tanpa operator pembantu. Pengoperasian MAGNI juga bisa dilakukan dari luar kabin atau dari dalam man basket untuk yang bekerja pada  ketinggian tertentu,” ia menjelaskan.

Kelebihan MAGNI yang lainnya adalah ketersediaan Live Load Chart, yaitu pembacaan beban angkat selama alat dioperasikan sehingga dapat menghindari kesalahan pengoperasian. Selain itu MAGNI juga mempunyai attachment Romastor, yang merupakan fork yang bisa diputar 360o yang bermanfaat untuk melakukan manuver penyimpanan pada celah yang relatif sempit. Secara keseluruhan terdapat ratusan jenis attachment yang bisa dipilih sesuai kebutuhan kerja.

ULTI sebagai distributor tunggal MAGNI di Indonesia mengadakan product launching untuk mesin tipe RTH 5.25 pada 8 Agustus 2019, yang dihadiri oleh para customer dan calon pelanggan MAGNI. Produk ini dilengkapi dengan negative boom. RTH adalah singkatan Rotating Telescopic Handler, karena kabinnya bisa berputar 360o. RTH 5.25 merupakan telehandler yang dapat berputar dengan kapasitas 5 ton dan jangkauannya mencapai 25 meter. Untuk menjamin stabilitas selama operasi, alat ini bisa menggunakan 4 outrigger.

Inang menjelaskan, RTH 5.25 dengan negative boom merupakan solusi untuk pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan “kolong jembatan” yang di bawahnya terdapat hambatan berupa air, rawa, atau terlalu tinggi untuk dijangkau dari bawah. Mesin ini dilengkapi dengan remote control, sangat diandalkan menjadi alat bantu bagi para pemilik jalan tol, Pemerintah Daerah atau pengembang perumahan yang mempunyai jalan layang atau jembatan.

“Dengan dipasarkannya produk-produk MAGNI pada sektor pertambangan, konstruksi serta minyak & gas, ULTI berambisi untuk menjadikan MAGNI market leader untuk telehandler  kelas 6 ton ke atas pada tahun 2020 dengan mengandalkan kualitas produk dan layanan aftersales service yang prima,” tutup Inang meyakinkan. @

Related posts

Kaltimex Energy Pasarkan Gas Cummins Power Generation

Periksa kondisi komponen hidrolik

William Syukur

Volvo Luncurkan Compact Excavator EC75D Khusus untuk Pasar Cina

William Syukur