31.1 C
Jakarta
29 Nov, 2021.

Mengapa Articulated Truck Terex Kini Disebut Rokbak?

Rokbak RA30 dengan kapasitas muat 28 ton dan Rokbak RA40 dengan kapasitas muat 38 ton pengangkut artikulasi paling produktif dan efisien yang pernah dibuat perusahaan ini. Foto: Rokbak

Ketika Volvo Group mengubah nama lini articulated truck Terex Trucks menjadi Rokbak yang diluncurkan pada awal September silam, hal ini merupakan pertama kalinya pabrikan ini menciptakan sebuah brand yang sama sekali baru, kata Paul Roberts, managing director Rokbak, seperti dilaporkan Equipment World, Senin (20/9).

Siapa yang menggerakkan perubahan itu? Menurut Roberts, masukan dari dealer Amerika Utara memainkan peran integral dalam proses rebranding itu.

Setelah lini articulated dan rigid-frame  Terex Trucks diakuisisi Volvo pada tahun 2014, “kami mulai berdialog dengan dealer-dealer dan pelanggan-pelanggan kami untuk menanyakan bagaimana perasaan mereka tentang brand itu dan seperti apa tampilannya,” tutur Roberts kepada Equipment World.

Volvo telah mengubah nama divisi menjadi Terex Trucks dengan pemahaman bahwa hal itu akan menjadi langkah menuju identitas baru. (Truk dengan rangka kaku — terutama ditujukan pada segmen-segmen tambang dan quarry — sekarang bermerek Volvo; kedua jenis truk tersebut diproduksi di Motherwell, Skotlandia.)

Dan dengan Terex sekarang berkonsentrasi pada pengangkatan, penanganan material, dan pemrosesan, “ada cukup banyak pemisahan dari merek itu,” kata Roberts. “Dan setelah beberapa tahun kepemilikan Volvo, masih ada kebingungan di pasar mengenai siapa kami. Apakah itu masih bagian dari Terex atau bagian dari Volvo? Apakah Volvo membeli Terex?”

Sekitar tiga tahun lalu, Volvo mulai mempelajari branding produk artik Terex Trucks, menanyakan para dealer apakah sudah waktunya untuk melakukan perubahan. “Jawabannya sangat jelas: kami harus mulai memikirkan ke mana brand itu harus dibawa,” kata Roberts. “Kami mencoba beberapa nama dengan beberapa dealer utama. Kami ingin menyampaikan bahwa ini adalah produk yang kuat dan sederhana yang sekokoh batu.”

Di garis depan dalam upaya ini adalah pasar articulated truck Amerika Utara. “Pasar Amerika Utara sangat penting,” kata Roberts. “Dalam beberapa tahun, porsinya 50% dari pasar dunia untuk truk angkut artikulasi, yang dapat mencapai sekitar 8.000 unit. Pelanggan-pelanggan dan dealer-dealer Amerika Utara benar-benar mengetahui produk dan aplikasi-aplikasinya.”

Mesin-mesin artik Rokbak didistribusikan oleh sekitar 30 dealer multiline independen Amerika Utara dan bukan melalui jaringan dealer Volvo CE, yang tentu saja mendistribusikan lini artik Volvo yang populer. “Kami tetap menjaga brand-brand itu terpisah,” kata Roberts. “Ini adalah platform dan desain yang berbeda.”

Generasi ke-9 articulated dump trucks Terex, TA. Foto: Rokbak

Volvo mengatakan dua model Rokbak, RA30 (30,9 ton) dan RA40 (41,9 ton), menawarkan penghematan bahan bakar yang lebih baik, emisi yang lebih rendah, keamanan yang lebih baik, dan daya tahan yang lebih baik daripada model-model Truk Terex sebelumnya, TA300 dan TA400.

Roberts menunjukkan bahwa ruang pengangkut artikulasi memiliki pesaing yang relatif sedikit. Dia melihat dua jenis pelanggan: mereka yang mencari produk-produk premium yang sarat fitur dan mereka yang menginginkan produk-produk yang lebih sederhana.

Produk-produk Rokbak cenderung menarik bagi kontraktor-kontraktor pemindahan tanah berukuran kecil hingga menengah. Pasar Rokbak teratas saat ini adalah Florida, Carolina, dan Texas. Divisi ini juga sedang mencari untuk berekspansi ke wilayah-wilayah lain seperti di Georgia dan beberapa daerah di Kanada.

Namun, masalah rantai pasokan saat ini telah menarik minat pada truk-truk Rokkbak di luar basis pelanggan biasanya, kata Roberts. Namun, ini adalah pedang bermata dua, karena divisi ini juga menghadapi masalah-masalah suplier yang sama dengan OEM-OEM lainnya.

Untuk mesin-mesin artic yang akan dipasarkan di Eropa, persyaratan mesin Stage 5 Eropa juga mendorong perubahan-perubahan besar dalam kontrol mesin, intake & exhaust system yang tidak akan menjadi bagian dari produk Amerika Utara.

Pada tahun 1968 divisi pemindahan tanah berganti nama menjadi Terex dan pada tahun 1982 para insinyur di pabrik Motherwell merancang, menguji, dan memproduksiarticulated dump truck pertama, 3204. Foto: Rokbak

Volvo menelusuri garis keturunan Rokbak hingga tahun 1934 ketika Euclid Road Machinery membangun apa yang disebut Volvo sebagai truk off-road pertama di dunia, Model 1Z. Truk tersebut telah dibuat di Motherwell, Skotlandia, sejak 1950. General Motors membeli Euclid pada tahun 1953 dan mengganti nama divisi pemindah tanahnya menjadi “Terex,” dari bahasa Latin “terra” (bumi) dan “rex” (raja). Terex menjadi independen dari General Motors pada tahun 1987, dibeli oleh North West Engineering pada tahun 1992, membentuk Terex Corporation. Volvo Group kemudian membeli lini truk off-road Terex pada tahun 2014.

Kapan Rokbak hadir di pasar Indonesia? Saat berita ini diturunkan, sebuah sumber menginformasikan bahwa satu unit truk Rokbak sedang dalam perjalanan dari pabriknya di Motherwell, Skotlandia menuju Jakarta. Rencananya truk heavy duty itu akan tampil perdana pada pameran tambang di Jakarta jelang akhir tahun 2021 ini. (Sumber: Equipment World)

Related posts