
Dominasi perusahaan Jepang pada beberapa industri di Indonesia menjadi khabar baik bagi Sumitomo Forklift. Soalnya, perusahaan-perusahaan Jepang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi terhadap produk-produk buatan negeri asalnya, menurut pengakuan Albi Siregar, Direktur PT Kharisma Esa Unggul, saat berbincang-bincang dengan Majalah Equipment di sela-sela sebuah pameran di Jakarta beberapa waktu lalu.
Albi mengatakan, populasi pebisnis Jepang di tanah air cukup signifikan. Mereka tersebar di berbagai sektor industri, mulai dari industri makanan dan minuman, farmasi, otomotif, alat berat dan sebagainya. Namun, ia menambahkan, perusahaan-perusahaan Jepang cenderung mengutamakan penggunaan mesin-mesin forklift built up dari Jepang. Itu sebabnya pihaknya harus mensuplai kebutuhan pasar yang spesifik itu. Selain perusahaan-perusahaan Jepang, Sumitomo Forklift juga menyasar para pelanggan dari perushaan-perusahaan nasional.
Tipe dan model Sumitomo Forklift yang dipasok PT Kharisma Esa Unggul sangat beragam, dan rata-rata yang banyak dipergunakan di pabrik-pabrik di sini. Dia mencontohkan model Qua Pro-R, Qua Pro-B, FBR-E, sampai ke Hyper Smart.
Pelanggan-pelanggan Sumitomo Forklift sangat beragam. Selain penjualan langsung kepada para pengguna akhir, PT Kharisma Esa Unggul juga memasarkan mesin-mesin ini kepada perusahaan-perusahaan rental. Albi mengakui, peran jasa rental makin penting dalam bisnis forklift di tanah air belakangan ini.



















