Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Construction EQPress ReleaseTop News

Mengenal Lebih Dekat Tiga Model Excavator 20 Ton Volvo

329
×

Mengenal Lebih Dekat Tiga Model Excavator 20 Ton Volvo

Share this article
Example 468x60
Volvo Construction Equipment memperkenalkan tiga model excavator kelas 20 ton yang sesuai untuk apapun kebutuhan pelanggan-pelanggannya di Indonesia

ALTRAK
Crawler excavator Volvo 20 ton: EC200D, EC210D, dan EC220D. Foto: VCE

Penjualan excavator kelas 20 ton merupakan barometer bisnis alat berat di Indonesia. Itu karena excavator berukuran sedang (medium) ini merupakan produk standar yang terbukti sangat fleksibel dalam aplikasinya dibandingkan tipe-tipe excavator lainnya. Penggunaannya lintas sektoral, mulai dari pekerjaan konstruksi, agrikultur, quarry hingga pertambangan. Bahkan usaha tambang mineral, seperti nikel, yang sedang tumbuh pesat belakangan ini di daerah Sulawesi menyerap banyak sekali medium excavator ketimbang yang berukuran lebih besar.

Menyadari besarnya potensi pasar excavator kelas 20 ton di Tanah Air, PT Volvo Indonesia pada Juli lalu memperkenalkan tiga model excavator kelas 20 ton, yakni EC200D, EC210D dan EC220D. Ketiga produk tersebut diklaim mampu meminimalkan biaya kepemilikan dan operasi, sekaligus meningkatkan profit sesuai tuntutan aplikasi kerja para pelanggan. Menurut pabrikan asal Swedia tersebut, mesin-mesin tersebut didesain untuk memaksimalkan profit bisnis para customer, baik untuk aplikasi ringan, medium maupun berat.

Apa yang membuat ketiga produk tersebut berbeda dari excavator kelas 20 ton Volvo sebelumnya? Menurut Volvo, rangkaian excavator Volvo ini sangat menonjol dari segi keamanan, kenyamanan operator, keandalan, dan kemudahan perawatan. Contohnya, unit-unit EC200D, EC210D dan EC220D dilengkapi dengan kabin yang nyaman dan dirancang untuk memudahkan perawatannya.

Selain itu, ketiga excavator ini dibekali dengan tiga keunggulan, yaitu tenaga yang kuat, kecepatan yang tinggi, dan kapasitas bucket untuk penyesuaian aplikasi kerja. Kombinasi ketiga faktor ini dapat dimaksimalkan para pelanggan untuk meraih keuntungan yang lebih besar.

Disesuaikan dengan tuntutan aplikasi

Excavator Volvo EC200D. Foto: VCE

Excavator EC200D, dengan bobot operasi 19.800 – 20.300 kg (versi standar), merupakan seri paling ringan dari ketiga model tersebut. Namun, itu tidak berarti alat ini kurang tangguh untuk diajak bekerja di sektor konstruksi atau demolisi (pembongkaran). Dengan efisiensi bahan bakar, siklus yang cepat, dan kemudahan operasi, EC200D menjadi pilihan ideal dalam pekerjaan konstruksi umum, pembangunan jalan, dan masih banyak lagi aplikasi lainnya.

Baca Juga :  Kompetisi Robotik Otonom 2017

Dengan bobot operasi 18.100 – 22.800 kg (versi standar), Volvo EC210D merupakan excavator medium yang ideal untuk digunakan bersama breaker. Mesisn ini didesain secara khusus agar tahan dan mampu mendongkrak produktivitas di lingkungan kerja yang menantang, termasuk pekerjaan konstruksi berat dan tambang batu (quarry).

Excavator Volvo EC220D, dengan bobot operasi 20.900 – 24.400 kg (versi standar), merupakan alat pengeduk yang paling tangguh di kelas ini dengan kemampuan operasi dalam kondisi paling berat tanpa kehilangan output yang optimal. Excavator ini cocok digunakan untuk hampir semua aplikasi, mulai dari pembangunan, utilitas, dan infrastruktur berat hingga demolisi tambang dan daur ulang. Selain itu, EC220D juga mendukung penggunaan hydraulic breaker.

Pilihan di antara ketiga seri ini bergantung pada pekerjaan yang dibebankan dan jumlah jam operasi yang diharapkan di lingkungan kerja, termasuk apakah pelanggan menginginkan skema pembayaran per jam atau per total proyek.

“Kami berharap pelanggan-pelanggan kami di kelas 20 ton dapat menganalisis lebih lanjut terkait bagaimana excavator akan digunakan. Silakan konsultasikan dengan dealer kami agar investasi yang dikeluarkan tidak salah sasaran,” kata Muralidharan AM, Managing Director Volvo CE Singapura.

Volvo EC210D ideal untuk digunakan bersama breaker. Foto: VCE

Excavator yang paling berat tidak selalu menjadi pilihan paling tepat, karena bisa jadi nilai investasinya terlalu besar dibandingkan pekerjaan aktualnya. Kami tidak ingin para pelanggan salah dalam berinvestasi,” dia menyarankan.

Volvo EC220D patut menjadi andalan karena memiliki kapasitas angkut maksimal per jam. Excavator ini ditenagai oleh engine 6 silinder yang melontarkan torsi tinggi, hidrolik yang bertenaga, dan kapasitas angkut yang besar. Hasilnya, EC220D ideal bagi pelanggan-pelanggan yang mengejar produktivitas tinggi dan ingin pekerjaannya selesai secepat mungkin untuk mendapatkan profit per jam yang optimal. #

Baca Juga :  Pindad Mulai Produksi Excavator

 

 

Iklan Berca