JAKARTA, Equipment Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Ekonomi dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono yang akrab disapa dengan inisial AHY menunggang John Deere CH570 Sugarcane Harvester pada acara Tebang Perdana Tebu di lahan PT Muria Sumba Manis (MSM) serta mitra petaninya di Desa Melolo, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Agustus 2025.
Acara tersebut, kata AHY dalam sambutannya, mencerminkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan domestik dan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta.
Adapun John Deere CH570 Sugarcane adalah salah satu mesin pertanian canggih yang berperan penting dalam mendukung mekanisasi tebu nasional di PT MSM.
John Deere CH570 Sugarcane Harvester merupakan salah satu dari solusi mekanisasi modern dari John Deere yang digunakan dalam pengolahan lahan hingga paskapanen di MSM.
Dikutip dari website resmi PT Wahana Inti Selaras (WISEL) disebutkan, sebagai distributor resmi John Deere di Indonesia, WISEL mengedepankan solusi pertanian handal, presisi, dan terintegrasi untuk mengatasi tantangan geografis dan operasional di Indonesia, seperti di pulau Sumba yang kondisi tanahnya kering, tandus, dan berbatu yang menuntut penerapan teknologi mekanisasi modern agar produksi tetap optimal.
John Deere CH570 menjadi pilihan utama bagi MSM dan sejumlah perkebunan besar lainnya di Indonesia karena kemampuannya dalam memberikan panen presisi dengan tingkat kebersihan hasil tebu yang tinggi, minim kotoran serta kecepatan kerja yang efisien.
Mesin ini sudah dilengkapi juga dengan teknologi autosteer Autotrac serta koneksi nirkabel JDLink™ yang memberikan kemudahan dalam memantau dan mengendalikan mesin, serta melakukan monitoring secara real-time terhadap kinerja mesin.
Selain Harvester, MSM juga menggunakan John Deere Tractor 6150B, traktor tangguh yang dilengkapi kabin ergonomis yang memberikan kenyamanan, meningkatkan focus dan keamanan operator di kondisi ekstrem.
Sementara untuk mendukung kinerja mesin pertanian tersebut, WISEL membangun fasilitas service point di dalam lokasi kebun guna memastikan layanan purna jual cepat dan responsif. Hal ini menjaga mesin tetap beroperasi optimal, mengurangi downtime, dan mendukung pencapaian target panen.
Selain menyediakan mesin pertanian di MSM, WISEL juga turut berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat lokal. Melalui rekrutmen tenaga kerja dari sekitar wilayah Melolo, WISEL membantu menciptakan lapangan kerja untuk warga lokal agar dapat menjadi bagian dari operasional dan layanan service point di dalam kebun.
Lebih jauh dikatakan, WISEL menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi daerah, tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga sosial.
Komitmen ini menempatkan WISEL sebagai mitra terdepan melalui produk dan dukungan purna jual yang andal, demi mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. ***
Sumber: wiselgroup.indomobil.co.id



















