27 C
Jakarta
21 Sep, 2021.

Praktek-praktek terbaik mengelola berbagai cairan dan filter alat berat

Ikuti tip-tip berikut ini untuk perawatan dan pertimbangan yang tepat saat memilih dan menyimpan berbagai cairan dan pelumas.

Managemen cairan (fluid) dan filter adalah kunci untuk memperpanjang usia pakai mesin. (Foto: Ist)

Memelihara dan menganalisis kondisi oli engine, cairan-cairan hidraulik, cairan pendingin dan berbagai filter pada alat berat akan memberikan wawasan yang berharga bagi pemilik dan operator tentang kondisi mesin-mesin mereka.

Tidak hanya membantu memperpanjang umur alat dan meningkatkan produktivitasnya, tetapi juga membantu para manajer armada menghindari downtime dan perbaikan yang mahal biayanya. Saat memilih fluid, pelumas dan filter untuk alat berat, praktik terpenting adalah memeriksa manual operator. Buku panduan itu menginformasi mengenai cairan-cairan yang direkomendasikan untuk setiap alat berat, serta interval-interval servis yang disarankan. Dijelaskan pula bagaimana memelihara dan interval penggantian berbagai saringan yang ada dalam mesin Anda.

Ikuti berbagai praktik terbaik untuk sebagian besar jenis oli, cairan dan filter yang dibutuhkan peralatan Anda agar dapat berjalan dengan sukses di lokasi kerja. “Setiap peralatan dalam armada Anda merupakan investasi besar dalam operasi Anda dan cairan-cairan serta filter-filter yang Anda gunakan adalah investasi kecil yang membuat investasi besar itu terus berjalan,” kata Reece Hill, manajer pemasaran produk dan layanan untuk solusi aftermarket CASE Construction Equipment.

Brent Battaglia, kepala penjualan untuk solusi-solusi aftermarket CASE, mengatakan cara operasi alat berat unik dalam power yang digunakan pada waktu tertentu, dan pemilihan cairan dan filter harus dilakukan dengan mempertimbangkan hal itu.

“Ada lebih banyak tekanan dan keausan pada engine, cairan-cairan, filter-filter dan mesin secara keseluruhan, sehingga tidak dapat menggunakan filter-filter atau cairan-cairan dari otomotif atau truk pada alat berat,” Battaglia mengingatkan.

Menggunakan cairan-cairan yang tidak sesuai peruntukannya membuat komponen-komponen engine alat berat lebih cepat aus, bahkan menyebabkan kerusakan pada mesin dan komponen-komponennya. Oleh sebab itu, Battaglia menyarankan, gunakan cairan-cairan dan filter-filter yang diformulasikan dan dirancang khusus untuk alat berat.

Tanpa memastikan penggunaan yang tepat, berbagai suku cadang utama alat berat – bantalan, ring, rantai, dan lain-lain – bisa mengalami kegagalan dini, yang menyebabkan downtime yang mahal ongkosnya dan menurunnya produktivitas.

Salah satu cara sederhana untuk memonitor kondisi kesehatan cairan-cairan penting alat berat adalah menggunakan metode yang telah teruji waktu: melihat dengan mata. Pengecekan rutin yang dilakukan setiap hari pada mesin-mesin Anda dapat memberikan informasi yang baik tentang kondisi berbagai cairan dan filtrasi, kata Hill.

“Kami sangat menyarankan agar setiap orang melakukan pemeriksaan operasional harian, pemeriksaan sebelum dan sesudah operasi – ini akan menjadi kesempatan Anda untuk mengidentifikasi masalah-masalah apa pun sebelum menimbulkan masalah downtime,” sarannya.

“Anda dapat mengidentifikasi selang-selang yang retak, filter-filter yang rusak, cairan-cairan yang terkumpul – apa pun itu, mengidentifikasinya pada awal dan memberi tahu staf manajemen armada Anda atau dealer-dealer Anda adalah langkah yang baik untuk menjaga agar alat-alat tetap hidup dan berjalan.”

Tidak ada salahnya juga selama pemeriksaan harian Anda memeriksa level cairan. Hill mengatakan level oli hidrolik, oli engine, dan cairan pendingin harus dilihat setiap hari, dan jika ada perubahan signifikan, selidiki penyebabnya. Menjaga cairan pada tingkat yang tepat adalah kunci untuk kesehatan peralatan.

“Level cairan hidrolik dan cairan pendingin perlu dijaga agar tetap maksimal. Penting agar sistem hidraulik dan cairan pendingin berjalan sesuai kapasitas, karena masuknya oksigen ke dalam sistem tersebut dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut,” kata Hill.

Salah satu poin yang perlu dipertimbangkan ketika memilih jenis yang akan digunakan, kata Battaglia, adalah formulasi cairan-cairan itu. Oli sintetis menjadi pilihan yang populer, untuk alasan yang bagus.

“Oli-oli sintetis lebih mahal investasi awalnya, tetapi keuntungan yang diberikannya signifikan. Pertama-tama, penyimpanan oli sintetis  lebih mudah. Oli jenis ini juga memberikan perlindungan yang lebih baik selama suhu ekstrem atau panas,” kata Battaglia.

Ia menambahkan, di mana pun unit-unit Anda beroperasi, entah di daerah bersuhu dingin ataupun di daerah panas, oli sintetis aman untuk digunakan. Masa pakai oli sintetis jauh lebih panjang. Oli konvensional harus diganti setiap 300 jam sementara oli sintetis dapat bertahan hingga 500 jam. Ini berarti oli sintetis memberikan perlindungan yang lebih baik dan waktu henti yang lebih sedikit.

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan kepada para profesional layanan adalah mengenai interval layanan, dan seberapa ketat hal ini harus diikuti. Battaglia mengatakan bahwa perawatan berbagai cairan dan filter yang dijadwalkan dengan benar harus dipatuhi sedekat mungkin.

“Sama seperti yang Anda lakukan dengan penggantian oli atau rotasi ban-ban di mobil Anda, lakukan sesuai jadwal, seperti yang direkomendasikan dalam buku manual pabrikan. Ini membantu memastikan produktivitas dan kesehatan peralatan Anda, serta memastikannya bertahan lebih lama,” katanya.

Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi cairan-cairan meskipun tampaknya tidak ada masalah. Oli hidraulik, misalnya, dapat menyerap kelembapan di beberapa iklim, menyebabkan kontaminasi di semua sistem yang dilalui oli hidraulik, Battaglia mengingatkan. Penggantian filter sesuai interval yang sudah dijadwalkan juga penting dilakukan, karena peran penting komponen itu dalam menghilangkan kontaminasi.

Perubahan formulasi cairan-cairan penting sering terjadi, terutama karena persyaratan emisi berubah-ubah dan tuntutannya makin ketat dari waktu ke waktu. Salah satu area yang mengalami banyak perubahan baru-baru ini adalah pendingin, kata Hill. “Manfaat utama Organic Acid Technology (OAT) coolant adalah perlindungan dan kinerja lebih baik. Jika mesin Anda diisi dengan cairan pendingin OAT dari pabrik, akan ada stiker di dekat titik pengisian yang menunjukkan penggunaan OAT serta merek atau formulasinya,” kata Battaglia.

Mengetahui apakah suatu mesin telah diisi dengan cairan pendingin OAT sangatlah penting, karena mencampurkan cairan pendingin konvensional dengan OAT dapat menyebabkan pembentukan gel pada sistem.

Battaglia mengatakan bahwa jika ada perubahan yang diinginkan, sistem perlu diguyur tiga kali sebelum menambahkan cairan pendingin baru.

Jika para pemilik ingin tahu tentang kinerja cairan-cairan penting mereka, analisis cairan dapat memberikan wawasan penting tentang kondisi cairan serta gambaran masalah potensial. Ini adalah proses yang sederhana bagi pemilik, terutama karena banyak dealer, menawarkan kit pengujian yang dapat dikirim untuk dianalisis.

“Pengujian mengidentifikasi kondisi keseluruhan cairan, ditambah kontaminan apa pun. Laporan tersebut memberi Anda petunjuk tentang masalah tertentu, seperti saringan udara yang tidak efektif atau bantalan yang memburuk. Satu sampel adalah cuplikan tepat waktu, tetapi nilai sebenarnya adalah trending – melakukannya berulang kali,” kata Battaglia. “Anda dapat menetapkan tren, lalu melihat analisis tren dari waktu ke waktu. Untuk oli mesin, kami menyarankan analisis setiap 250 jam; untuk oli hidrolik, kami sarankan setiap 500 jam; dan untuk pendingin, kami sarankan melakukannya setiap tahun.”

Hasilnya biasanya diterima dalam waktu 24 jam, memberikan beberapa rekomendasi pemecahan masalah dan masalah-masalah serius. Manfaat keseluruhan jangka panjang adalah pemeliharaan atau peningkatan nilai jual kembali – garis-garis tren yang detail mengenai masa pakai mesin, pemeliharaan dari waktu ke waktu dan kondisi mesin, catat Battaglia.

Cara terbaik untuk memastikan program perawatan cairan dan filter yang baik secara keseluruhan adalah dengan bekerja sama dengan dealer Anda, kata Hill. Dealer dapat menjadi bagian dari proses manajemen armada bagi pemilik dan memastikan bahwa perawatan dilakukan dengan benar, biaya dapat diprediksi, dan pemilik memahami sepenuhnya total biaya operasi untuk setiap alat berat. (Sumber: CASE Construction Equipment)

Related posts