Mengapa PT Probesco Disatama baru sekarang meluncurkan Case Excavator CX210B?


PT. Probesco Disatama akhirnya meluncurkan secara resmi produk baru, Case Excavator CX210B, ke pasar Indonesia. Alat ini diklaim sebagai excavator paling efisien bahan bakar dan berproduktivitas paling besar di kelasnya. Excavator anyar ini juga didesain untuk memberikan hasil kinerja yang maksimal, memiliki daya tahan yang tinggi, dengan jangkauan 8 hingga 80 metrik ton. Hal itu dipaparkan Gatot Herry Soeyanto selaku General Manager PT. Probesco Disatama saat peluncuran resmi produk tersebut di arena Pekan Raya Jakarta (JI-Expo) Kemayoran, Jumat (27/11/2015).
Tingginya tingkat penghematan pemakaian bahan bakar excavator ini, kata Gatot, karena mesin ini diperlengkapi dengan tangki yang ukurannya 20 persen lebih besar dari produk-produk competitor. Tidak Cuma itu, Excavator CX210B memiliki fitur auto stop refueling dan selector working mode yang memungkinkannya mampu mengkonsumsi bahan bakar sesuai kebutuhan alat.
Dari sisi perawatan, lanjut Gatot, Case Excavator CX210B sangat memanjakan pemilik (pengguna), karena mesin ini dibekali dengan fitur Extended Maintenance Bushings (EMS). Apa manfaatnya? “EMS mampu memberikan interval maintenance greasing hingga 1.000 jam dan greasing bucket link pins hingga 250 jam,” jawab Gatot. Fitur tersebut mampu mengurangi gesekan dan kebisingan pada kaki dan kepala boom saat mesin beroperasi. Berkat fitur EMS, alat berleher jenjang ini dapat menekan biaya perawatan rutin secara signifikan.
Case Excavator CX210B merupakan mesin keduk kelas 20 ton. Sesuai ukurannya, kata Gatot, Probesco memasarkan produk ini untuk pemain-pemain alat di sektor perkebunan, seperti kelapa sawit, dan konstruksi serta aplikasi-aplikasi lainnya sesuai kebutuhan para pengguna.
Probesco meluncurkan excavator ini saat industri pertambangan, khususnya batubara, sedang mengalami perlambatan menyusul terpuruknya harga komoditas. Usaha tambang lain, yaitu mineral, mati suri karena adanya larangan ekspor bahan mentah sejak tahun 2014. Di sektor perkebunan pertumbuhannya cenderung landai. Hanya bidang usaha konstruksi yang kelihatannya mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan seiring dengan dimulainya pengerjaan proyek-proyek infrastruktur publik Pemerintah. Kondisi ini mendorong para pemain alat, termasuk Probesco, mengubah orientasi pasar mereka dengan lebih fokus membidik sektor konstruksi (infrastruktur) dan juga perkebunan.
Alasan lain mengapa Probesco memasarkan CX210B sekarang adalah karena excavator kelas 20 ton lebih fleksibel dari segi aplikasi. Unit seperti ini berada di level tengah, antara mini excavator dan excavator besar, sehingga penggunaannya masih bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan pelanggan. Pembangunan jalan raya, high rise building, pelabuhan, bendungan, irigasi hingga pengolahan kebun, semuanya mengandalkan excavator level menengah.
Gatot mengatakan, Case Excavator CX210B merupakan produk unggulan karena telah terbukti dari pengalamannya selama ini di seluruh dunia, telah menunjukkan performa yang mumpuni, tangguh dan efisien. “Semuanya ini merupakan faktor-faktor yang selalu menjadi pertimbangan customer saat membeli, terlebih dalam situasi yang sedang mengalami perlambatan ekonomi seperti sekarang. Kami hadir untuk membantu kelancaran program pembangunan infrastruktur yang akan dijalankan,” ungkapnya optimistis.



















