Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
EquipmentFeatureTop News

Profit SANY Paruh Pertama 2016 Turun 48,6%

291
×

Profit SANY Paruh Pertama 2016 Turun 48,6%

Share this article
Example 468x60

sany septSany Heavy Industry Co. Ltd., salah satu pabrikan peralatan konstruksi terkemuka asal Tiongkok, menyatakan pendapatannya turun hampir 20 persen dan keuntungannya terpuruk hampir mendekati 50 persen pada paruh pertama tahun ini, yang dipicu oleh ketatnya persaingan di tengah-tengah kelesuan permintaan di segmen konstruksi baru.

Dialnsir dari situs caisin online (30/8), Sany mengalami penurunan pendapatan hingga 18, 5 persen ($1,68 miliar) pada paruh pertama tahun 2016, sementara profit-nya turun 48,6 persen menjadi sekitar US$20,7 juta selama periode yang sama.

ALTRAK

Kondisi tersebut disebabkan oleh penurunan permintaan mesin di pasar domestik dan berkurangnya investasi aset tetap, sementara penjualan di pasar internasional juga terhambat oleh kelesuan industri global.

Salah satu faktor yang menyebabkan menurunnya penjualan produk-produk Sany adalah mangkraknya pengerjaan berbagai proyek infrastruktur, seperti jalan raya, jembatan dan bendungan (dam) hingga pembangunan perumahan, apartemen dan gedung-gedung perkantoran di negeri tirai bambu itu. Padahal, sebelumnya terjadi ledakan pembangunan konstruksi dan pemerintah Cina membelanjakan miliaran dollar AS untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur tersebut. Tetapi, pertumbuhan itu kemudian berubah haluan seiring dengan jenuhnya pasar perumahan dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan melambat setelah mengalami pertumbuhan cepat selama bertahun-tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Cina turun dari sekitar 10 persen menjadi sekitar 7 persen saat ini.

Dari Januari hingga Juni investasi aset tetap di dalam negeri tumbuh 11 persen per tahun, lebih rendah dari kenaikan 12,5 persen tahun sebelumnya. Penjualan di pasar luar  negeri tidak banyak membantu bagi Sany tahun ini karena kontribusi penjualan dari pasar internasional 2,6 persen dibandingkan tahun lalu.

Tetapi Sany masih memimpin di pasar global untuk mesin-mesin besar dan berat. Sany juga terbantu dengan penjualan suku cadang. Penjualan suku cadang mesin concrete Sany, misalnya, mencapai nilai total US$5 miliar tahun lalu.

Baca Juga :  DUSASPUN dan Tantangan teknologi beton precast

Bagaimana dengan para pesaing SANY? Menurut laporan itu, Kalau dibandingkan dengan para pesaingnya, Sany masih mendingan. Menurut laporan itu, para rival Sany seperti Zoomlion dan  XCMG, profil mereka pada paruh pertama tahun ini terpuruk lebih dari 85 persen.

Meski pasar masih terus bergejolak, sejumlah kalangan melihat pasar barang-barang modal Cina mulai bangkit seiring dengan terus membaiknya kondisi perekonomian secara umum karena menemukan keseimbangan baru. Lv Ying, sekretaris asosiasi industri nasional untuk produsen-produsen peralatan konstruksi Cina mengatakan bahwa periode penurunan tajam itu adalah masa lalu. “Namun tidak jelas apakah industri I ni sudah keluar dari krisis itu atau belum?” ujarnya meragukan.

Sany sendiri menggambarkan kondisi sekarang ini seperti “di tengah-tengah suatu berada di tengah suatu situasi penuh gejolak, dengan tanda-tanda menuju kondisi yang stabil,” dengan merujuk pada permintaan terhadap produk-produknya seperti crane dan bulldozer yang terus meningkat.

Iklan Berca