26.6 C
Jakarta
Sep 22, 2020.
Mining EQ Mining Press Release Top News

Rigid Hauler Volvo R60D Libas Tambang Batu Bara di Sebuku

Rigid hauler Volvo R60D membantu kontraktor pertambangan batu bara PT Hillcon Jaya Sakti di Indonesia demi menaikkan produktivitas dan keuntungan di pulau Sebuku, Kalimantan Selatan.

Rigid hauler Volvo R60D di site PT Hillcon Jaya Sakti (Foto: VCE)

Daerah Kalimantan Selatan telah banyak berkontribusi menghasilkan batu bara hingga menghantarkan Indonesia menjadi salah satu produsen dan pengekspor batu bara terbesar di dunia. Salah satu dari sekian banyak kontraktor tambang yang mengeduk batu bara di wilayah tersebut adalah PT Hillcon Jaya Sakti yang didirikan pada tahun 1995.

Perusahaan kontraktor itu memulai kembali proyek pertambangan di sebuah pulau kecil, Sebuku, pada November 2019 dan langsung menghubungi Volvo Construction Equipment (Volvo CE) untuk bekerja sama. Sejak Januari 2020, rigid hauler R60D pun dipesan untuk dipasangkan dengan 10 unit articulated hauler A40F Volvo milik PT Hillcon untuk mengangkut hasil tambang.

“Tarikan yang bertenaga tanpa boros bahan bakar menjadi alasan utama kami memilih Volvo R60D,” kata Hersan, pemilik sekaligus CEO PT Hillcon Jaya Sakti, yang akrab disapa dengan nama depannya. “Kombinasi dua mesin hebat ini menghasilkan waktu siklus yang lebih cepat sehingga memangkas biaya produksi.”

Irit bahan bakar

Rigid hauler Volvo R60D (Foto: VCE)

Biaya yang dikeluarkan untuk pembelian bahan bakar tentu menjadi pertimbangan utama para pelanggan. Oleh sebab itu, Volvo R60D dirancang khusus untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar yang maksimal. Integrasi yang apik antara engine dan transmisi menghasilkan performa drivetrain yang gahar dengan perpindahan gigi yang halus dan kecepatan mesin yang konsisten. Sementara itu, load-sensing hydraulic berperan dalam menjaga aliran ke hydraulic tetap optimal agar tenaga powertrain tidak terbuang sia-sia.

“Mesinnya sangat bertenaga dan mudah untuk dikendalikan, sehingga manuvernya mengesankan,” ungkap Zaki yang bertugas sebagai operator.

Produktivitas yang lebih tinggi berkat daya tarikan yang terbesar di kelasnya yang memungkinkan Volvo R60D melibas medan berat dengan mudah pada kecepatan tinggi dan tetap stabil.

“Tambang kami memang belum memiliki medan yang curam saat ini, tetapi bisa berubah seiring berjalannya waktu. Untuk itu kami memilih alat berat yang mampu mengatasi medan curam agar siap bekerja dengan perubahan di masa depan,” ujar Hersan.

Selain tenaga dan kehandalan manuver Volvo R60D, operator di Hillcon juga menyukai sistem keamanan mesin ini. Kabin bersertifikasi FOPS yang terlindungi body canopy ROPS memanjakan operator dengan jangkauan penglihatan yang sempurna saat bekerja.

Fitur Volvo Smart View menyuguhkan operator dengan visibilitas hingga 360° berkat bantuan tiga kamera pada eksteriornya. Ketiganya bekerja menghasilkan tampilan mata burung untuk dilihat operator melalui monitor di dalam kabin.

Visibilitas superior ini membantu operator mengontrol mesin dengan meminimalkan risiko sehingga produktivitas yang lebih tinggi dapat diraih.

Performa dan profitabilitas

PT Hillcon tidak perlu mencemaskan terjadinya downtime secara tiba-tiba. Berkat desain yang kokoh serta dukungan servis dari dealer resmi Volvo CE, PT Indotruck Utama (ITU), dipastikan operasi armada Hillcon tetap stabil untuk meraih keuntungan tanpa henti. Mesin juga selalu siap bekerja selama 22 jam setiap harinya dalam dua shift seminggu penuh untuk memenuhi rata-rata hasil produksi yang mencapai 454 ton batu bara per jam.

“Sejauh ini tidak ada masalah dengan unit kami. Target produksi sebesar 60.000 ton batu bara per bulan juga selalu terpenuhi,” jelas Siswandi, General Manager bagian operasional alat berat di PT Hillcon. “Kami puas dengan kinerja tim ITU yang selalu memonitor performa unit dan memberikan dukungannya!”

Medan yang terpencil mendorong PT Indotruck Utama untuk mendirikan bengkel dengan teknisi yang siaga di lokasi dan suku cadang yang selalu tersedia. Itu berarti, jika ada kerusakan pada mesin, PT Hillcon tidak perlu menunggu teknisi yang harus melakukan perjalanan selama 10 jam dari ibu kota Kalimantan Selatan, Banjarmasin, menuju lokasi mereka.

“Saya sangat mengapresiasi dukungan dari ITU dan Volvo Indonesia yang telah membantu kelancaran proyek kami sejak awal. Terutama dukungan suku cadang purna jual dari dealer, hal yang paling kami butuhkan saat ini,” jelas Hersan.

“Percuma saja memiliki mesin yang efisien jika tidak siap pakai. Namun, rigid hauler Volvo R60D jelas berbeda karena bahan bakarnya irit, waktu siklus cepat, serta produktivitas luar biasa yang disempurnakan dengan dukungan gesit dari dealer ITU. Kami pun dapat memangkas biaya produksi per unitnya,” pungkasnya. #

719 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Related posts