27.2 C
Jakarta
6 Mar, 2021.

Self-erector Crane Potain: Cara Baru Membangun Rumah

Potain self-erector

Manitowoc memperkenalkan Potain self-erector crane yang dapat membantu kontraktor-kontraktor perumahan mengatasi jadwal yang ketat dan lokasi kerja yang sempit dengan membangun lebih baik, lebih cerdas, lebih cepat, dan lebih tenang – semuanya sekaligus mengurangi biaya-biaya. Berkat penggunaan alat ini, para kontraktor dapat membangun 50% lebih cepat dibandingkan peralatan konvensional seperti telehandler dan mobile crane. Manitowoc, produsen crane terkemuka dunia, memperkenalkan cara baru yang mudah, cepat dan efisien dalam membangun rumah dengan memperkenalkan self-erector crane atau tower crane yang berdiri sendiri dari Potain. Fungsinya serupa dengan tower crane konvensional, namun posturnya yang ringkas dan kemampuannya untuk berdiri sendiri menjadi pembeda dari mesin-mesin tradisional.

Dilansir dari Lectura Press (17/12), tower crane Potain yang bisa berdiri sendiri ini merupakan andalan industri konstruksi global dan terus memperkuat reputasinya di pasar pembangunan rumah tempat tinggal di seluruh dunia. Crane ini sangat serba guna karena dapat melakukan pekerjaan beberapa alat berat, mengurangi kebutuhan banyak tenaga kerja dan secara dramatis meningkatkan produktivitas di jobsite. Kontraktor-kontraktor yang sudah mengoperasikan mesin ini melaporkan proses pembangunan rumah 50% lebih cepat dengan menggunakan crane ini jika dibandingkan dengan peralatan konvensional seperti telehandler dan mobile crane.

Meninggalkan jejak yang kecil di tanah, self-erector Potain ini memiliki kapasitas yang cukup besar dan jangkauan yang luas untuk mengakses seluruh lokasi kerja. Waktu pemasangan yang cepat dan kemudahan operasi memungkinkan para operator untuk mengangkat dan menempatkan material-material prefabrikasi – seperti balok lantai, bagian dinding, dan rangka atap – langsung di tempat yang membutuhkannya.

Operasi alat angkat ini mengandalkan remote control radio, yang memungkinkan operator untuk tetap berada di tanah dan menjelajahi area kerja, meningkatkan visibilitas dan komunikasi mereka dengan kru-kru lainnya, sehingga menghasilkan tim yang lebih kompak dan produktif.

Dampak penggunaan self-erector crane dalam konstruksi rumah dapat mengubah cara perusahaan-perusahaan mendekati proyek-proyek. Contoh yang bagus adalah Pinetop Custom Homes (Pinetop), kontraktor rumah tinggal di McCall, Idaho. Perusahaan ini memulai dengan satu unit Potain Igo pada tahun 2004, menggunakannya sebagai pengganti knuckleboom crane untuk merakit bagian-bagian bangunan yang sudah dicetak (prefabrikasi). Saat ini, anak perusahaan Pinetop, Rocky Mountain Crane, yang juga berbasis di McCall, mengoperasikan 25 armada crane berdiri sendiri dari Potain, yang mencakup model Igo dan Hup.

Dari pengalaman pertamanya menggunakan unit-unit crane yang berdiri sendiri, Pinetop meyakini produk ini membantu para kru membangun dengan lebih hemat biaya. Kemudian perusahaan itu terus menambahkan unit-unit self-erector crane ke armadanya dan menggunakan crane-crane ini untuk membangun rumah-rumah dari bawah ke atas, termasuk berbagai lift penanganan material yang membantu para kru membangun lebih efisien. Akibatnya, perusahaan tersebut membangun seluruh rumah dengan unit-unit crane yang dapat berdiri sendiri dari Potain.

“Kami dapat membangun rumah 50% lebih cepat dengan tower crane yang berdiri sendiri dibandingkan dengan jenis peralatan lainnya,” kata Dusty Bitton, pemilik Pinetop.

Ia menambahkan, Potain self-erector crane cukup mudah mencapai lokasi kerja. Dengan yang berada di bagian bawahnya, alat ini dapat ditarik menuju jobsite. Cara kerjanya benar-benar ramah lingkungan karena tidak menimbulkan suara brisik maupun polusi gas buang. Alat angkat ini bertenaga listrik dan dioperasikan dengan menggunakan remote control. Potain self-erector crane benar-benar meningkatkan visibilitas dan mengambil berbagai material dengan presisi tinggi.

Hemat Tenaga Kerja

Tower crane berdiri sendiri dari Potain (Foto: Manitowoc)

Bitton menyoroti beberapa keuntungan lain yang dimiliki  self-erecting crane Potain dibandingkan mesin-mesin tradisional, seperti telehandler, forklift dan mobile crane. Dengan menggunakan crane yang berdiri sendiri, ia menjelaskan, hanya satu mesin yang dapat mengangkat berbagai material di seluruh lokasi kerja dari satu titik  tanpa pindah posisi. Juga, ada keuntungan dari sisi tenaga kerja, karena orang yang sama dapat sekaligus mengoperasikan dan memasang muatan, yang juga meningkatkan produktivitas. Dan karena operator dapat memindahkan muatan tepat di depan tempat mereka berdiri, jarak pandang dan akurasi juga semakin meningkat.

Pinetop saat ini menggunakan self-erecting crane Potain pada dua proyek rumah di Idaho – satu di McCall dan satu lagi di Stanley. Pada bangunan rumah McCall, self-erector telah memberi akses kepada para kru di area di mana peralatan lain tidak dapat masuk, yang sangat menguntungkan para pekerja dan mempersingkat jadwal proyek.

Self-erecting crane Potain telah memberi kru akses ke area yang sulit dijangkau yang topografinya tidak akan cocok untuk peralatan lain,” kata Bitton. “Crane ini telah memasang rangka-rangka kayu, bahan atap, kasau, panel langit-langit dan alur, yang menghemat waktu konstruksi sekitar dua bulan.”

Pada proyek kedua di Stanley, di pegunungan Sawtooth di Idaho tengah, Pinetop memilih crane Potain Hup 40-30 untuk membangun di lokasi terpencil. Alat ini menjadi pilihan yang sempurna untuk membangun rumah di atas punggung bukit dengan tenggat waktu yang ketat sebelum salju mulai turun di awal musim gugur. Karena keterbatasan lahan, tidak ada akses untuk peralatan lain di sisi selatan bangunan. Jadi, kru menggunakan self-erector untuk membongkar material, memasang rangka rumah itu dan menjangkau sisi rumah yang tidak dapat diakses siapa pun dengan cara lain.

“Rumah ini tidak dapat dibangun di lokasi ini dalam jangka waktu singkat yang kami miliki tanpa menggunakan Hup 40-30,” ujar Bitton. “Berita mulai menyebar tentang betapa lebih baik membangun dengan crane yang berdiri sendiri, dan berapa banyak waktu dan uang yang bisa dihemat.” (Sumber: Lectura Press)

Related posts