27.2 C
Jakarta
6 Mar, 2021.

Semangat Hilirisasi, PTBA Tandatangani HoA Produksi Karbon Aktif

Semangat hilirisasi sedang terjadi di BUMN pertambangan PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Setelah proyek gasifikasi batu bara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, kini anak usaha holding BUMN tambang MIND ID itu juga sedang mempersiapkan produksi karbon aktif dari bahan baku batu bara.

Pada Selasa (22/12/2020), PTBA menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan produsen dan pemasok karbon aktif Activated Carbon Technologies PTY, LTD (ACT) yang berbasis di Australia.

Karbon aktif adalah salah satu upaya hilirisasi di mana batu bara diolah dan mengalami proses aktivasi sehingga menjadi material yang di dalamnya terdapat banyak pori-pori yang berfungsi menyerap zat lain di sekitarnya.

Karbon aktif dapat dimanfaatkan untuk proses penjernihan dan pemurnian air, pemurnian gas dan udara, filter industri makanan, penghilang warna untuk industri gula dan MSG, hingga penggunaan di bidang farmasi sebagai penetral limbah obat-obatan agar tidak membahayakan lingkungan

Kesepakatan antara PTBA dan Activated Carbon Technologies PTY, Ltd berupa pemanfaataan karbon aktif yang akan diproduksi oleh PTBA. Dalam HoA ini, ACT bertindak sebagai calon offtaker karbon aktif yang akan diproduksi dan diolah PTBA di Tanjung Enim, Sumatra Selatan. Kualitas produk dan term komersial lainnya akan disepakati lebih lanjut oleh para pihak dalam perjanjian jual beli yang lebih rinci.

PTBA berencana membangun pabrik di Kawasan Industri Tanjung Enim (BACBIE) untuk memproduksi karbon aktif sebanyak 12.000 ton per tahun dengan mengolah sebanyak 60.000 ton batu bara per tahun.

Direktur Pengembangan Usaha PTBA Fuad IZ Fachroeddin mengatakan persiapan Front End Engeneering Design (FEED) untuk pabrik akan dimulai pada 2021.

“Ini kembali menjadi milestone bagi PTBA dengan penandatanganan HoA bersama Activated Carbon Technologies PTY, LTD yang akan menjadi offtaker 12 ribu ton karbon aktif per tahun. Diharapkan pada tahun 2023, realisasi pengapalan pertama karbon aktif dari Tanjung Enim ke pelabuhan di Australia dapat terwujud,” ujar Fuad dalam keterangan tertulis, Rabu (6/1).

Kerja sama ini merupakan bukti transformasi PTBA yang terus mendorong nilai tambah hasil pertambangan batu bara. #

Related posts