PT Mullamindo Tehnotrain Partsitama menawarkan jasa rekondisi dan fabrikasi bucket alat berat dengan harga yang terjangkau dan bergaransi pula.
Salah satu tantangan besar dalam industri alat berat adalah bagaimana mengelola berbagai suku cadang dan/atau komponen bekas pakai yang tercecer baik di lokasi kerja maupun di workshop untuk meminimalisir limbah yang merusak lingkungan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa mesin-mesin yang beroperasi di berbagai job site meninggalkan jejak-jejak limbah mulai dari gas buang yang disemburkan melalui knalpot, oli bekas hingga berbagai suku cadang dan/atau komponen yang rusak.
Banyak spare parts dan/atau komponen bekas pakai yang ditinggalkan begitu saja di lokasi kerja sehingga menjadi sampah yang merusak lingkungan. Padahal tidak sedikit dari barang-barang itu dapat digunakan kembali setelah diperbaiki (direkondisi). Attachment seperti bucket, misalnya, dapat memiliki usia pemakaian yang lebih lama kalau dipelihara dengan baik, dan difabrikasi ulang jika sudah rusak.

Khabar baiknya adalah upaya-upaya untuk mengurangi, memanfaatkan kembali dan mendaur ulang limbah – yang dikenal dengan istilah ‘ekonomi sirkular’ (circular economy) – sudah mengarah menjadi sebuah tren industri belakangan ini, termasuk pada industri alat berat di Indonesia. Melalui ekonomi sirkular pelaku-pelaku industri menjaga sumber daya tetap digunakan selama mungkin, memaksimalkan pemanfaatannya, kemudian memulihkan serta meregenerasi produk dan material pada tingkat akhir setiap umur pemakaian.
Salah satu indikasinya adalah bermunculannya perusahaan-perusahaan yang fokus melakukan rekondisi alat berat maupun komponen-komponennya. PT Mullamindo Tehnotrain Partsitama, misalnya, mendedikasikan dirinya untuk memperbaiki dan merekondisi bucket alat berat. Perusahaan yang didirikan pada 24 Agustus 2021 dan berkedudukan di Balikpapan, Kalimantan Timur ini memposisikan dirinya sebagai spesialis fabrikasi dan perbaikan bucket.
Mulyadi, salah satu pendiri PT Mullamindo Tehnotrain Partsitama, menjelaskan bahwa perusahaan ini memiliki basis pengalaman di bidang pengelasan dan fabrikasi alat berat lewat CV Global Thiesindo Perkasa yang dibentuk pada 18 Februari 2011. “Awalnya kami mengerjakan apa saja yang berkaitan dengan pengelasaan. Seiring waktu, kami mendapat pekerjaan perbaikan bucket mulai dari excavator kelas 10 dan 20 ton dari merek-merek seperti Hitachi, Komatsu dan lain-lain. Kemudian kami mendapat pekerjaan untuk perbaikan bucket unit-unit yang lebih besar, yakni kelas 40 ton, 80 ton, bahkan hingga 200 ton,” kenangnya menceritakan awal mula terjun di bisnis rekondisi ini.
Saat ini, lanjut pria yang berpengalaman bekerja di dealer alat berat terkemuka ini, PT Mullamindo Tehnotrain Partsitama lebih banyak menggarap unit-unit bucket besar dari mesin-mesin tambang batu bara. Hal ini sesuai dengan kondisi bisnis batu bara yang mengalami lonjakan luar biasa dalam dua tahun terakhir.
“Ketika bisnis tambang batu bara mengalami booming saat pandemi Covid-19, banyak kontraktor tambang kesulitan mendapatkan unit-unit bucket besar yang sesuai dengan tuntutan produksi mereka. Kami hadir untuk memperbaiki dan merekondisi unit-unit bucket yang sudah ada dan memfabrikasi bucket-bucket baru yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” kata Mulyadi.
Dia menambahkan, pendirian PT Mullamindo Tehnotrain Partsitama juga dimaksudkan untuk menjadi wadah bagi para spesialis welder yang mempunya skill di bidang rekondisi bucket, blade, dan heavy industry di Kalimantam Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya. “Kami ingin keahlian mereka dapat diterapkan di perusahaan kami dan membantu pertumbuhan bisnis pertambangan di Indonesia,” ujarnya.
Mengapa rekondisi bucket menjadi fokus utama PT Mullamindo Tehnotrain Partsitama? “Bucket adalah salah satu komponen penting alat berat, seperti excavator dan loader. Jika bucket tidak terawat (minim maintenance), hal itu akan sangat berpengaruh signifikan terhadap produksi dan efesiensi. Selain itu, bucket akan mengalami banyak masalah, seperti life time rendah, sering gonta ganti dan rusak.”
Khusus alat berat excavator untuk pekerjaan tambang, bucket merupakan ujung tombak dengan jam kerja yang tinggi. Artinya, penggunaan bucket maksimal, sehingga rentan mengalami kerusakan. Untuk itu, perlu disediakan bucket cadangan sehingga bucket yang rusak direkondisi. “Kami membantu memaksimalkan operasi excavator tambang dengan merekondisi bucket-bucket yang rusak,” kata Mulyadi sembari menambahkan bahwa pasar perbaikan bucket alat-alat tambang cukup besar saat ini di Indonesia.
Namun, dia mengingatkan bahwa pekerjaan perbaikan bucket peralatan tambang membutuhkan skill tinggi karena menuntut penggunaan jenis material yang benar dan tidak boleh melebihi toleransi berat bucket itu sendiri. Selain itu, prosedur proses pengelasan (SOP), kualitas dan kerjanya bersentuhan dengan bermacam-macam material. Kapasitas dan berat bucket rekondisi juga harus disesuai dengan spesifikasinya serta ada hitungannya.
“Jika bucket tidak direkondisi dengan benar dan sesuai dengan SOP, cost produksi akan meningkat secara signifikan karena harus membeli bucket baru yang harganya cukup tinggi. Hal ini dapat menyebabkan terjadi kerugian (over cost) dari plan yang sudah ditentukan. Oleh sebab itu, kerusakan bucket yang terjadi jangan sampai parah. Kami memberikan solusi untuk rekondisi dengan SOP yang sesuai harapan, menambah life time yang cukup signifikan setelah dilakukan, disesuaikan dengan kondisi area di mana digunakan dan harga perbaikan yang bisa diterima oleh customer,” kata Mulyadi dengan sedikit berpromosi.
Menyinggung manfaat terpenting rekondisi bucket, menurut Mulyadi, yang paling utama adalah memberikan efisiensi biaya perawatan dan masa pakai bucket yang makin lama. Selain itu, mechanical avaibility unit akan rendah, serta pemakaian bucket yang lebih terencana dan terukur.
Mulyadi menambahkan, unit-unit bucket yang direkondisi oleh PT Mullamindo Tehnotrain Partsitama sudah dilengkapi dengan Wear Protection sehingga tahan abrasive untuk meningkatkan life time dengan hours meter yang cukup tinggi. Tidak hanya itu, perusahaan ini juga menggunakan material dengan Hight Structural Strenght untuk memproteksi hentakan ketika bucket beroperasi. Hal ini juga akan membuat masa pakai bucket lebih lama.
Kami berikan garansi selama bulan atau 3000 jam, tergantung mana yang dicapai lebih dahulu, dan rekondisi mengikuti SOP. Klaim dilengkapi dengan report dan foto yang jelas.
Unit-unit bucket yang direkondisi perusahaan ini juga bergaransi. Menurut Mulyadi, hal ini menunjukkan komitmen perusahaannya bahwa kualitas pengelasan dipertanggungjawabkan. Garansi diberikan selama 6 bulan atau 3000 jam, tergantung mana yang dicapai lebih dahulu. Klaim harus dilengkapi dengan report dan foto yang jelas. “Kami terbuka untuk berdiskusi atau berkonsultasi. Tidak hanya itu, kami juga menyediakan laporan rutin dan harga yang dapat dipercaya, kompetitif dan menarik bagi para customer. Kami ingin customer dan kami sama-sama happy karena para pelanggan kami anggap sebagai partner dan kami ingin bisnis berlangsung lama,” pungkasnya. @























