Alat Berat
Business Press Release Technology Top News Truck

Volvo CE menguji prototipe truk bertenaga hidrogen pertama di dunia

Volvo HX04 diklaim sebagai prototipe truk artikulasi bertenaga sel bahan bakar pertama di dunia. Foto: Volvo CE

Produsen-produsen alat berat makin giat mengembangkan beberapa bahan bakar alternatif untuk dikonsumsi oleh mesin-mesin mereka. Bahkan beberapa dari mereka sudah sampai pada tahap uji coba di lokasi kerja pelanggan sebelum dipasarkan secara komersial. Volvo Construction Equipment (Volvo CE), misalnya, telah mengumumkan dimulainya pengujian prototipe alat angkut artikulasi (articulated hauler) Volvo HX04 yang menggunakan sel bahan bakar pertama di dunia.

Pabrikan asal Swedia itu mengatakan hasil proyek itu akan memberikan wawasan-wawasan penting mengenai kemungkinan-kemungkinan yang disediakan oleh hidrogen dan sel-sel bahan bakar.

Perusahaan ini sudah memiliki serangkaian peralatan konstruksi bertenaga listrik terbesar di industri ini, namun Volvo CE juga  menjajaki opsi-opsi bahan bakar alternatif lainnya, seperti hidrogen.

Carolina Diez Ferrer, kepala program rekayasa lanjutan Volvo CE, mengatakan: “Meskipun masih sebagai prototipe awal, inovasi ini akan memberikan wawasan-wawasan berharga tentang peluang-peluang hidrogen dalam transformasi energi bersama solusi-solusi baterai-listrik. Kami percaya bahwa dengan mengeksplorasi berbagai teknologi dan bekerja dalam kemitraan, kami dapat menciptakan jalan terbaik ke depan untuk mendekarbonisasi industri peralatan konstruksi.”

Volvo HX04 di-charge dengan hidrogen 12kg dalam waktu sekitar tujuh setengah menit, memungkinkannya beroperasi selama kurang lebih empat jam.

Volvo HX04 merupakan hasil proyek penelitian yang berjalan antara 2018 dan 2022, dengan pendanaan dari FFI, kolaborasi nasional antara Swedish Innovation Agency VINNOVA, Swedish Energy Agency, dan Swedish Transport Administration, untuk mendukung penelitian, inovasi, dan pengembangan strategis kendaraan yang berkelanjutan.

Mitra-mitra yang terlibat dalam proyek ini adalah Volvo CE, RISE Research Institutes of Sweden, yang menyediakan kompetensi spesialis dalam pengembangan dan keselamatan driveline, dan PowerCell Sweden, pengembang solusi tenaga hidrogen-listrik berbasis sel bahan bakar. Para insinyur pada Pusat Teknologi di Eskilstuna, Swedia, telah berkontribusi dengan pengembangan perangkat lunak dan pengetahuan yang dikumpulkan melalui laboratorium uji sel bahan bakarnya.

Volvo HX04 belum tersedia secara komersial – Volvo mengatakan pihaknya mengharapkan komersialisasi mesin-mesin bertenaga hidrogen ini pada paruh kedua dekade ini. Sumber: Volvo CE

Berita Terkait