29.7 C
Jakarta
Agu 7, 2020.
Mining Press Release Top News

ABM Investama Raih Kontrak Jasa Pertambagan Senilai Rp385,68 Miliar

ilustrasi operasi tambang batubara (Foto Ist)

Kabar baik di tengah pandemi Covid-19. PT ABM Investama Tbk melalui anak usahanya yang bergerak di bidang jasa pertambangan PT Cipta Kridatama (CK) mendapatkan kontrak jasa pertambagan senilai Rp384,68 miliar. Kontrak tersebut berasal dari  PT Berkat Murah Rejeki (BMR) yang memiliki tambang batu bara di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kontrak ini berlaku untuk seumur tambang,” ujar Rindra Donovan, Sekretaris Perusahaan ABM Investama dalam laporan keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/6).

Rindra menjelaskan dalam kontrak kerja sama ini  CK akan memberikan jasa penambangan untuk pengupasan lapisan tanah atau Overburden Removal, penyewaan alat berat, dalam mencapai target volume sekitar 12,6 juta bank cubic metre (BCM).

CK tampaknya masih optimis tahun ini akan menambah kontrak baru jasa pertambangan.  Dihubungi Equipment Indonesia, Rindra mengatakan fokus CK adalah mendapatkan kontrak seumur tambang. “Harapannya, 1-2 tambang life of mine di tahun ini,” ujarnya.

Di tengah kondisi kelesuan ekonomi saat ini akibat pandemi Covid-19 yang juga berdampak pada industri pertambangan, Rindra mengatakan pihaknya tetap optimis. “Dengan strategi Mining Value Chain yang kita jalankan, jasa pertambangan yang dimiliki grup ABM akan bekerja, selama permintaan batu bara masih tetap ada,” ujarnya.

Pada tahun 2019 lalu, ABM Investama melalui CK juga mendapatkan sejumlah kontrak baru. Pada Desember 2019 misalnya  CK mendapatkan kontrak jasa pertambangan dengan PT Binuang Mitra Bersama Blok Dua. Nilai kontraknya mencapai US$590,45 juta untuk area tambang seluas 2.280 ha di kecamatan Bungur dan kecamatan Salam Babaris, kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Kontrak ini berlaku untuk 10 tahun.

Sebelumnya pada Juni 2019, CK juga mendapatkan kontrak jasa pertambagan dari perusahaan batubara PT Multi Harapan Utama (MHU) senilai US$337 juta. Lokasi pertambangan MHU terletak di Kutai Kertanegara dan Samarinda, Kalimantan Timur.

Dalam kerja sama  ini  CK akan membantu kegiatan usaha pertambangan MHU dalam bentuk penyewaan alat berat serta pemindahan material penutup (overburden removal) yang ditargetkan mencapai 36 juta Bcm (Bank Cubic Metre) tiap tahun dengan jangka waktu kerjasama maksimum selama 5 tahun.

Pada Februari 2019, CK juga mendapat kontrak sebesar US$114 juta dari PT Muara Alam Sejahtera (MAS) untuk area tambang yang terletak di Merapi, Lahat, Sumatera Selatan. Kontrak ini berlaku selama tiga tahun. EI

87 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Related posts