JCB ikut menyumbang kegiatan penanaman 5000 bibit pohon kayu putih di area bekas tambang yang sedang direklamasi.
Airindo – JCB mengambil bagian dalam kegiatan penghijauan kembali dengan ikut menyumbang penanaman 5000 bibit pohon kayu putih di area tambang yang sedang direklamasi, yang dilakukan pada lokasi bekas tambang batu di daerah Klaten, Jawa Tengah, Kamis (5/10/2017). Acara tersebut dihadiri oleh Tom Cornell, Managing Director JCB untuk kawasan Asia Tenggara, dan Rahadian Mahendra selaku President Director PT Airindo Sakti.
Kegiatan penghijauan ini dilakukan bersamaan dengan acara “JCB Customer’s Day” yang dihadiri para pelanggan JCB dari wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Diselenggarakan selama dua hari, 4-5 Oktober 2017, pada hari pertama para peserta berkumpul di Hyatt Regency Hotel, Yogyakarta, untuk mengikuti presentasi produk dan servis dari tim Airindo – JCB. Pada hari berikutnya, mereka diboyong ke lokasi penambangan batu di daerah Klaten untuk menyaksikan langsung aksi dua unit JS205 SC/LC tracked excavator. Mereka juga berkesempatan untuk mengetes langsung kemampuan alat-alat ini di sektor quarry, baik untuk pengedukan (penggalian) maupun untuk pemecahan batu.
Rahadian Mahendra menjelaskan, excavator JS205 merupakan excavator kelas 20 ton yang disainnya sangat cocok dengan kondisi medan kerja di Indonesia. “Selain medan kerja yang berat, kualitas bahan bakar di Indonesia hingga kini juga dikenal kurang baik. Namun, engine excavator ini tidak bermasalah dengan kondisi tersebut. Bahkan pemakaian bahan bakarnya cukup efisien,” ungkapnya saat membuka acara “Airindo – JCB Customer’s Day” ini. Sebab itu, ia menilai kegiatan penghijauan tersebut sejalan dengan desain JS205 yang mengusung konsep go green.
David Purba, Dealer Business Manager JCB untuk area Jawa, menjelaskan bahwa JS205 menggunakan engine manual (mechanical engine in-line) yang sudah teruji dengan menggunakan solar yang kurang bersih. Alhasil, engine-nya tidak bermasalah sama sekali. Khusus untuk excavator JCB kelas 20 ton, motor penggeraknya adalah Cummins Engine (6BT 5.9 C) dengan sistem manual (mechanical), 140 HP, Tier 0. Engine ini menggunakan sistem kontrol tanpa komputer (non-computerised control system).
Selain itu, David menambahkan, desain rangkanya kokoh dengan menggunakan komponen-komponen dari industri terkemuka dan sesuai dengan standar global. Selain engine, excavator ini menggunakan komponen-komponen utama yang banyak dipakai oleh excavator-excavator yang sudah populer di Indonesia, seperti pompa Kawasaki, sehingga memberikan kemudahan dalam operasi dan servis.
Sebagaimana produk-produk JCB yang lainnya, JS205 tracked excavator dirancang untuk memberikan kemudahan dalam hal servis dan perawatan. “Interval servis dan perawatannya panjang. Komponen-komponen yang memerlukan servis rutin mudah diakses. Sistem pelumasannya dilakukan setiap 1000 jam, sehingga sangat menghemat biaya dan waktu. Bandingkan dengan produk kompetitor yang harus di-grease setiap 250 atau 500 jam,” David menjelaskan, plus garansi suku cadang hingga 4000 jam atau dua tahun.
Fathoni, salah seorang customer Airindo – JCB asal Blora, Jawa Tengah, yang baru saja membeli dua unit JS 205, mengakui kehandalan excavator-excavator JCB ini. Dibeli sejak Juli lalu dan langsung tancap gas dengan dioperasikan pada tambang quarry miliknya, hingga kini mesin-mesin tersebut belum pernah menghadapi persoalan apapun. “Performa dan kondisinya masih seperti sedia kala, tidak pernah rewel, dan pemakaian bahan bakarnya cukup efisien,” ungkapnya kepada Equipment Indonesia. Puas dengan kinerja unit-unit yang sudah ada mendorong Fathoni untuk memperkuat armadanya dengan menambah dua unit JS205 lagi.
David menuturkan bahwa excavator JCB JS205 diluncurkan pertama kali pada tahun 2013. Alat ini dikembangkan secara khusus untuk pasar di negara-negara Asia, Timur Tengah dan Amerika Latin. “Excavator JS205 mudah dioperasikan dan dirawat, serta biaya operasional yang makin efisien. Engine-nya sudah didisain untuk melakukan lebih banyak pekerjaan berat daripada yang pernah ada sebelumnya dan cocok untuk para customer yang mengoperasikannya pada proyek-proyek konstruksi dalam kondisi lingkungan yang beragam,” paparnya tentang konsep disain excavator ini.
Excavator JCB JS205 menyediakan dua cara (mode) kerja, yakni Power (P) dan Economy (E). Pilihan Economy mode difungsikan untuk menghemat pemakaian bahan bakar dengan produktivitas yang optimal. Sedangkan Power mode digunakan untuk operasi berat yang menuntut penggunaan tenaga engine yang kuat dan aliran pompa yang kencang untuk operasi yang lebih produktif. Selain itu, juga tersedia fitur auto idler untuk menghemat pemakaian bahan bakar selama engine idle pada kecepatan tinggi.



















