34.8 C
Jakarta
Nov 26, 2020.
Mining EQ Top News

Armada Volvo CE Membuktikan Janjinya

Operasi armada Volvo CE terbukti sanggup memangkas biaya produksi per ton pada salah satu tambang batu bara di Indonesia.

Barisan rigid hauler R60D Volvo yang memperkuat armada peralatan tambang batubara PT Manado Karya Anugrah (Foto: EI)

PT Manado Karya Anugrah (MKA), pada April 2019, membeli 19 unit produk Volvo Construction Equipment yang terdiri dari 10 rigid hauler R60D, 6 unit articulated hauler A40G, dan 3 unit excavator EC750DL. Mesin-mesin tersebut dikenal berkat produktivitas dan uptime yang optimal. Alat-alat berat itu dipercayakan untuk menangani penggalian overburden pada tambang batu bara yang digarap perusahaan kontraktor itu di daerah Kalimantan Timur. Mesin-mesin Volvo CE tersebut digunakan untuk mendongkrak pencapaian target produksi sebesar 1 juta BCM setiap bulannya.

Menurut sang pemilik, Rafiuddin Djamir, mesin-mesin Volvo CE dipilih karena sudah terbukti produktivitasnya dan mesinnya bandel. “Mengingat kondisi lokasi tambang yang ekstrem, kami memerlukan alat berat yang andal dan tangguh. Armada Volvo sanggup membantu memangkas biaya per ton yang kami keluarkan,” ungkap pria yang akrab disapa Haji Uddin ini.

Lokasi tambang batu bara milik MKA ini memiliki tingkat kemiringan yang berbeda-beda sehingga ruang untuk bermanuver bagi peralatan berat sangatlah terbatas. Namun, hebatnya, rigid dan articulated hauler Volvo CE tetap lincah dan tangkas dalam mengerjakan tugas.

“Operator-operator kami menyukai kecepatan mesin-mesin ini saat diajak menanjak. Tenaganya lebih andal jika dibandingkan dengan merek lain,”  Haji Uddin menambahkan.

Dia mencontohkan rigid hauler Volvo R60D yang memang memiliki tarikan tenaga terbesar di kelasnya, sehingga tidak heran jika alat ini mudah sekali menaklukkan tanjakan curam. #

Uptime yang mengesankan

Salah satu dari 6 unit articulated hauler A40G milik PT Manado Karya Anugrah

Uptime yang prima menjadi kunci sukses mesin-mesin Volvo CE di lokasi tambang. Beroperasi secara shift selama 22 jam tiap harinya jelas tidak memberi ruang tolerasi terhadap downtime yang berujung pada menurunnya profitabilitas.

“Mesin-mesin Volvo CE selalu siap untuk bekerja. Fitur-fitur yang tersedia ditambah dukungan yang sangat baik dari dealer sangat kami apresiasi,” tegas Rafiuddin Djamir.

PT Manado Karya Anugrah membeli satu unit armada mereka dari PT Indotruck Utama yang merupakan distributor resmi Volvo CE di Indonesia.

“Sejauh ini kami hanya menemui beberapa masalah minor. Namun, dukungan penuh dan respons yang cepat dari dealer membuat kami bisa menjalankan bisnis dengan tenang,” ujarnya.

Sebelumnya, PT Manado Karya Anugrah memiliki beberapa unit wheel loader Volvo L260H yang dioperasikan pada tambang emas mereka di Sulawesi Selatan.

“Secara keseluruhan, kami sangat puas dengan produktivitas dan uptime armada Volvo, termasuk dukungan purna jual dari jaringan dealer di seluruh Indonesia. Dua hal inilah yang menurut kami berperan penting dalam meminimalkan biaya per ton dan mendongkrak profit bisnis kami. Kami berharap dapat terus menjalin kerja sama dengan Volvo,” pungkasnya. #

58 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts