Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
LubricationTop News

ASPINDO dan PERTAMINA Lubricants Gelar Seminar Teknis Nasional di Kendari

239
×

ASPINDO dan PERTAMINA Lubricants Gelar Seminar Teknis Nasional di Kendari

Share this article
Direktur Eksekutif ASPINDO Bambang Tjahjono (Sumber foto: ASPINDO)
Example 468x60

JAKARTA, Equipment Indonesia – ASPINDO (Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia) bekerja sama dengan PERTAMINA Lubricants menggelar seminar teknis nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Rabu 10 Desember 2025 mendatang.

Seminari bertajuk Efisiensi dan Produktivitas Operasional Kontraktor Mineral dan Hauling Berbasis Good Mining Practices ini akan dikupas tuntas oleh tiga pembicara berkompeten baik secara ilmu maupun praksis lapangan.

ALTRAK

Dalam pernyataan tertulis ASPINDO yang diterima Equipmentindonesia.com di Jakarta, Senin 8 Desember 2025 disebutkan, seminar ini digelar karena pesatnya pertumbuhan pertambangan di Sulawesi Tenggara.

Hal itu mendorong meningkatnya operasi alat berat, padatnya jalan hauling, dan bertambahnya jumlah operator baru di wilayah tersebut. Pada saat bersamaan, tantangan operasional yang dihadapi para kontraktor juga semakin kompleks.

Lebih jauh disebutkan, tantangan-tantangan tersebut adalah medan operasional yang berbukit dan dinamis, curah hujan tinggi yang mempengaruhi kualitas jalan hauling, konsumsi bahan bakar yang meningkat, downtime (waktu berhenti kerja) alat berat akibat beban kerja ekstrem, dan tingginya tuntutan keselamatan kerja.

“Di tengah kondisi tersebut, penerapan Good Mining Practices (GMP) menjadi keharusan. GMP memastikan operasi tambang dijalankan secara efisien, aman, bertanggung jawab, dan memperhatikan dampak lingkungan serta social,” sebut ASPINDO dalam pernyataannya.

Lebih jauh dikatakan, “ASPINDO juga menyampaikan keprihatinan dan empati mendalam kepada masyarakat yang terdampak banjir besar di Sumatra baru-baru ini. Peristiwa tersebut mengingatkan pentingnya tata kelola lingkungan dan operasional yang baik, karena penyimpangan terhadap prinsip GMP dapat meningkatkan risiko bencana dan membawa dampak signifikan bagi masyarakat sekitar tambang.”

Dengan seminar ini, ASPINDO berharap dapat meningkatkan kompetensi para kontraktor terutama pada aspek efisiensi alat, stabilitas operasi hauling, dan keselamatan merupakan fondasi penting agar insiden serupa tidak terjadi di
wilayah lain, termasuk Sulawesi Tenggara.

Baca Juga :  Fat Truck Rilis Model Pickup Amfibi Untuk Industri Utilitas

Direktur Eksekutif ASPINDO Bambang Tjahjono mengatakan, kontraktor dan perusahaan hauling adalah tulang punggung operasional tambang. Karena itu efisiensi, keselamatan, dan keandalan alat di lapangan menentukan daya saing dan keberlanjutan industri pertambangan nasional.

“ASPINDO berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas teknis kontraktor lokal agar mampu menjawab tantangan industri yang semakin kompleks, terutama di wilayah dengan pertumbuhan cepat seperti Sulawesi Tenggara,” pungkas Bambang Tjahjono. ***

Sumber: ASPINDO

Iklan Berca