Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Kementerian Perindustrian meninjau fasilitas produksi PT Pertamina Lubricants di Gresik, Jawa Timur. Ada apa?

PT Pertamina Lubricants terus berupaya untuk meningkatkan produksi pelumas dengan kualitas prima guna memenuhi kebutuhan pasar di dalam dan luar negeri. Untuk itu, dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan, termasuk salah satunya adalah Kementerian Perindustrian yang telah mengunjungi Production Unit Gresik (PUG), Kamis (25/3).
Di dampingi oleh Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants, Andria Nusa, Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Kemenperin Harjanto meninjau fasilitas produksi PT Pertamina Lubricants di Gresik, Jawa Timur. Fasilitas produksi ini sudah beroperasi sejak tahun 2008 dengan kapasitas 120.000 KL per tahun.
Saat ini Production Unit Gresik (PUG) sudah menggunakan teknologi terkini, yakni Automatic Blending Plant dan Inline Blending untuk menghasilkan pelumas berstandar internasional bagi industri dan otomotif.
Ikut serta dalam kunjungan itu Direktur Industri Kimia Hilir, Toeti Rahajoe dan Sesditjen IKTA, Setio Hartono. Dalam kesempatan itu mereka mendapatkan pemapaaran mengenai alur produksi, tahapan quality control dan juga laboratorium pelumas yang dimiliki oleh PT Pertamina Lubricants secara rinci.
PT Pertamina Lubricants merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola usaha pelumas otomotif dan industri serta base oil untuk pasar domestik dan internasional yang tersebar di Asia, Afrika dan Australia. Pertamina Lubricants mengoperasikan 3 unit produksi di Gresik, Cilacap dan Jakarta serta 1 unit produksi di Thailand dengan total kapasitas lebih dari 535 juta liter per tahun. Produk Pelumas Pertamina telah mendapatkan pengakuan dari dunia Internasional.EI



















