
Saat ini Heli Forklift sedang berusaha keras menjadi Top 5 brand forklift terbesar di dunia – Freeo Hua, Managing Director Heli South East Asia Center.

Percepatan pemulihan kondisi perekonomian Indonesia paska pandemi Covid-19 berdampak positif terhadap penjualan alat angkat jenis forklift (forklift truck). Permintaan alat angkat jenis ini terus meningkat seiring dengan kian ramainya aktivitas bisnis logistik di pelabuhan, gudang, pabrik, ekspedisi, supermarket, dan masih banyak lagi. Alat ini memainkan peran penting dalam memobilisasi barang-barang di tempat-tempat tersebut.
Salah satu perusahaan yang merasakan pertumbuhan pasar forklift di Indonesia belakangan ini adalah PT. Karenu Indah. Yuki Davis, Presiden Direktur PT. Karenu Indah, mengatakan bahwa pasar alat angkat jenis forklift di Indonesia tahun ini sudah kembali ke kondisi seperti sebelum pandemi. Pada awal pandemi, penjualan forklift sempat jeblok. Kemudian terjadi pertumbuhan sedikit demi sedikit sejak tahun 2020, 2021 hingga sekarang ini.
Yuki menjelaskan bahwa pertumbuhan populasi forklift lebih terkait dengan perkembangan industri logistik karena alat ini banyak digunakan untuk mengangkat dan memindahkan barang-barang dalam jarak dekat di pelabuhan, pergudangan, pabrik dan lain-lain.

PT. Karenu Indah merupakan salah satu dealer forklift merek Heli di Indonesia. Heli merupakan merek forklift truck terkemuka asal China yang menjadi pemimpin pasar di China. Di Tanah Air Heli termasuk salah satu pemain besar.
Menjelaskan keunggulan-keunggulan forklift Heli, Yuki mengatakan pabrikan ini memproduksi sendiri berbagai komponen penting (engine drivetrain, transmisi hingga steering axle) hingga suku cadang. Heli juga melakukan kontrol kualitas yang ketat atas semua produknya.
“Heli menghasilkan produk-produk yang lengkap. Heli sudah memiliki assembly line sendiri untuk produksi, dan memiliki konsistensi tinggi dalam menunjang fasilitas purna jualnya (after sales services),” ungkapnya sembari membandingkan brand-brand lain yang hanya merakit komponen-komponen dan suku cadang yang dipasok oleh vendor-vendor lain sehingga sering terjadi mismatch saat memesan suku cadang meski nomor serinya sesuai.
Menurut Yuki, Heli benar-benar ‘care’ dengan dealer-dealernya yang tersebar di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. “Pabrikan ini sangat responsif terhadap masukan-masukan dari para customer. Kalau ada feed back dari para end user tentang salah satu komponen yang kurang stabil, maka kami akan menyampaikan masukan itu ke pabrik, dan langsung ditindaklanjuti.”
Di China sendiri, lanjut Yuki, Heli menguasai pangsa pasar lebih dari 25-30 persen. Sementara jumlah ekspor terakhir sekitar 125 ribu unit. Berdasarkan catatan resmi pada tahun 2011, Heli mengekspor lebih dari 75 ribu unit forklift, dan 10 tahun kemudian jumlahnya sudah mencapai lebih dari 125 ribu unit.
Yuki optimis Heli memiliki prospek pertumbuhan yang bagus di Indonesia karena selain menggarap pasar domestik, pabrikan ini juga menyasar pasar global. Dan untuk mendukung penjualan produk-produknya di berbagai belahan dunia, Heli membangun Country Center di sejumlah kawasan, seperti Heli Southeast Asia Center di Thailand, Country Center Perancis untuk kawasan Eropa, dan Country Center Atlanta untuk pasar AS. Upaya-upaya tersebut menunjukkan konsistensi Heli yang fokus sekali di bisnis forklift.
Ketika ditanya mengenai upaya-upaya persiapan PT. Karenu Indah dalam menghadapi tahun 2023 yang katanya menjadi ‘tahun gelap’, Yuki menyatakan tidak akan gentar karena sudah teruji dalam beberapa kali krisis selama ini.
“Kami pernah mengalami dampak akibat gejolak kurs. Tetapi yang membuat kami mampu 10 tahun berdiri adalah karena kami fokus di satu bisnis forklift saja, sehingga cashflow kami terpakai di tempat yang memang terkontrol. Cashflow sangat fokus. Heli menjadi core business kami sehingga membuat kami dapat terus bertahan. Pertumbuhan bisnis kami stabil. Tidak demi mencari keuntungan lebih besar – mungkin pemain-pemain lain mengambil barang-barang yang high profit – namun kami hanya mengambil barang jualan yang lebih sesuai dengan arahan core business Heli sendiri,” urainya.
Hal itu dibenarkan Sales Manager Southeast Asia, Wanggao, yang bermarkas di Thailand. “PT. Karenu Indah sudah sudah 11 tahun bermitra dengan Heli dan performanya tetap bagus. Karenu berhasil melewati masa pandemi karena dua keunggulannya, yakni fokus dan professional. Perusahaan ini fokus pada core business-nya sebagai dealer forklift Heli. Tidak ada konflik selama ini. Heli juga didukung oleh tim sales dan servis yang profesional, memiliki persediaan spare parts yang lengkap, dan pelayanan purna jual yang berkualitas,” terangnya sembari mengingatkan untuk terus meningkatkan data base pelanggan dari berbagai segmen dan meningkatkan kualitas layanan purna jual sekaligus meningkatkan kualitas customer satisfaction demi memenangkan kepercayaan yang lebih banyak lagi.

Heli memberikan dukungan penuh kepada dealer-dealer dan para pelanggan lokal di Indonesia. Tim dari Heli Southeast Asia Center di Thailand selalu melakukan kunjungan rutin ke Indonesia untuk memberikan support kepada para dealer dan pelanggan, seperti yang dilakukan Managing Director Heli South East Asia Center, Freeo Hua dan Wanggao selaku Sales Manager di Southeast Asia, Principal Office di Thailand baru-baru ini.
“Tim dari Heli Southeast Asia Center di Thailand secara rutin berkunjung ke Indonesia untuk memberik support kepada para dealer dan customer kapanpun dibutuhkan,” ujar Yuki. Ia menambahkan, Heli Center memiliki gudang seluas 5-6 ribu meter persegi di Thailand, dan diisi sekitar seribu unit stok.
Freeo Hua menilai Indonesia sebagai negara yang sangat dinamis, sehingga memiliki prospek bisnis forklift yang bagus. Dia yakin pasar forklift di Indonesia berpotensi untuk terus tumbuh karena makin meningkatnya jumlah populasi berusia muda yang terus berinovasi untuk mengembangkan bisnis-bisnis baru. “Banyak industri terus bertumbuh di sini, seperti e-commerce, logistik atau pergudangan. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga terus berekspansi, dengan tingkat pertumbuhan cukup tinggi, dan menjadi yang terdepan di antara negara-negara Asia Tenggara lainnya,” kata Freeo Hua kepada Equipment Indonesia saat ditemui di kantor Karenu awal November silam.
Menghadapi persaingan yang makin ketat di pasar forklift Indonesia karena jumlah pemainnya yang terus bertambah, terutama yang datang dari Tiongkok, ia mengatakan Heli adalah produsen yang sangat fokus dan profesional di sektor forklift. Berbeda kalau dibandingkan dengan industri kecil atau assembling house forklift merek lainnya di Tiongkok. “Mereka tak memiliki kemampuan dalam self-manufacturing komponen-komponen penting seperti Heli. Heli menghasilkan product range terbesar,” ungkapnya.
Di samping itu, ia melanjutkan, Heli berpengalaman selama lebih dari 20 tahun mempenetrasi di pasar Indonesia dengan produk-produk yang handal dan harga yang lebih kompetitif. Heli juga fokus mengembangkan jaringan dealer sekaligus memastikan ketersediaan layanan purnajual yang tepat dan cepat kepada seluruh end-user.
Heli juga terus mengikuti tren pasar dengan mengembangkan produk-produk baru yang lebih ramah lingkungan, seperti forklift lithium. “Kami optimis dapat mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar, terlebih dalam kaitannya dengan pengembangan forklift yang menggunakan bahan bakar lithium. Forklift Heli Lithium akan jauh lebih potensial untuk memperbesar kemajuan kami di pasaran,” ujarnya meyakinkan.
Menurut Freeo Hua, ada tiga keunggulan yang menjamin Heli tetap menjadi brand forklift terdepan di Tiongkok dan di kawasan Asia Tenggara? Pertama, Heli adalah perusahaan yang sangat profesional dan kompeten dalam pabrikasi forklift. Berbeda dari kompetitor-kompetitor lainnya, Heli memiliki product ranges yang lengkap. Tidak terbatas hanya dari tipe-tipe mesinnya, tetapi mencakup komponen-komponen kunci yang semunya diproduksi sendiri.
Kedua, Heli memasok produk-produknya secara tepat waktu, selain memastikan quality control yang bagus atas komponen-komponennya, dan bahkan selalu berusaha memberikan harga yang sangat menarik. “Heli sudah memimpin pasar domestik Tiongkok selama lebih dari 30 tahun, dengan basis penggunanya yang ekspansif di seluruh Tiongkok, sehingga mampu memberikan umpan balik yang cepat bagi setiap produk Heli yang baru diluncurkan. Hal ini berlangsung menjelang pengiriman produk-produk Heli seusai menjalani uji mutu ke pasaran ekspor,” kata Freeo Hua.
Ketiga, sebagai pabrikan forklift terbaik di Tiongkok, dengan menyediakan sistem manajemen secara ajek, dan menjaga kestabilan harga bahan bakunya, maka Heli selalu menawarkan produk-produknya dengan best-value dan sistem pelayanan menyeluruh kepada pelanggan-pelanggannya. “Berdasarkan ketiga keunggulan tersebut, kami yakin Heli tetap mempertahankan peringkat nomor satu, baik di Tiongkok maupun Asia Tenggara. Saat ini Heli sedang berusaha keras menjadi Top 5 brand forklift dunia,” simpulnya. @

















