
Hitachi Ltd. menjual 51 persen sahamnya di Hitachi Construction Machinery kepada Itochu Corp dan perusahaan investasi Japan Industrial Partners, menurut laporan Reuters dan media-media lainnya, seperti dilaporkan Equipment World pada Jumat (14/1/2022).
Penjualan itu seharusnya tidak mengejutkan mengingat Hitachi Ltd. mengisyaratkan divestasi semua atau sebagian sahamnya pada unit konstruksi pada Maret 2019 dan lagi pada Oktober 2020.
Menurut laporan Nikkei Asia, Hitachi Ltd. akan menjual sahamnya seharga $1,7 miliar, menandai transaksi terakhir dalam penataan kembali portofolio bisnisnya selama satu dekade. Nilai pasar unit konstruksi pada akhir perdagangan saham di Tokyo adalah 753 miliar yen. Hitachi Construction Machinery melaporkan pendapatan $7,1 miliar untuk tahun fiskal 2021 dari penjualan peralatan dan suku cadangnya.
Di AS, anak perusahaan konstruksi Hitachi telah mengalami sejumlah perombakan dalam beberapa bulan terakhir. Pada Agustus 2021, Hitachi Construction Machinery dan John Deere membubarkan perjanjian joint venture yang sudah berlangsung selama 33 tahun mereka untuk manufaktur dan distribusi excavator di Amerika Utara, Tengah dan Selatan. Menyusul pengumuman tersebut, Hitachi Ltd. menerima beberapa pertanyaan penjualan dari perusahaan-perusahaan perdagangan, distributor-distributor peralatan tambang skala besar dan distributor-distributor mesin-mesin konstruksi ukuran kecil dan menengah di Amerika.
Pada Oktober 2021, pabrikan itu mengumumkan perubahan nama perusahaan dari Hitachi Construction Machinery Loaders America menjadi Hitachi Construction Machinery Americas untuk mencerminkan perubahan organisasi dan rencana pertumbuhannya. HCMA fokus pada sektor-sektor penjualan dan layanan, sebagai kantor pusat regional yang menangani semua produk mesin konstruksi, yang meliputi mesin-mesin wheel loader, hydraulic excavator ukuran kecil dan besar, excavator tambang ultra-besar, dan dump truck tambang.
Pada November 2021, pabrikan ini mengirimkan hydraulic excavator pertamanya yang dibuat di Jepang setelah Deere berpisah untuk pasar Amerika Utara. Dan mulai Maret, Hitachi Construction Machinery Americas akan memproduksi semua peralatan konstruksi dan pertambangannya di Jepang dan kemudian mengimpor produk-produknya ke Amerika Utara dan Selatan, menjualnya melalui jaringan distribusinya sendiri.
Hitachi Ltd. akan menjaga hubungan dan mempertahankan sahamnya pada unit peralatan konstruksi, karena ada sinergi dengan platform Internet of Things grup, Lumada. Selain itu, Hitachi Ltd. akan terus berkontribusi pada visi Grup Hitachi untuk mencapai emisi nol-bersih di pasar pertambangan dengan menyediakan dump truck bertenaga listrik penuh, yang sedang dikembangkan bersama dengan ABB Ltd.
Bagi Itochu, kesepakatan itu berarti perluasan jaringan penjualannya di luar negeri. Rumah perdagangan Jepang memiliki usaha patungan dengan Hitachi Construction Machinery di Indonesia untuk mengawasi penjualan dan menawarkan layanan keuangan. Dengan berinvestasi di Hitachi Construction Machinery, Itochu akan mencoba memperkuat penjualan dan dukungan keuangannya, dengan memanfaatkan jaringan penjualan di luar negeri. #

















