30.7 C
Jakarta
Feb 18, 2020.
Image default

Schwing Stetter Tawarkan Concrete Pump Dengan Boom Pump Terpanjang

Untuk mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur nasional, Schwing Stetter menawarkan

concrete pump handal dan efisien dengan boom pump paling panjang. Shailendra Halbe, Chief Representative – Indonesia Operations Schwing Stetter Indonesia, mengatakan program percepatan pembangunan infrastruktur harus didukung dengan ketersediaan alat-alat yang handal, termasuk mesin-mesin concrete pump dan concrete mixer.  

“Kami sangat optimistis kebutuhan mesin-mesin concrete pump akan makin banyak pada masa mendatang, apalagi setelah Presiden Joko Widodo dilantik karena program pembangunan infrastruktur pasti akan berlanjut,” ungkap Shailendra Halbe, Chief Representative – Indonesia Operations Schwing Stetter Indonesia, kepada Equipment Indonesia di Jakarta International Expo Kemayoran, September silam.

Shailendra menceritakan antusiasme luar biasa para customer di Indonesia dengan kehadiran Schwing Stetter. Hadir sejak enam tahun lalu dengan membuka kantor penjualan sendiri, Schwing Stetter bisa menghadirkan produk-produk yang unik di pasar Indonesia dan orang-orang mengapresiasi produk-produk ini. Kabanyakan penggunanya adalah perusahaan-perusahaan kontraktor BUMN seperti PT. PP Presisi, PT Adhi Beton dan PT. Waskita Beton.

Dia menambahkan, truck mounted boom pump terpanjang yang ada di Indonesia saat ini adalah produk Schwing Stetter. “Kami dengan bangga mengatakan bahwa truck mounted boom pump terpanjang yang ada di Indonesia saat ini adalah buatan Schwing Stetter, dengan panjang 43 meter, yang sudah disuplai kepada PT. PP Presisi,” ungkap Shailendra. Perusahaan ini memiliki enam unit boom pump, dan empat unit di antaranya termasuk kategori super long boom pump (43 meter). Mesin-mesin boom pump ini sangat fleksible dan kuat. Saat ini, Schwing Stetter menyediakan tiga ukuran boom pump, yaitu dari 20 m (standar), 36 m (panjang) hingga 43 m (super panjang).

Hasil penjualan dalam dua tahun terakhir, kata Shailendra, terdapat 23 unit concrete pump yang sudah terpasang dan terus beroperasi di berbagai proyek. PT. PP Presisi memiliki tujuh mesin, PT. Waskita Beton 10 unit, PT. Adhi Beton 3 mesin dan selebihnya dimiliki oleh beberapa perusahaan swasta. “Mereka semua menjadikan Schwing Stetter sebagai pilihan pertama ketika memerlukan truck mounted concrete pump. Terbukti, mereka melakukan repeated buying. Alat-alat ini terpasang mulai dari Banda Aceh di ujung barat hingga Bitung di Sulawesi Utara untuk berbagai proyek mulai dari jalan tol hingga pembangunan dam,” dia menerangkan. Di Way Kambas (Lampung), misalnya, PT. PP Presisi menggunakan truck mounted concrete pump ukuran 43 meter untuk pengecoran proyek dam juga pada proyek pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo.

Selain sasis, semuanya dikerjakan sendiri

Schwing Stetter merupakan brand produk-produk concrete pump asal Jerman. Perusahaan ini memiliki sejarah yang panjang sejak tahun 1934. Schwing Stetter India adalah 100 persen anak usaha dari Schwing Stetter Jerman, dan Schwing Stetter Indonesia adalah Kantor Perwakilan dari Schwing Stetter India. Schwing Stetter masuk ke Indonesia sejak tahun 1994.

Menurut Shailendra, dalam segmen industri concrete pump, Schwing Stetter merupakan pionir di dunia, dan hal ini membuatnya unik dibandingkan pabrikan-pabrikan lainnya. “Dalam semua produk yang kami jual, kami adalah pioneer di dunia. Boom pump pertama di dunia dibuat oleh Schwing, demikian juga truck mixer dan batching plant pertama dibuat oleh Schwing.  Hampir semua produk yang berkaitan dengan industri yang kami geluti, kecuali self loading mixer, semuanya datang dari teknologi Jerman, dirakit di India. Semuanya dengan standar teknologi Jerman. Itu yang membedakan kami dari produk-produk lain dari para kompetitor di industri ini,” ungkapnya. 

Selain itu, Shailendra menambahkan, 70 persen mesin-mesin Schwing Stetter datang dari Jerman, yang dirakit oleh pabriknya di India dan dipasang pada casis yang diproduksi secara lokal. Schwing Stetter mendesain sendiri berbagai komponen produknya, seperti pompa dan sistem pompa (pumping system). Hal itu memungkinkan pabrikan ini memiliki fleksibilitas dalam desain dan bisa merancang  sebuah truck mounted concrete pump yang sangat sesuai dengan kebutuhan customer.

Shailendra mencontohkan PT. Adhi Beton yang memerlukan concrete pump untuk memompa material concrete yang mutunya sangat tinggi, yaitu K 700 yang seperti karet, sehingga sangat diperlukan sistem pemompaan yang spesifik. “Untuk mendorong material yang sangat khusus itu, kami mendesain sistem pemompaan khusus dan sejak dua tahun lalu alat itu beroperasi tanpa masalah sedikit pun,” ujarnya, bangga.

Semua pompa yang digunakan pada produk-produk Schwing Stetter dibuat pada pabriknya di India, seperti boom. Tetapi komponen-komponen seperti control valve dan pumping system masih disuplai dari Jerman, sehingga kualitasnya tetap terjaga dan terjamin. Schwing Stetter menggunakan pompa merek Schwing, sementara batching plant menggunakan nama merek Stetter. Namun, sejatinya  kedua produk itu berasal dari perusahaan yang sama.

Menurutnya, Schwing Stetter adalah pabrikan pertama yang membuat truck mounted concrete pump pertama secara lokal di Indonesia. Schwing Stetter hanya menyediakan boom pump, sementara casis ditentukan oleh customer sendiri bekerja sama dengan reseller lokal. “Terserah pelanggan mereka mau menggunakan truk merek apa. Kami memberikan keleluasaan kepada mereka untuk memilih casis,” ujarnya. Sejauh ini, terdapat tiga brand yang menjadi casis truck mounted concrete pump Schwing Stetter, yaitu Mercedes Benz, MAN Truck dan belakangan UD Trucks. #

 

 

Related posts