26 C
Jakarta
11 Apr, 2021.

XAG Luncurkan Drone & Robot Pertanian Baru

XAG meluncurkan seri-seri baru teknologi pertanian pintar pada  konferensi tahunannya (XAAC 2020) yang diselenggarakan pada 15 Desember silam,  memperkenalkan solusi-solusi digital tanpa awak untuk membuat usaha pertanian makin mudah dan sustainable.

XAG merilis produk-produk drone inovatif terbaru pada konferensi tahunan XAAC 2020 (Foto: XAG)

XAG memperkenalkan tiga drone model baru dan dua edisi kendaraan pertanian darat tanpa awak R150 untuk penaburan dan penotongan, yang akan segera tersedia secara komersial di pasar China. XAG juga telah mengumumkan langkah-langkah untuk meningkatkan servis peta resep AI untuk penyemprotan panen di China, memerangi penggunaan berlebihan pestisida dan juga penyalahgunaan.

Berbicara dalam konferensi tahunan pada tanggal 15 Desember lalu, Justin Gong, salah satu pendiri XAG, mengatakan makin pesatnya urbanisasi di China yang diperkirakan akan mencapai lebih dari 65% pada tahun 2050, menyebabkan, di satu sisi, jumlah orang-orang berusia tua di pedesaan semakin meningkat, tetapi di sisi lain, ketersediaan tenaga kerja pertanian terus berkurang. Kondisi ini mengancam keamanan pangan.

“Menghadapi tantangan ini, kita perlu memanfaatkan kekuatan teknologi pertanian untuk membentuk kembali sistem pertanian dan pangan, menjembatani kesenjangan digital pedesaan dan membantu para petani menghasilkan margin keuntungan yang lebih tinggi dari produksi tanaman-tanaman,” ungkapnya dikutip dari rilis XAG (15/12/2020)

Drone Pertanian Seri XAG P

Drone pertanian XAG V40 (Foto: XAG)

XAG P40 dan P80 adalah dua drone pertanian model baru Seri P XAG. Produk-produk ini diluncurkan untuk menyediakan berbagai jenis operasi pertanian tanpa awak yang efisien dan fleksibel. Dilengkapi dengan SuperX4 Intelligent Control System, drone Seri P baru dapat beralih di antara tiga sistem muatan berbeda – XAG RealTerra, RevoSpray, dan RevoCast. Hal ini membuka desain fungsional three-in-one yang memungkinkan drone melakukan pemetaan otonom, penyemprotan dengan presisi, dan penaburan yang cerdas di medan yang kompleks.

Para pengguna dapat mengontrol Seri XAG P baru dengan aplikasi mobile untuk mengumpulkan peta-peta lapangan dengan resolusi tinggi, mendistribusikan benih-benih, menyebarkan pupuk, dan menggunakan pestisida, yang sebelumnya hanya dapat dilakukan dengan berbagai alat. Dibandingkan dengan drone-drone proteksi tanaman tradisional, alat ini secara substansial mengurangi rintangan untuk pemakaian dan membuat pekerjaan pertanian yang sebelumnya membosankan dan melelahkan menjadi lebih sederhana, klaim XAG.

XAG mengatakan Drone Pertanian P40 dirancang untuk pertanian para petani kecil. Memanfaatkan sistem RealTerra yang dilengkapi teknologi penyemprotan atomisasi putar, XAG P40 dapat membawa tangki cairan 20L dan menyemprot 15 hektar lahan per jam dengan proteksi tanaman yang merata dan presisi. Saat menggunakan sistem RevoCast, bersama dengan wadah 25L, drone P40 dapat mengirimkan 2,4 ton pupuk atau 1,6 ton benih padi dalam satu jam.

Selain itu, Drone Pertanian XAG P80 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan para pengguna yang melayani area lahan yang lebih lebih luas. Alat ini meningkatkan kapasitas drone hingga 40kg dan mampu meng-cover 20 hektar lahan pertanian dalam satu jam dengan penyemprotan dengan tingkat yang bervariasi.

Perusahaan China ini juga meluncurkan Drone Pertanian V40. XAG mengatakan V40 dapat sepenuhnya memanfaatkan semprotan hentakan ke bawah  untuk membuat partikel semprotan lebih baik menembus daun dan tanaman.

“Efek penetrasi semprotan meningkat lebih dari 2 kali lipat dibandingkan dengan drone penyemprot tanaman tradisional. Ini berarti drone ini dapat meminimalkan penyimpangan semprotan dan menghindari tumpang tindih atau meleset, secara merata menutupi area lahan yang lebih luas untuk membatasi kerusakan tanaman dan mengurangi kehilangan biji-bijian,” kata XAG.

XAG mengatakan drone V40 dapat sepenuhnya memanfaatkan semprotan hentakan ke bawah untuk membuat partikel semprotan menembus daun dan tanaman dengan lebih baik. V40 juga mendukung sistem RealTerra, RevoSpray, dan RevoCast. Artinya, para pengguna dapat menggunakan satu perangkat untuk menghasilkan peta lapangan HD, penyemaian langsung, atau penyemprotan tanaman.

Dalam hal penyemprotan tanaman, dengan kapasitas 20kg dan lebar semprotan 10 meter, V40 dapat menyelesaikan operasi tanpa awak dalam skala 16 hektar per jam.

Kendaraan Darat Tanpa Awak XAG R150

Kendaraan darat tanpa pengemudi, XAG R150

Dua edisi baru untuk penaburan skala besar dan pemotongan dengan presisi dari Kendaraan Darat Tanpa Awak R150 juga diluncurkan. R150 memulai debutnya di China tahun lalu dengan berbagai kemampuan, seperti penyemprotan tanaman, transportasi di pertanian, dan pemantauan lapangan.

“Berkat jaringan navigasi hingga level sentimeter, para pekerja pertanian hanya perlu menekan beberapa tombol dan robot pertanian yang ringan ini dapat beroperasi secara otomatis di bawah kendali yang presisi,” kata XAG.

Menurut XAG, sektor pertanian Cina masih dicirikan sebagai ekonomi petani kecil di mana petak-petak kecil menjadi kendala serius bagi mekanisasi. Selain itu, sebagian besar lahan pertanian China terletak di perbukitan atau pegunungan, sehingga mengandalkan mesin-mesin pertanian berukuran kecil hingga menengah dengan sistem penggerak tanpa awak.

Misalnya, sebagian besar sawah ditanam dengan secara tradisional dengan tangan. Proses manual ini memakan waktu sekaligus menyebabkan distribusi benih yang tidak merata dan hasil panen yang lebih rendah. Mesin tabur XAG R150 dibuat untuk menyelesaikan masalah ini dengan menawarkan operasi penyebaran tak berawak skala besar di lahan-lahan terbuka dan kebun buah-buahan.

XAG juga ingin mengurangi penggunaan pestisida melalui pengenalan teknologi pemetaan resep untuk penyemprotan lokasi spesifik menggunakan mesin-mesin drone dan robot. XAG RealTerra adalah payload system yang memungkinkan penggunaan peta-peta resep untuk pembibitan, pemupukan, dan perlindungan tanaman. Dengan RealTerra, drone Seri P dan Seri V yang baru dapat digunakan untuk pemetaan udara.

RealTerra juga dapat secara otomatis mengidentifikasi batas-batas laha, kepadatan tanaman serta status pertumbuhan tanaman untuk menghitung jumlah pestisida yang diperlukan untuk zona yang ditentukan.

Peta resep kemudian akan dibuat dalam aplikasi mobile untuk menunjukkan variasi-variasi tanaman dan memandu penerapan tingkat variabel dari mesin-mesin drone pertanian. (Sumber: XAG/prnewsire.com)

 

 

Related posts

329737
Users Today : 942
This Year : 42197
Total Users : 329037
Views Today : 13220
Total views : 8372290
Who's Online : 17
Your IP Address : 34.204.185.54
Server Time : 2021-04-10