Alat Berat
Access Equipment Business Construction EQ Top News

7 Tips Sukses Bisnis Rental

Setiap orang yang terjun ke  bisnis rental, tujuannya hanya satu, yaitu meraih kesuksesan. Artinya, bisnis yang dibangunnya terus tumbuh dan melakukan ekspansi secara terus menerus. Untuk itu, hal paling pertama yang dilakukan adalah menciptakan fondasi bisnis yang kuat. Caranya adalah menciptakan prinsip-prinsip dan menjalankan praktik-praktik bisnis terbaik sejak dini. Ini akan sangat membantu baik sebagai pemilik maupun karyawan dalam meraih kesuksesan.

Beberapa orang menyebut prinsip-prinsip dan praktik-praktik bisnis itu sebagai rencana bisnis atau “business plan”. Sebagian lagi menyebutnya “mission statement” atau visi misi. Apa pun namanya, yang pasti adalah perlu membangun standar ketika mulai membangun bisnis sendiri. Standar-standar itu harus ditaati oleh orang lain yang berhubungan dengan bisnis tersebut, baik karyawan maupun para pelanggan.

Nah, bila Anda terjun ke bisnis rental, maka sangat penting menyimak dan memperhatikan tujuh tips berikut ini:

Bisnis rental berhubungan dengan manusia dan bukan mesin-mesin

Aset terbesar dalam industri rental bukan alat-alat yang dimiliki. Aset paling besar adalah anggota tim. Pemilik merekrutorang-orang yang akan bekerja dengan dan bekerja untuknya dalam meraih kesuksesan. Setelah merekrut, mereka dilatih dengan sebaik-baiknya serta memberi peluang dan kesempatan untuk bertumbuh. Mereka juga diberi peran agar bisa menyumbang yang terbaik bagi perusahaan.

Lakukan investasi untuk ciptakan tim sales yang solid

Tim sales (penjual) adalah ujung tombak dalam bisnis rental. Mereka tidak hanya berhadapan dengan para pelanggan, tetapi juga para pesaing. Karena itu, sangat penting bagi seorang pebisnis rental untuk mempekerjakan seseorang yang punya hasrat dan kemauan untuk unjuk kemampuan, menindaklanjuti, dan menjalankan semua instruksi atasan. Artinya, staf yang direkrut itu harus dipastikan bisa menjalankan semua penugasan sebaik-baiknya.

Pada dasarnya, setiap orang akan “manut” pada orang-orang yang mereka kenal dan percayai. Di bisnis rental, tim sales bertindak sebagai “penyerang” dan pada saat bersamaan sebagai “pemain bertahan”. Mereka akan menjaga relasi dengan para pelanggan lama, tetapi pada saat bersamaan terus mencari pelanggan-pelanggan baru.

Selain itu, tim sales adalah mata dan telinga bagi perusahaan rental. Mereka menjadi orang yang terus mengikuti perkembangan. Apa yang sedang terjadi dan tren apa yang sedang berlangsung di suatu tempat. Namun, untuk bisa membaca peluang pasar, maka tim sales juga harus dibekali pengetahuan yang cukup tentang apa harus mereka lakukan dan di mana mereka harus berjualan.

Pemilik bisnis rental juga harus memberi kesempatan dan peluang seluas-luasnya kepada tim sales untuk berjejaring dan terhubung dengan dunia bisnis yang lain, asosiasi-asosiasi organisasi, juga dengan perusahaan-perusahaan lain yang menguasai pasar atau “market leader”. Sebab, pada dasarnya, sales adalah bisnis pertemanan. Jadi, semakin banyak anggota tim sales yang dimiliki, maka semakin banyak pula pemilik bisnis rental mendapatkan apa yang perlu diketahui. Dengan begitu, seorang pemilik bisnis rental bisa menyusun strategi tentang bagaimana bisa menjadi bagian dari apa yang sedang terjadi di pasar.

Bukan terutama menyangkut tarif

Selain menciptakan tim sales yang kuat, tips lain yang patut diperhatikan oleh seorang pebisnis rental adalah masalah tariff rental. Pemain-pemain bisnis rental tidak hanya satu. Masih banyak pemain lain di luar sana. Maka “perang harga” menjadi arena pertempuran yang sangat penting untuk dimenangkan.

Karena itu, harga sewa alat harus dipastikan bisa kompetitif dengan harga sewa dari perusahaan lain. Kompetitif di sin, bukan hanya menyangkut harga sewa itu sendiri, tetapi termasuk sejumlah hal lain yang berada dalam “komponen harga”. Maksudnya, sebuah bisnis rental harus menjual kepada pelanggan tentang apa keistimewaannya dibanding para pesaing.

Bisnis rental tidak bisa dibandingkan secara “apple to apple”. Karena itu, pemilik bisnis rental harus bisa meyakinkan para pelanggan bahwa harga sewa alat Anda paling menarik dibanding perusahaan lain. Salah satu contoh dari “komponen harga” yang dimaksud adalah brand atau merek-merek alat yang disewakan, usia alat-alat yang ada, dan bagaimana hubungan dengan produsen-produsen alat. Termasuk juga di dalamnya adalah sistem pembayaran, lalu di mana saja alat-alat itu tersedia, perawatan peralatannya seperti apa, serta bagaimana program penggantiannya, dan masih banyak hal lain lagi.

Kenali pelanggan-palanggan Anda secara baik

Cara terbaik untuk menjaga loyalitas pelanggan adalah mengenal mereka secara baik, sesekali meng-“entertain” mereka, dan menjadikan mereka sebagai para jawara. Anda juga harus memahami bisnis mereka serta apa dan bagaimana mereka menjalankan bisnisnya, nilai dan prinsip-prinsip bisnisnya seperti apa, bagaimana mereka memulai bisnisnya, bagaimana mereka bisa bertumbuh, apa bisnis mereka yang lain, apakah mereka juga memiliki toko penyewaan alat, serta seperti apa rencana bisnis mereka dalam lima, 10, hingga 20 tahun mendatang.

Sekali melakukan hal ini dengan sangat baik, maka para pelanggan tidak akan lari ke lain hati. Sebaliknya, seorang pemilik bisnis rental akan bisa terus bekerja sama dengan mereka dan mengisi peluang-peluang bisnis mereka lainnya. Jangan lupa juga pasok mereka dengan ide-ide bisnis atau proyek-proyek baru yang patut mereka kerjakan. Dengan begitu, seorang pebisnis alat berat bisa mengajak mereka berinvestasi pada alat baru yang dapat membantu pekerjaan dan bisnisnya secara lebih baik. Anda juga bisa memperkenalkan mereka dengan jejaring yang Anda miliki baik para akuntan, para tenaga pemasar, maupun para agen asuransi.

Pertemanan adalah sebuah jalan dua arah. Pertemanan dengan para pelanggan harus dibangun di atas kesadaran bahwa seorang pemilik bisnis rental harus mengenal mereka secara baik.

Utamakan keselamatan

Tips lain yang patut diperhatikan dalam bisnis rental adalah keselamatan. Ini harus menjadi prioritas utama baik untuk para staf maupun pelanggan. Setiap orang harus dilatih dalam bidang keselamatan baik dalam menangani maupun saat mengoperasikan semua peralatan yang disewakan. Hal penting lainnya, pemilik bisnis rental harus memiliki sistem “shutdown” atau prosedur mematikan mesin dalam kondisi darurat bila terjadi kecelakaan atau insiden.

Sehubungan dengan itu, pebisnis rental wajib menjelaskan sistem keselamatan kepada setiap orang yang berhubungan dengan bisnis ini dan memastikan bahwa mereka semua mengikuti seluruh instruksinya. Sebagai pemimpin bisnis, pemilik bisnis harus memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperkuat prioritas utama ini.

Jadikan pelatihan sebagai prioritas

Untuk bisnis rental, memberi pelatihan kepada karyawan juga menjadi hal yang sangat penting. Karena itu, siapkan dana dan waktu agar para karyawan bisa mengikuti pelatihan. Dengan begitu, mereka memahami tugas yang harus dikerjakan masing-masing serta bagaimana pekerjaan itu dijalankan dengan benar sambil tetap mengutamakan keselamatan.

Komunikasi adalah kunci

Agar para karyawan loyal dan percaya pada pemilik, maka perlu menjaga komunikasi yang baik dengan mereka. Artinya, informasikan secara berkala kepada karyawan tentang apa yang terjadi dengan bisnis rental yang sedang dijalankan. Lakukan komunikasi secara teratur tentang apa yang terjadi dan perubahan-perubahan apa saja yang sedang berlangsung di dunia industri rental.

Bos juga juga harus mendengar karyawan dan meminta masukan dari mereka. Ciptakan suasana yang enak agar mereka mau berbagi informasi tentang apa yang mereka tahu di lapangan kepada Anda. Sebab, setiap orang selalu ingin menjadi bagian dari proses yang dijalankan dalam bisnis rental. Semakin mereka dilibatkan sebagai bagian dari bisnis yang sedang dijalankan, maka kesuksesan akan selalu mengikuti.

Jadi, pastikan para karyawan tetap terlibat dalam setiap bisnis, sehingga pada saatnya pemilik bisnis rental akan memahami betapa mereka itu penting dalam kesuksesan bisnis rental itu. (Sumber:  www.genielift.com/en-sg/aerialpros)

Berita Terkait