25.4 C
Jakarta
Jul 12, 2020.
Agriculture Construction Construction EQ Equipment Forestry Industry Mining EQ Top News

LiuGong Dirikan Perusahaan Sendiri di Indonesia

Ingin berada makin dekat dengan dealer-dealer dan pelanggan-pelanggannya di Indonesia, LiuGong mendirikan perusahaan sendiri sebagai anak perusahaan ke-13 di luar China.

 

LiuGong Machinery Co. Ltd, produsen alat berat yang bermarkas di Liuzhou, China, resmi mendirikan perusahaan sendiri di Indonesia, PT LiuGong Machinery Indonesia, sebagai anak usaha ke-13 di luar negeri. Seremoni peresmian perusahaan tersebut diselenggarakan di kawasan Jakarta International Expo Kemayoran, Rabu (8/1), yang dihadiri oleh sekitar 400 undangan yang terdiri dari para pelanggan dan calon pelanggan LiuGong, dealer-dealer dan sejumlah manajemen senior. Turut hadir dalam seremoni itu Duta Besar China untuk Indonesia, Zhang Li, dan Direktur Pemberdayaan Usaha Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Randi Anwar. Sementara dari LiuGong Pusat diwakili oleh Luo Guobing, Vice President & General Manager LiuGong Overseas Sales & Marketing Division.

Kehadiran PT LiuGong Machinery Indonesia diharapkan semakin memperkuat posisi LiuGong di pasar Indonesia khususnya, dan Asia Tenggara pada umumnya. Sejak tahun 2003, LiuGong telah membangun jaringan bisnis yang luas untuk mendukung pelanggan-pelanggannya dan unit-unit peralatannya yang tersebar di berbagai belahan dunia. Saat ini, LiuGong sudah memiliki lebih dari 300 distributor di 100 negara dan wilayah. LiuGong juga telah mendirikan 13 anak perusahaan di luar negeri, masing-masing berlokasi di Afrika Selatan, Brasil, Filipina, Uni Emirat Arab, Belanda, India, Polandia, Singapura, Rusia, Hong Kong, Amerika States, Mexico, United Kingdom. PT LiuGong Machinery Indonesia merupakan cabang terbaru pabrikan ini.

Randi Anwar dari BKPM, mewakili Pemerintah Indonesia, pada kesempatan itu mengatakan investasi dalam bentuk pendirian anak usaha di Indonesia menunjukkan LiuGong merupakan perusahaan yang bertanggung jawab yang berusaha untuk memenuhi komitmennya kepada customer. Tidak hanya itu, menurutnya, pendirian perusahaan ini juga berkontribusi terhadap penguatan persahabatan Indonesia-China.

“Kami juga berharap, dengan pengembangan inisiatif One Belt One Road China (OBOR), semakin banyak perusahaan Tiongkok akan datang ke sini dan mencapai kesuksesan mereka sendiri seperti LiuGong,” Anwar berharap.

LiuGong sebenarnya bukan pendatang baru di pasar alat berat Indonesia. Perusahaan ini sudah mulai menggarap pasar Indonesia sejak tahun 2003. Mereka mengembangkan produk-produk baru dan teknologi-teknologi yang sesuai dengan kondisi geografi Indonesia yang ekstrem dan kompleks serta memastikan mesin-mesin LiuGong dapat beroperasi secara efisien.

Luo Guobing, Vice President LiuGong dan General Manager LiuGong Overseas Sales & Marketing Division, saat membuka acara ini mengatakan LiuGong menganggap Indonesia sebagai salah satu pasar strategisnya. Tidak hanya penting bagi keberhasilan LiuGong di kawasan Asia Pasifik, tetapi juga memiliki arti penting untuk ambisi global LiuGong.

Chen Hao, Presiden LiuGong Asia Pacific mengatakan pendirian PT LiuGong Machinery Indonesia tak diragukan lagi merupakan sebuah tonggak penting dalam ekspansi luar negeri LiuGong. Ia mengatakan visi LiuGong di kawasan Asia Pasifik sangat kuat dan jelas, yaitu untuk melatih dan membangun tim lokal dan pada akhirnya akan membentuk pusat baru di luar negeri dengan R&D, kapabilitas manufaktur dan kemampuan layanan purna jual yang mumpuni.

“Kami akan terus meningkatkan product support yang baik pada layanan maupun suku cadang. Kami akan bekerja sama lebih dekat dengan para mitra dan dealer-dealer, bersama-sama kami akan menyediakan solusi komprehensif untuk para pelanggan guna memastikan keberhasilan bisnis mereka,” ujar Chen Hao.

PT LiuGong Machinery Indonesia akan fokus pada penjualan, dukungan pelanggan, layanan suku cadang dan pemasaran di Indonesia dan wilayah Asia Pasifik. Luo Guobing mengatakan pendirian anak perusahaan di Indonesia ini menunjukkan kepercayaan LiuGong terhadap pasar Indonesia dan memperkuat komitmen jangka panjangnya terhadap para pelanggan di Indonesia dan kawasan Asai Pasifik.

“Kehadiran PT LiuGong Machinery Indonesia akan membuat para pelanggan kami mendapatkan dukungan yang lebih baik, pergantian suku cadang yang lebih cepat, layanan yang lebih profesional, dan banyak lagi solusi komprehensif lainnya, serta menciptakan nilai lebih besar bagi para customer dalam seluruh siklus hidup peralatan mereka,” ungkapnya.

Berada di samping customer

Dozer LiuGong

Daniel Prayoga, Country Manager LiuGong Indonesia menjelaskan tujuan mendirikan anak usaha di Indonesia adalah agar LiuGong berada lebih dekat dengan para customer dan dealer-dealernya. Saat ini LiuGong memiliki dua dealer di Indonesia yaitu PT Probesco Disatama dan PT Panca Traktor Indonesia.  Kedua dealer tersebut sudah memiliki pengalaman di bisnis distribusi dan servis alat konstruksi serta sudah memiliki basis pelanggan yang cukup kuat di berbagai industri yang memerlukan penggunaan alat-alat berat.   

“Dengan kehadiran PT LiuGong Machinery Indonesia, sekarang kami berada di samping customer. Kami mempunyai kantor di Indonesia untuk mendukung kedua dealer dan support pelanggan lebih dekat,” ujarnya kepada Equipment Indonesia di sela-sela acara tersebut

Dengan adanya anak usaha sendiri di Indonesia, menurutnya, LiuGong bisa memiliki persediaan unit sehingga bila ada permintaan dari pelanggan bisa dengan cepat dipenuhi. Selain itu, LiuGong bisa memiliki stok spareparts di sini. “Kalau dulu kami punya spareparts centre di Singapura, sekarang kami sudah punya di Jakarta dan kami juga rencananya akan stok suku cadang di kota-kota besar lainnya di Indonesia, seperti Makasar, Palembang, Surabaya, Balikpapan dan Pontianak,” jelasnya.

“Jadi dengan adanya kantor di sini, harapannya kami bisa lebih dekat dengan para customer, lebih dekat dengan dealer. Bisa men-support lebih cepat,” tambahnya.

Lantas apa saja target yang ingin dicapai LiuGong di Indonesia? Daniel mengatakan dalam jangka pendek, untuk penjualan tahun 2020 ini ditargetkan mencapai 1.000 unit. “Tetapi tetap yang menjadi target utama kami adalah bisa memberikan support kepada customer dengan lebih cepat dan lebih tepat,” ujarnya.

Sedangkan dalam jangka panjang, 5-6 tahun ke depan, LiuGong menargetkan bisa menduduki posisi tiga besar dalam hal penguasaan pangsa pasar. “Kami punya target jangka panjang yaitu ingin menjadi nomor tiga pangsa pasar di seluruh segmen peralatan berat, dan bukan hanya (produk) China,” ujarnya.

Backhoe loader LiuGong

Untuk produk-produk China, ia mengatakan, LiuGong menargetkan dalam waktu dekat menjadi penguasa pasar pertama di Indonesia untuk wheel loader, excavator dan  roller. “Product line LiuGong bisa dibilang paling lengkap dibandingkan dengan merek-merek lain, baik China maupun non China. Kita punya semuanya, excavator, wheel loader, bulldozer, motor grader dan lain-lain. Ini salah satu keunikan LiuGong yang bisa kami tawarkan kepada customer,” ujarnya.

Selain berambisi menjadi penguasa pasar, dalam jangka panjang LiuGong juga berencana mempunyai pabrik di Indonesia untuk memproduksi alat-alatnya. Tetapi rencana itu, menurut Daniel, sangat bergantung pada respons pasar terhadap mesin-mesin LiuGong.

1,998 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Related posts