Dengan bekal based-customer yang sudah dimiliki PT Probesco Disatama, LiuGong kembali menghadirkan produk-produknya di daerah Kalimantan Barat untuk mendukung pertumbuhan berbagai industri dengan komitmen kuat untuk menyediakan dukungan terbaik
LiuGong bersama dealernya, PT Probesco Disatama, menyelenggarakan acara Customer Gathering di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (10/3/2020). Dihadiri oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari para pelanggan maupun customer potensial yang bergerak di berbagai sektor bisnis, mereka dengan penuh antusias menjajaki mesin-mesin LiuGong yang ditampilkan di ruang terbuka. Adapun alat-alat yang diperlihatkan kali ini terdiri dari Wheel Loader 856 (3 m3), Wheel Loader 835, Backhoe Loader 766A, Skid Steer Loader, Motor Grader, Compactor, Excavator 915 (kelas 13 ton) dan Excavator 920 (kelas 20 ton).
Pasar alat berat di daerah Kalimantan Barat sedang mengalami pertumbuhan seiring dengan perkembangan berbagai industri di kawasan ini. Pekerjaan-pekerjaan yang mengandalkan penggunaan peralatan berat tersebar di berbagai sektor. Hampir semuanya ada di sini. Ada pertambangan (bauksit). Proyek-proyek konstruksi banyak. Perkebunan kelapa sawit sangat luas di Kalimantan Barat. “Melihat potensi pasarnya, LiuGong tidak mau kalah di Kalimantan Barat. Kami hendak meningkatkan penjualan produk-produk LiuGong di sini,” kata Emir Ferazta, Senior Product Manager PT LiuGong Machinery Indonesia.
Ia mengatakan bahwa untuk menggarap pasar Kalimantan Barat, LiuGong tidak mau fokus pada sektor-sektor tertentu. “Yang pasti kami akan menyasar sektor-sektor yang menjad based-customer PT Probesco Disatama selama ini. Mereka ini yang pertama kami datangi. Kemudian kami membidik proyek-proyek atau pekerjaan-pekerjaan yang sedang tumbuh. Buat kami semua customer itu sama, apakah pertambangan, konstruksi maupun perkebunan kelapa sawit, semua kami akan memberikan support terbaik.”
Kehadiran mesin-mesin LiuGong di Kalimantan Barat, kata Henk Wibiwarsono, Chief Executive Officer PT Probesco Disatama, seperti menelusuri jejak-jejak kakinya yang sudah ada sejak tahun 2008. “Kini LiuGong kembali hadir dengan komitmen baru untuk memberi support terbaik kepada para customer,” kata Henk mengenai komitmen Probesco selaku dealer LiuGong.
Kemitraan LiuGong dengan Probesco merupakan suatu kerja sama yang menjanjikan hasil yang baik ke depan karena merupakan kombinasi kekuatan dari dua perusahaan yang kuat di bidangnya masing-masing. “LiuGong sudah 60 tahun di industri alat berat, sementara Probesco sudah berpengalaman selama 40 tahun dalam bisnis distribusi alat berat di Indonesia. Kami optimistis bisa memberikan yang terbaik kepada pasar melalui produk-produk yang ada,” ungkap Emir meyakinkan.
“Dengan kehadiran PT LiuGong Machinery Indonesia, sekarang kami berada di samping para customer. Kami mempunyai kantor di Indonesia untuk mendukung kedua dealer-dealer kami dan men-support para pelanggan lebih dekat lagi,” ujarnya kepada Equipment Indonesia saat peresmian perusahaan itu.
Dengan memiliki perusahaan sendiri di Indonesia, Daniel melanjutkan, LiuGong bisa memiliki persediaan unit sehingga bila ada permintaan dari pelanggan bisa dengan cepat dipenuhi. Selain itu, LiuGong bisa memiliki stok spareparts di sini yang terpusat di Jakarta. Sebelumnya perusahaan yang bermarkas di Liuzhou, China ini punya spareparts centre di Singapura.
“Sekarang pusat suku cadang sudah ada di Jakarta dan kami juga rencananya akan stok suku cadang di kota-kota besar lainnya di Indonesia, seperti Makasar, Palembang, Surabaya, Balikpapan dan Pontianak. Dengan demikian kami bisa men-support dealer-dealer dan para pelanggan kami lebih dekat dan lebih cepat,” kata Daniel lagi.
Meski sudah memiliki nama besar di industri alat berat dunia, Emir mengakui tidak mudah memasarkan mesin-mesin LiuGong di pasar Indonesia. Tantangan utamanya adalah brand image-nya sebagai produk-produk made in China. Menurutnya, hingga kini masih ada para pengguna alat yang beranggapan bahwa produk-produk China kurang bagus dari sisi kwalitas maupun support (layanan purnal jual). Namun, LiuGong sudah mengatasi masalah kwalitas itu dengan menggunakan komponen-komponen kunci dari brand-brand terkemuka dunia.
Dia mencontohkan penggunaan Cummins Engine, ZF Transmission, Kawasaki Hydraulic System dan KYB Motor Travel. Selain itu, ada juga Injection Pump dari Bosch. Penggunaan berbagai komponen dari brand-brand terkemuka menepis isu kwalitas jelek, karena selain handal, komponen-komponen tersebut sudah familiar di kalangan mekanik alat berat sehingga memudahkan perawatannya. Mereka sudah paham karakter dari komponen-komponen itu.
Sementara dari segi support, kehadiran PT LiuGong Machinery Indonesia menjadi jaminan bahwa pabrikan itu akan mendukung dealer-dealer dan para pelanggan di Indonesia dengan stok suku cadang dan unit-unit baru. Kehadiran perusahaan itu memotong lead time ke end customer, sehingga semakin mengurangi downtime unit-unit, dan menjamin availability baik di LiuGong sendiri maupun dealer-dealernya. “Kerja sama dengan dealer seperti PT Probesco Disatama yang sudah mumpuni dengan pengalaman selama 40 tahun di bisnis distribusi alat berat, tantangan tersebut kami bisa selesaikan,” kata Emir.
Henk menambahkan khabar baik lainnya, yaitu makin banyaknya lembaga keuangan, baik perbankan maupun leasing, yang bersedia membiayai produk-produk LiuGong. Hal ini memudahkan para pelanggan untuk menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga pembiayaan. “Produk-produk LiuGong, sejauh ini, semuanya sudah bisa diterima oleh perbankan maupun leasing,” Henk menyimpulkan. EI
























