31.6 C
Jakarta
14 Mei, 2021.

Penjualan Alat Tambang Permukaan Pulih

Armada tambang permukaan Liebherr (Foto: Liebherr)

Jumlah total mesin-mesin tambang permukaan yang dikirim selama kuartal keempat tahun 2020 meningkat sebesar 35% sementara nilai alat-alat ini 26% lebih tinggi dari pada kuartal ketiga tahun 2020, menunjukkan terjadinya pemulihan peralatan tambang, menurut Parker Bay Company dikutip dari laman khl.com (12/2).

Sebelum kuartal keempat tahun 2020, industri tambang telah mengalami penurunan penjualan sejak kuartal pertama tahun 2019, dengan pasar peralatan turun lebih dari 40% selama tujuh kuartal.

Total tahunan untuk tahun 2020 hampir tidak mencapai US $ 5 miliar, penurunan 25% dibandingkan tahun 2019. Sebagai perbandingan, selama puncak Super Cycle yang berakhir pada tahun 2012, pengiriman tahunan mencapai US$ 14 miliar.

Merinci data pengiriman kuartal keempat berdasarkan product line terlihat perbedaan yang signifikan, tidak semuanya menunjukkan tren jangka panjang. Truk-truk tambang, berdasarkan volume dan nilai, menyumbang 60% dari total pengiriman industri ini – meningkat 40% dari volume kuartal ketiga yang sangat tertekan, dan pertumbuhan paling tajam di semua lini produk.

Disusul oleh mesin-mesin dozer (crawler/wheeled) dan wheeled loader yang keduanya naik lebih dari 30% untuk kuartal tersebut. Sebaliknya, pengiriman mesin-mesin hydraulic shovel/excavator menurun sebesar 10%, sementara volume pengiriman shovel listrik sangat rendah dan sangat bergejolak, turun lebih dari 60%.

Pengiriman truk turun 37% pada tahun 2020 dibandingkan dengan 2019 dengan nilai agregat turun kurang dari 29%, mencerminkan pergeseran ke unit-unit kapasitas yang lebih besar. Pengiriman dozer turun 23%; hydraulic excavator turun 30% dan wheel loader turun hanya 4%.

Secara geografis, pengiriman ke tambang Australasia (terutama Australia dan Indonesia) turun 9% selama kuartal terakhir tahun ini tetapi tetap menjadi wilayah terbesar untuk pengiriman keseluruhan. Ini berlaku untuk angka setahun penuh, tetapi penurunan dari tahun ke tahun adalah 20%.

Pengiriman ke tambang Amerika Latin dua kali lipat antara Q3 dan Q4. Untuk seluruh tahun 2020, pengiriman ke wilayah tersebut naik 4%, sangat kontras dengan penurunan tahunan sebesar 25% secara global. Hal ini dapat dikaitkan dengan ketergantungan kawasan itu yang lebih besar pada pasar tembaga, emas dan besi yang relatif kuat dan ketergantungan yang jauh lebih rendah pada pasar batubara yang sangat lemah.

Tambang Amerika Utara menahan penurunan yang sangat tajam dengan pengiriman naik 4%, tetapi ini hanya membatasi penurunan tahunan menjadi 44%.

Laporan tersebut menyimpulkan bahwa tampaknya pasar mulai pulih tetapi perlu dicatat bahwa ini adalah keuntungan tunggal kuartalan, meskipun menguat. Jika ekonomi global terus pulih, meskipun ada kendala-kendala sebaliknya  karena dampak Covid-19, sektor pertambangan diperkirakan akan membaik hingga tahun 2021 dan seterusnya. (Sumber: www.khl.com)

Related posts

346329
Users Today : 688
This Year : 58789
Total Users : 345629
Views Today : 8005
Total views : 8970465
Who's Online : 14
Your IP Address : 3.236.222.124
Server Time : 2021-05-14