PT Panca Traktor Indonesia (PTI) menyatakan sudah siap memberikan support pada mesin-mesin tambang merek LiuGong.

PT Panca Traktor Indonesia menyatakan sudah siap memberikan support penuh pada operasi alat-alat tambang merek LiuGong di Indonesia. Pernyataan kesiapan itu disampaikan setelah proses belajar selama sekitar dua tahun terakhir ketika perusahaan itu mulai masuk ke industri tambang secara bertahap. Hal itu disampaikan Andianto Y. Hasnan, President Director PT Panca Traktor Indonesia dalam perbincangan dengan Majalah Equipment Indonesia pada pertengahan Februari 2023.
Pekerjaan tambang memiliki karakteristik yang berbeda dari sektor konstruksi, perkebunan atau forestry. “Di sektor konstruksi, alat berat dipergunakan untuk menggali tanah. Sementara di pertambangan, mesin-mesin itu menggali material yang keras. Jam kerjanya pun panjang. Karena itu, mesin-mesin yang digunakan harus tangguh. Servisnya harus bagus agar menjamin performa unit selalu prima dan downtime berkurang,” kata pria yang akrab disapa Andi ini.
“PTI masuk ke bisnis peralatan tambang mulai dari supporting equipment dulu, seperti road maintenance. Kami tidak langsung masuk ke produksi. Itu jantungnya mining. Begitu kami sudah punya pengalaman dan timnya bagus dan tertata baru kami masuk secara perlahan ke produksi tambang. Ini terutama berlaku untuk tambang batu bara yang materialnya keras dan medannya menantang,” ia menjelaskan proses belajar yang dilakukan PTI untuk menggarap tambang batu bara.
Andi mengatakan, dealer harus jeli melihat alat-alat yang dipasarkan cocoknya di mana dan lakukan edukasi kepada pelanggan mengenai kesesuaian spesifikasi alat dengan aplikasi. “Banyak pelanggan mengoperasikan alat tidak sesuai spesifikasi. Akibatnya, mesin lekas rusak. Misalnya, alat yang sebetulnya cocok sebagai mesin support tetapi dipaksa menjadi alat produksi. Mesin itu pasti babak belur. Jadi, dealer dan customer harus mengerti secara baik spesifikasi alat yang hendak digunakan agar lebih durable dan investasinya tidak mubasir,” ujarnya sembari menceritakan mengenai banyaknya produk China yang speknya berada di tengah-tengah.
PT Panca Traktor Indonesia merupakan salah satu dealer alat-alat berat merek LiuGong, dan terbilang dealer yang paling tua, yakni sejak tahun 2012. Berdasarlam pengalaman selama sekitar 11 tahun memasarkan mesin-mesin buatan China itu, Andi mengatakan kalau untuk tambang nikel, mesin-mesin LiuGong sudah teruji dan bagus karena peralatan yang diperlukan berukuran sedang dan material yang digali berupa tanah. Namun, untuk tambang batu bara, kami harus masukkan secara bertahap. Alhasil, sekarang ini kami sudah siap menggarap pasar batu bara karena PTI sudah belajar sebelumnya.
“Tahun lalu, 50 persen pasar kami adalah sektor pertambangan. Itu karena kami yakin bahwa kami bisa masuk ke pertambangan dengan membawa mesin-mesin LiuGong. Pekerjaan tambang menuntut mesin-mesin yang dapat beroperasi 24 jam. Ternyata LiuGong bisa dan kami mampu memberikan support terbaik bagi pelanggan-pelanggan kami,” kata Andi lagi seraya menambahkan bahwa kasta tertinggi di alat berat itu adalah mesin tambang. Kalau sudah lolos di sektor pertambangan, sektor-sektor lain lebih mudah dimasuki karena jam-jam kerja peralatan tambang ketat dan panjang.
Menurut Andi, PTI sudah konsen menggarap pasar tambang sejak sekitar dua tahun lalu dan sudah mendapatkan pasar. “Effort kami untuk bertahan di pasar tambang luar biasa. Kalau tidak, kami bisa kehilangan pelanggan. Kami menyediakan suku cadang sebaik mungkin, termasuk yang copotan. Dalam kondisi terpaksa, jika suku cadang yang dibutuhkan belum datang, maka untuk sementara kami gunakan yang copotan dulu sambil menanti suku cadang yang sudah dipesan. Ini dilakukan karena downtime di tambang tidak bisa lebih dari 24 jam. Produksi bisa terganggu jika satu alat berhenti beroperasi.”
Keberhasilan PTI merebut pasar alat-alat tambang tidak lepas dari kerja kerasnya membangun jaringan bisnis yang luas dengan mendirikan cabang-cabang yang tersebar di lokasi-lokasi strategis, yakni Pekanbaru, Jambi, Palembang, Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, Balikpapan, Kendari, Makassar, Surabaya, Semarang, dan Jakarta. Selain itu, terdapat kantor-kantor perwakilan di Bangka Belitung dan Lubuk Linggau. Saat ini PTI mempekerjakan sekitar 200 teknisi servis yang tersebar di cabang-cabang tersebut.
Di kantor pusat Jakarta, tersedia pusat pelatihan untuk melatih tenaga-tenaga mekanik kami dan tim mekanik dari para pelanggan. “Jika kami tidak punya komitmen untuk mendukung customer, tidak mungkin kami membuka training center dan melatih banyak mekanik di fasilitas tersebut. Pusat pelatihan ini penting untuk meningkatkan kualitas service dan keahlian dari para mekanik,” kata Andi.
Alhasil, saat ini PTI mendapat kepercayaan dari beberapa customer untuk membuka konsinyasi suku cadang di sejumlah job site. Beberapa pelanggan sudah teken kontrak servis sehingga mereka hanya fokus pada pekerjaa utama mereka dan PTI yang melakukan servis pada unit-unit yang pelanggan. Perusahaan ini juga menawarkan special treatment kepada beberapa customer yang sebagian besar unit mereka terdiri dari brand LiuGong. “Jadi, kuncinya terletak pada komitmen dari principal dan dealer,” simpul Andi.
Untungnya lagi, LiuGong sebagai principal memberikan dukungan penuh kepada PTI dengan kehadiran PT LiuGong Machinery Indonesia. Selain itu, LiuGong sudah membangun tujuh (7) Parts Distribution Center (PDC) di Indonesia sehingga semua kebutuhan parts para pelanggan bisa terpenuhi dengan cepat. Ketujuh PDC itu tersebar mulai dari Jakarta, Palembang, Pekanbaru, Banjarmasin, Makassar, Kendari, Balikpapan. “Kehadiran fasilitas-fasilitas ini memungkinkan dealer-dealernya mengambil suku cadang dari PDC-PDC terdekat untuk melayani kebutuhan-kebutuhan pelanggan-pelanggan mereka dengan cepat,” kata Andi.
Tidak hanya itu, LiuGong juga menempatkan technical advisor di masing-masing PDC, baik yang didatangkan langsung dari China maupun teknisi lokal. Menariknya lagi, Andi menambahkan, servis mesin-mesin LiuGong sekarang ini lebih mudah karena unit-unitnya sudah dilengkapi GPS dan diberi sistem DMS sehingga masing-masing unit dapat terpantau dan pengiriman laporan dari para mekanik dapat dikirimkan dengan cepat. Dealer akan melakukan tindak lanjut secepatnya sesuai laporan-laporan yang ada pada sistem itu.
Andi menggarisbawahi bahwa tidak ada alat yang bebas dari problem teknis, apalagi mesin-mesin yang beroperasi di tambang. Namun, yang terpenting adalah kecepatan dealer dalam merespon dan memecahkan persoalan-persoalan pelanggan. “Dengan semua infrastruktur layanan purna jual yang dimiliki PTI saat ini, ditambah lagi dukungan purna jual yang luar biasa dari principal, produk-produk LiuGong yang kami ageni sudah diterima pasar. Apalagi product ranges LiuGong sudah komplit. Customer butuh mesin apa saja, hampir semuanya tersedia. Secara produk, LiuGong sudah mumpuni. Banyak pelanggan kami, termasuk customer mesin tambang, melakukan repeat order. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak lagi sekedar coba-coba dengan LiuGong, tapi mereka sudah merasakan manfaatnya. Artinya, mereka membeli mesin-mesin LiuGong bukan saja karena harganya lebih kompetif, tetapi juga karena kualitasnya bisa diterima,” ungkapnya. EI



















