Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
EquipmentTop News

Terobosan CATdi Industri Pengeboran

785
×

Terobosan CATdi Industri Pengeboran

Share this article
Peralatan bor CAT
Example 468x60

PT Trakindo Utama semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi peralatan tambang yang komplit dengan memperkenalkan produk-produk baru pada barisan peralatan pengeboran. Apa keuntungannya bagi para pelanggan?

ALTRAK
Peralatan bor CAT
Mesin bor Cat untuk operasi pertambangan.

Secara garis besar Caterpillar saat ini memasarkan dua kategori mesin untuk pekerjaan drilling (pengeboran): rotary drill dan top hammer. Top hammer digunakan untuk aplikasi hard rock (batuan keras) seperti emas, nikel, besi dan semen/quarry. Sementara rotary drill lazim digunakan untuk mengebor material yang lebih lunak seperti overburden di tambang batu bara.

Berawal dari peluncuran mesin-mesin bor C Series Maret 2015 yang dimulai dengan introduksi Track Drills MD5150C. Mesin bor yang menggunakan track ini memasukkan banyak komponen CAT yang sudah terbukti kehandalannya, seperti engine CAT C11 ACER T. Produk MD5150C memiliki tenaga yang kuat dan airflow yang kencang untuk mengebor lubang-lubang dengan cepat dan efisien dari diameter 89 mm hingga 152 mm. Alat ini menawarkan satu pilihan yang terdiri dari tiga bor batu (rock drill) yang berbeda, patented carousel rod changer, kabin yang ergonomis dan banyak fitur menarik lain yang mampu mendongkrak produktivitas dan mengurangi biaya operasional.

Desain rock drill MD5150C juga kuat dan simpel, serta moving parts-nya lebih sedikit. Performanya benar-benar dapat diandalkan.

Rock Drill besutan Caterpillar ini juga didesain supaya dapat diservis di site guna mengurangi downtime dan menekan banyak biaya. Untuk melakukan perbaikan dan servis lainnya tidak diperlukan ruangan yang steril, juga tidak diperlukan biaya pengiriman ke OEM untuk perawatan, atau menyiapkan rock drill cadangan untuk mengakomodir maintenance downtime.

Rock drill Caterpillar ini menggunakan sebuah automated lube system, sehingga tidak perlu lagi menghentikan mesin untuk mengoles gemuk secara manual. Tersedia tiga pilihan rock-drill yang berbeda, sehingga memungkinkan menyesuaikan pilihan dengan aplikasi guna mencapai tingkat produksi yang tinggi. Rock drill yang standar pada MD5150C adalah HPR5128 – 28kW,HPR6030 – 30 kW, serta HPR6832 – 32 kW.

Baca Juga :  Golf Day & Product Demo PT Indotruck Utama

MD5150C secara dramatis mempersingkat waktu persiapan (set-up time), berkat carousel rod changer. Sistem itu menggenggam enam batang bor dan mengakomodasikan dua ukuran panjang dan beragam pilihan diameter drill steel. Desain itu memungkinkan operator untuk mengambil drill steel dalam karosel, yang dapat memperpanjang usia pakai drill steel. Gripper dengan batang ganda yang powerful dan desain pintu yang unik memungkinkan pintu dan batang untuk bergerak secara simultan, mengurangi cycle time.

CAT rotary drills

Track Drill MD6290
Track Drill MD6290

Caterpillar juga sudah menambah barisan produk-produk rotary drill   dengan memperkenalkan generasi baru rotary drill MD6290 yang merupakan produk top-selling. Fitur-fitur menarik yang diusung produk ini adalah memasukkan undercarriage excavator Cat 345 yang baru dengan track yang awet. MD6290 didesain baik untuk metode pengeboran rotary maupun DTH supaya versatility-nya diperluas.

Tersedia tiga pilihan tinggi tiang: 10m dan 11m sementara kedalaman bor multi-pass bisa mencapai 52,7 m. Diameter ukuran lubang sebesar 152 – 270 mm. Sistem kontrol bor yang canggih membuat pengeboran dilakukan dengan mudah dan nyaman.

Mesin rotary drill dibekali struktur dasar berbentuk turbular form, yakni besi utuh berbentuk tabung yang panjang. Sementara jack (dongkerak) menempel langsung di frame menjadi satu kesatuan unit, bukan dilas dari samping. Menurut Kiswanto Sales Manager Expanded Mining Product PT Trakindo Utama, CAT memberikan perhatian khusus pada desain kerangka seperti ini karena pada saat melakukan pengeboran jack harus menahan beban berat tiang yang panjangnya 10-11 meter. Supaya benar-benar stabil pada saat mengangkat beban berat, CAT menggunakan desain frame empat titik. “Pada saat mengebor bisa saja menemui material yang keras yang menyebabkan oleng. Dengan desain frame empat titik, alat ini akan tetap stabil,” ujar Kiswanto.

Baca Juga :  SANY Meraih IFOY Award 2020 Karena Inovasi

Dari sisi pull down, produk rotary drill ini menggunakan sling baja (kawat baja). Kelebihannya, jika ada kawat yang putus, bisa ketahuan sehingga langsung diperbaiki (diganti). Proses penggantian sling baja juga cepat dan predictable. Kalau menggunakan chain (rantai), seperti produk kompetitor, kerusakaan tidak bisa diprediksi. Rantai bisa langsung putus kalau rusak, persis seperti rantai motor. “Dengan menggunakan sling, kami bisa mendeteksi kerusakan sebelum benar-benar putus,” tambah Aryamir Sulasmoro (Amir), Market Development Manager PT Trakindo Utama meyakinkan.

Daily maintenance semua produk CAT sangat mudah, termasuk rotary drill ini. Untuk pengecekan rutin, setelah terjadi shift pekerjaan, operator cukup berjalan keliling di atas dek tanpa harus turun ke tanah untuk memeriksa engine, kompresor, fluid dan sebagainya, kecuali ketika memeriksa undercarriage.
Hal menarik lainnya adalah tingginya tingkat stabilitas dek pada saat mast (tiang) naik (merebah) sehingga operator dari tempat duduknya bisa melihat dengan jelas posisi mata bor. Jadi, operator tidak perlu turun ke tanah untuk melihat mata bor.

Value chain Trakindo

Mengomentari pengembangan mesin-mesin bor tersebut di bawah brand CAT, Kiswanto, mengatakan Caterpillar memposisikan dirinya sebagai penyedia solusi peralatan tambang yang komplit. “Ini adalah suatu bagian strategic dari value chain industri tambang CAT mulai dari pembersihan area tambang, pengeboran, penggalian (pengedukan) dan seterusnya. Caterpillar ingin agar dalam industri tambang ini, dari hulu ke hilir, semuanya berada dalam satu brand, yaitu CAT,” urainya kepada Majalah Equipment beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, aktivitas pengeboran di bisnis tambang batu bara maupun mineral merupakan kegiatan kunci. “Excavator belum bisa melakukan apa-apa sebelum disediakan makanannya oleh drill. Peledakan tidak bisa dilakukan kalau belum ada pengeboran,” dia menjelaskan proses kerja di industri tambang batu bara maupun mineral.

Kiswanto mengatakan bahwa di bawah Caterpillar mesin-mesin bor ini dibuat sesuai dengan standar Caterpillar seperti elektrik, engine, kabin, parts (suku cadang), juga filosofinya, yaitu mesin yang ramah terhadap operator dan juga mekanik.

Baca Juga :  Mengintip Truk-truk Anyar di Ajang GIIAS 2019

Sesuai standar CAT, mesin-mesin bor tersebut juga mudah untuk dirawat (daily maintenance). Kiswanto mencontohkan mesin rotary drill, yang dirancang supaya operator ataupun mekanik tidak perlu turun ke bawah ketika hendak melakukan pengecekan rutin.

“Operator maupun mekanik tidak perlu turun ke tanah dan berkeliling 3600, tetapi tetap berada di atas (mesin). Hal ini dimungkinkan karena posisi engine, selang-selang dan kabel-kabel dibuat sedemikian sehingga mudah diakses dari atas. Dengan konsep desain yang ramah terhadap operator, produktivitas mesin ini makin besar dan makin efisien,” dia menjelaskan maksud desain seperti itu.

Kiswanto mengungkapkan, value chain yang diterapkan CAT itu sangat membantu pelanggan-pelanggan yang jumlah unitnya banyak dan memiliki warehouse sendiri. “Jika tipe dan merk alat yang mereka miliki beragam, maka biayanya makin besar karena mereka harus menyediakan banyak suku cadang sesuai jumlah unit yang mereka miliki. Sebaliknya, jika para customer mengikuti alur value chain yang ditawarkan Trakindo, mereka tidak perlu memiliki banyak stok parts karena mesin-mesin CAT memiliki communality parts. Mereka bisa menyetok satu komponen untuk beberapa unit.”

Ia mencontohkan kesamaan beberapa komponen dan juga engine pada mesin rotary drill dan excavator Cat 345. Keduanya bisa menggunakan kerangka bawah dan engine yang sama. “Jika customer memiliki warehouse sendiri, mereka tidak perlu punya banyak stok untuk komponen yang penggunaannya sama.”

Amir menambahkan, konsep pengembangan produk seperti ini memudahkan Trakindo dalam memberikan support kepada pelanggan. “Apabila pelanggan memiliki peralatan yang komplit sesuai dengan value chain kami, maka dengan lebih dari 60 kantor cabang yang ada di berbagai belahan Indonesia saat ini, servis terhadap pelanggan menjadi lebih mudah.” @

 

Iklan Berca