Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
FeatureTop News

Upaya Benny Kurniajaya Wujudkan Tekad Sany Dirikan Pabrik di Indonesia

932
×

Upaya Benny Kurniajaya Wujudkan Tekad Sany Dirikan Pabrik di Indonesia

Share this article
Example 468x60
Jimac 2
Peresmian markas baru Jimac Group yang dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Senior Advisor Jimac Group Jend. TNI (Purn) TNI Wiranto, Ekonom Sri Ningsih dan Faisal Basri besrta tamu undangan lainnya.

JIMAC Group baru saja merelokasi markas utamanya dari daerah Kemayoran di Jakarta  Utara ke daerah Jurumudi, Cengkareng, Jakarta Barat. Penempatan kantor baru di atas area seluas sekitar 3 hektar ini sekaligus menjadi penanda ambisi perusahaan ini untuk terus menggenjot target penjualan demi mengejar janji Sany mendirikan pabrik di Indonesia.

“Sejak awal menjadi agen Sany, saya berharap pabrikan asal Tiongkok ini tidak hanya memasarkan produk-produknya tetapi dapat mendirikan pabrik alat berat di Indonesia. Sany telah berkomitmen apabila target pemasaran di Indonesia telah tercapai, maka Sany akan segera membangun pabrik. Itu sebabnya, Jimac Group fokus dan terus berupaya mendorong pemasaran sehingga target penjualan dapat tercapai,” kata CEO JIMAC Group, Benny Kurniajaya, dalam sebuah wawancara khusus dengan Majalah Equipment Indonesia baru-baru ini. Berikut ini cuplikannya.

ALTRAK

Apa harapan Anda di balik penempatan markas baru Jimac Group ini?

Saya merasa lega dan patut bersyukur bahwa pembangunan gedung baru Jimac Group berjalan dengan lancar dan bisa selesai sesuai dengan rencana, yang peresmiannya telah dilaksanakan pada tanggal 17 September 2016 yang lalu oleh Jenderal TNI (Purn) Dr. Wiranto selaku Senior Advisor Jimac Group. Dengan berdirinya gedung baru ini, Jimac Group telah mempunyai tempat milik sendiri dan tentunya bisa lebih efisien karena tidak harus membayar sewa seperti halnya di lahan Kemayoran.

Luas lahan di Jurumudi ini sekitar 3 hektar, lebih luas dari lahan yang disewa di Kemayoran, sehingga semua unit alat berat maupun karyawan Jimac Group bisa ditampung dalam satu tempat. Dengan berada di satu tempat di lokasi baru ini tentunya bagi karyawan akan merasa lebih mudah berkomunikasi dan berinteraksi dengan ruang kerja yang lebih nyaman. Sementara bagi calon costumer, karena semua unit alat berat berada pada satu tempat, tentu akan lebih memudahkan mereka dalam memilih unit karena semuanya berada pada satu tempat (one stop shopping).

Saya berharap dengan fasilitas gedung baru ini para karyawan bisa bekerja lebih fokus dan profesional dan dapat memberikan pelayanan yang lebih prima kepada pelanggan Jimac Group.

Kegiatan-kegiatan bisnis apa saja yang akan dikendalikan di markas yang baru ini?

Pada dasarnya, bisnis yang digeluti di markas baru ini tetap fokus pada bisnis alat berat, yaitu sebagai agen produk-produk Sany dan rental berbagai jenis alat berat seperti crane, concrete pump truck dan mixer truck, excavator dan lainnya. Ke depan Jimac Group selaku agen tunggal Sany akan lebih fokus memasarkan produk-produk Sany sehingga target pemasaran dapat tercapai dan dengan tercapainya target pemasaran diharapkan Sany segera membangun pabrik alat berat di Indonesia.

Baca Juga :  Liebherr Ingatkan Pasar 2020 Lebih Menantang

Apa saja kelengkapan-kelengkapan yang tersedia di sini?

Mengingat lahan ini cukup luas , maka semua fasilitas kelengkapan bisnis alat berat sudah tersedia, seperti lapangan untuk menampung alat berat (yard), gudang penyimpanan alat berat (warehouse), workshop lengkap dengan peralatan yang terbarukan dan gedung kantor untuk ruang kerja karyawan. Selain itu, di lahan ini juga kami menyediakan fasilitas learning centre, termasuk kegiatan pelatihan-pelatihan, area untuk uji coba alat berat serta sarana pendukung logistik.

Pasar alat berat konstruksi saat ini sudah mulai meningkat, meski lajunya masih lambat. Permintaan alat di sektor tambang ditopang oleh mulai naiknya harga komoditas (batubara) dan upaya mendorong pemakaian batubara dalam negeri. Permintaan alat di sektor konstruksi juga terus meningkat. Bagaimana pendapat Anda?

Memang betul bahwa pasar alat berat sudah mulai sedikit pulih yang ditunjang oleh semakin membaiknya sektor tambang seperti batubara, timah dan migas, pembangunan infrastruktur dan konstruksi. Namun, dalam tahun ini kenaikan penjualan alat berat tidak terlalu signifikan, tidak akan lebih dari 10% karena para pengusaha maupun pemerintah masih disibukkan dengan program tax amnesty. Diharapkan tahun depan kondisi pasar alat berat akan lebih baik, terutama dengan berjalannya proyek-proyek pemerintah karena anggaran yang sudah tersedia, antara lain, karena keberhasilan program tax amnesty yang diluncurkan oleh Pemerintah. Kami memprediksi tahun depan pertumbuhan penjualan bisa mencapai di atas 30%.

Bagaimana Anda melihat kondisi bisnis rental? Apakah makin bergairah atau cenderung stagnan?

Kondisi bisnis rental pada saat ini masih cukup bergairah. Bagi perusahaan yang dananya terbatas akan lebih memilih untuk rental daripada membeli alat berat. Meskipun  pembelian alat dapat dilakukan dengan cara leasing, tetap harus menyediakan dana untuk membayar uang muka 20% sampai 30%, dananya juga tidak kecil. Selain itu, bagi kontraktor-kontraktor yang memperoleh proyek yang sifatnya jangka pendek lebih memilih rental dibanding membeli.

Bagaimana Anda melihat trend bisnis rental alat berat/konstruksi di Indonesia sekarang ini? Alat-alat apa saja yang permintaannya makin tinggi?

Trend bisnis rental alat berat di Indonesia masih cukup menjanjikan. Berbagai jenis alat berat masih cukup diminati dan permintaannya masih cukup tinggi seperti Crane, Concrete Pump Truck, Mixer Truck, Excavator dan Road Machinery.  Namun demikian, patut diwaspadai karena belakangan ini disinyalir terdapat banyak perusahaan milik orang-orang asing maupun perorangan menggunakan nama orang-orang lokal melakukan bisnis rental. Kami khawatir bisnis rental orang-orang asing ini bisa menimbulkan masalah dan pergi dengan meninggalkan masalah.  Sebab itu kami menghimbau kepada para pemangku kepentingan agar bisnis rental orang-orang lokal yang telah dikelola secara benar dan profesional harus mendapat perhatian lebih dan memperoleh perlindungan.

Baca Juga :  Genie Mulai Produksi Boom Lift All-Electric Z®-60 DC di Changzhou

Apa saja solusi-solusi yang ditawarkan Jimac Group kepada para pelanggan rental?

Jimac Group dalam menawarkan produk-produk alat berat pada prinsipnya lebih fleksibel untuk memberikan solusi kepada para pelanggan (win-win solution). Bagi pemakai langsung, mereka bisa melakukan pembayaran dengan menyewa terlebih dahulu kemudian membeli (rent to buy). Selain itu, customer bisa juga memperoleh alat Sany melalui tukar tambah dengan alat bukan baru (used) segala macam merk (trade in). Bagi penyewa kami selalu menawarkan produk alat berat dalam kondisi yang cukup baik, bahkan menyewakan alat berat dalam kondisi baru.

Sejauh ini, bagaimana respons pasar terhadap produk-produk Sany? Jenis-jenis produk Sany mana saja yang permintaannya naik di pasar saat ini?

Respon dari para pemakai produk Sany sangat positif. Hingga saat ini hampir seluruh jenis produk Sany sudah dipasarkan di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan alat berat di berbagai sektor seperti konstruksi, infrastruktur, pertambangan dan sektor lainnya. Berbagai jenis alat berat tersebut di antaranya Concrete Machine, Road Machine, Port Machine, Mobile/Crawler, Rough Terrain Crane dan Drillig Rig dengan berbagai type dan ukuran. Dalam kurun waktu 5 tahun populasi Sany di Indonesia sudah cukup banyak, mencapai ribuan unit yang tersebar di seluruh Indonesia dan digunakan oleh BUMN (Pelindo, Hutama Karya, Waskita Karya, Pembangunan Perumahan dan Perhubungan), perusahaan swasta dan perorangan.

Berdasarkan testimony para customer yang telah menggunakan produk Sany,  mereka pada umumnya merasa puas. Selain kualitas produk yang tidak kalah dengan merk-merk lain, pelayanan purna jual cukup terjamin dan suku cadang selalu tersedia. Jimac Group sebagai agen tunggal produk Sany, selain memberikan garansi unit maupun suku cadang selama satu tahun, juga selalu siap memberikan pelayanan kepada costumer selama 24 jam dengan tenaga mekanik yang handal yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi dari pabrik Sany Tiongkok.

Baca Juga :  Mengurangi Downtime Dengan Teknologi Penggantian Oli Femco

Pengembangan apa yang Anda harapkan pada masa mendatang, khususnya di sektor konstruksi (infrastruktur)?

Sejak awal menjadi agen Sany, saya berharap pabrikan asal Tiongkok ini tidak hanya memasarkan produk-produknya tetapi dapat mendirikan pabrik alat berat di Indonesia. Sany telah berkomitmen apabila target pemasaran di Indonesia telah tercapai, maka Sany akan segera membangun pabrik. Itu sebabnya, Jimac Group fokus dan terus berupaya untuk mendorong pemasaran sehingga target penjualan dapat tercapai.

Apakah perkembangan paling menarik dari produk-produk Sany di area peralatan konstruksi? Apakah ini segmen pasar yang pertumbuhannya bagus untuk Sany di Indonesia?

Hampir semua produk Sany sangat menarik karena telah digunakan di berbagai sektor baik infrastruktur, tambang maupun sektor-sektor lainnya. Dan berdasarkan testimoni para pelanggan, mereka merasa puas bahwa produk Sany sudah teruji. Kita berharap produk Sany satu-satunya produk Tiongkok yang bisa bertahan minimal 30 tahun ke depan bahkan lebih.

Uraikan secara ringkas apa saja hal-hal menarik, baik dari segi produk maupun service, yang sudah dilakukan Jimac Group selama ini untuk mendukung bisnis pelanggan!

Secara umum image pasar Indonesia terhadap produk Tiongkok kurang baik karena kualitas yang belum terjamin juga pelayanan purna jual (after sales service) yang belum memadai serta kurang tersedianya suku cadang (spareparts). Oleh karena itu, Jimac Group melalui  produk Sany terus berupaya untuk meyakinkan dan mengubah image bahwa produk Sany adalah produk berkualitas dengan memberikan pelayanan dan menjamin ketersediaan suku cadang. Kami selalu mengingatkan kepada calon customer agar lebih berhati-hati dalam membeli alat berat. Jangan hanya tergiur karena harga murah tetapi harus juga memperhatikan produk yang berkualitas baik.

Kami menawarkan Sany dengan harga yang kompetitif dan kualitas yang sudah teruji. Sebab alat-alat berat Sany diproduksi oleh pabrik alat berat terbesar di Tiongkok dengan dengan peralatan yang serba canggih dan skala dunia. Berbagai upaya tersebut telah membuahkan hasil bahwa produk-produk Sany seperti Crane telah menjadi produk nomor 1 di Indonesia. Demikian juga dengan Drilling Rig dan Concrete Machine tidak ada yang dapat menandingi dan telah menguasai pasar Indonesia.@

 

Iklan Berca