

ExxonMobil tampil pada pameran Manufacturing Indonesia 2016 yang berlangsung awal Desember 2016 di Jakarta. Perusahaan pelumas ini memanfaatkan ajang ini untuk memamerkan jajaran produk unggulannya, khususnya pelumas MobilTM Industrial dan Mobil GreaseTM. Introduksi kedua pelumas tersebut untuk menjawab tantangan industri manufaktur di Indonesia dalam meningkatkan produktivitas, mengurangi kemungkinan downtime yang tak terduga, serta meningkatkan durabilitas peralatan mesin industri dalam jangka panjang.

Berdasarkan laporan statistik berjudul “International Yearbook of Industrial Statistics 2016”, industri manufaktur di Indonesia dinyatakan telah memberikan kontribusi hampir seperempat dari produk domestik bruto (PDB) nasional. Selain itu, menurut Direktur Jenderal Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIDO), saat ini Indonesia berhasil mencapai peringkat 10 besar negara industri manufaktur di dunia.
Seiring dengan pesatnya perkembangan industri manufaktur di Tanah Air, perusahaan-perusahaan yang bergerak di berbagai sektor industri manufaktur akan terus berkompetisi dalam mencapai tujuan bisnis mereka. Oleh karena itu, memastikan produksi dan operasional mesin yang efisien merupakan suatu keharusan bagi para pemain di sektor industri manufaktur.
“Bayangkan pelumas bagi mesin ibarat darah yang dipompa oleh jantung, mengalir ke seluruh bagian tubuh manusia guna membawa oksigen, makanan, vitamin dan unsur penting lain yang membuat kita hidup dan tubuh kita berfungsi normal. Pada mesin industri, pelumas juga mengalir ke seluruh bagian mesin untuk melumasi semua komponen mesin yang bergerak dan bergesekan supaya lebih lancar,” Sigit Wibowo, Business Venture Manager ExxonMobil Lubricants Indonesia, menjelaskan manfaat penting pelumas untuk menjaga performa mesin.
Dia menambahkan, pelumas juga ikut menjaga suhu mesin, terutama saat bekerja pada suhu tinggi serta membersihkan kotoran akibat gesekan dan pembakaran. “Tentu performa mesin juga akan bergantung pada kualitas pelumasnya,” Sigit mengingatkan.
Selain bermanfaat untuk mendinginkan mesin, pelumas juga berfungsi membersihkan mesin dengan mengangkut kotoran-kotoran dan elemen-elemen logam pada mesin.

Pelumas adalah komponen yang tak terpisahkan dari mesin dan menentukan performa mesin. Komponen-komponen mesin yang bergesekan harus selalu dilumasi secara benar agar dapat bekerja dengan baik dan tahan lama. Untuk itu, operator harus benar-benar memperhatikan jenis dan kualitas pelumas. Pemilihan dan penggunaan pelumas yang sesuai dengan kebutuhan mesin industri akan sangat membantu meningkatkan kinerja mesin tersebut.
ExxonMobil, Sigit menerangkan, memahami bahwa sejalan dengan meningkatnya permintaan industri modern yang menuntut peralatan yang melebihi batas kapasitas, formula grease yang tepat bisa meningkatkan kinerja dan produktivitas mesin serta menghemat biaya operasional.
“Mobil GreaseTM membantu mencegah kerusakan pada mesin dan memperpanjang usia mesin berkat formula canggih yang terdapat dalam komponen pelumas Mobil GreaseTM. Selain itu, Mobil GreaseTM mampu menjaga performa mesin bahkan di tengah kondisi yang paling ekstrim seperti dari suhu yang sangat tinggi beralih ke suhu yang rendah, kontaminasi air, hingga beban kerja yang berat dengan kecepatan yang bervariasi,” dia menguraikan.
Mobil GreaseTM sudah membantu banyak perusahaan di berbagai belahan dunia. Di Kanada, contohnya, sebuah perusahaan gergaji mengoperasikan pellet mill dengan menggunakan pelumas Mobilgrease XHP™ 461 untuk meningkatkan usia mesin dan komponen lainnya. Diformulasikan dengan teknologi lithium yang canggih, Mobilgrease XHP™ 461 didesain untuk memenuhi kebutuhan peralatan yang sering berada dalam temperatur tinggi karena memiliki tingkat adhesi yang luar biasa, stabilitas struktural dan resisten terhadap kontaminasi air bahkan dalam kondisi ekstrim.
Terbukti, dengan menggunakan pelumas Mobil GreaseTM, perusahaan berhasil meningkatkan usia mesin hingga tiga kali lipat dan secara signifikan mengurangi downtime peralatan yang tidak terencana, sehingga mendorong penghematan tahunan sebesar USD 21,000 atau Rp. 281,850,453.53.
Sementara di Rusia, sebuah perusahaan produksi insulasi mengoperasikan “Gamma Meccanica” roller conveyor line untuk memproduksi insulasi panas. Dengan menggunakan Mobilgrease XHP™ 222 yang diusulkan oleh teknisi ExxonMobil, perusahaan ini melihat bahwa usia mesin meningkat sebesar 50% sehingga menyebabkan pengurangan konsumsi grease hingga 1,5 kali lipat dan kegagalan bearing sekitar 3 kali lipat.
Mobilgrease XHP™ 222 lebih stabil secara struktur dan memiliki tingkat adhesi yang sangat tinggi. Selain itu, produk ini juga sangat resisten terhadap panas dan degradasi oksidatif, ditambah lagi anti-wear dan properti EP-nya sangat canggih sehingga dapat menyediakan proteksi bearing yang lebih tahan lama.
Semakin baik kualitas pelumas tentu akan semakin menunjang operasional bisnis. Tidak hanya Mobil GreaseTM saja, tetapi rangkaian pelumas MobilTM Industrial juga telah membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional bisnis mereka. Hal ini telah dibuktikan oleh salah satu produsen tekstil yang berlokasi di daerah Banten. Perusahaan ini menggunakan Mobil SHC 629 pada dua mesin LMW Comber LK 64 dan mampu meningkatkan periode penggantian pelumas hingga 2 kali lipat dari setiap 3.000 jam menjadi 6.000 jam, sementara suhu selama operasional berkurang menjadi 117°F (47°C) dari 133°F (56°C). Perusahaan ini juga berhasil melakukan penghematan tahunan sebesar USD 2,240 atau Rp. 30,105, 816.
Selama lebih dari 150 tahun, ExxonMobil telah menjadi inovator dalam teknologi pelumasan dan telah menghasilkan pelumas-pelumas terobosan untuk mesin-mesin industri dengan keahlian yang tak lagi diragukan dalam dunia industri manufaktur. Didukung oleh berbagai program dan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, ExxonMobil telah membantu berbagai perusahaan yang telah menggunakan pelumas unggulan dari MobilTM Industrial dan Mobil GreaseTM memiliki peralatan baru dengan produktivitas tinggi untuk membantu mencapai tujuan bisnis mereka baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

















